Possessive

Possessive
eps 22


__ADS_3

Reyhan masih mengatur nafasnya.


Setelah nafas reyhan teratur, reyhan melepaskannya


"Aku mau lagi"


Reyhan memposisikan tubuh anna membelakangi nya supaya perutnya tidak tertindih.


Reyhan memasukinya secara pelan.


"Nyaman?"


Anna mengganguk, anna menikmati hentakan yang di berikan reyhan.


Anna meremas bahu Reyhan saat reyhan menyenggol titik nikmatnya.


Reyhan merasakan titik *-**** anna. Tangan reyhan naik ke kedua jelly Anna.


"Sayang... "anna memejamkan matanya ketika tangan Reyhan memainkannya dan meremasnya dengan kuat.


Anna yang kaget tangan reyhan sudah di depan miliknya pun mendesah hebat.


Anna membalikan tubuhnya untuk mencium bibir reyhan dengan hentakan yang semakin kuat di belakang dan depan.


Reyhan membalas ciuman anna, mereka saling membelit lidah masing-masing dan menyesapnya kuat.


"Akhhh percepat pleaseeehhhhh......"


"Ouhhh baby kau sangatth sempittthhhh uhhh"


Anna menghentakan pinggulnya membalas hentakan reyhan.


"Eeuuuhhhh akuuu mau sampai "anna memekik nikmat.


Tak lama reyhan mempercepat ritmenya untuk menyusul Anna.


"Akhhhh "mereka pelepasan bersama.


Reyhan melepaskan miliknya dan membalikan tubuh anna.


" Lagi " ucap anna.

__ADS_1


"Kamu ngak cape?"


Reyhan masih mengatur nafasnya yang tersenggal-senggal.


"Ngak,aku ngak cape"


"Pelan-pelan ingat kamu lagi hamil"


Reyhan hanya bisa pasrah atas kelakuan anna.


Anna yang merasa selama kehamilan ini nafsunya yang tak terbendung. Sudah berjam-jam mereka melakukan, lebih tepatnya sih anna yang mendominasi reyhan.


Akhirnya pergulatan siang ini selesai dari pagi sampai siang.


"Udah ya kamu udah cape"


Anna menggaguk, dia memang sudah merasakan cape pada tubuhnya. Mereka pun berpelukan


"Jangan tinggalkan aku dan anak-anak janji?"ucap anna lirih.



Reyhan tersadar dari lamunannya


"Iya janji"


Anna langsung memeluk reyhan erat dan reyhan mencium kening anna.Anna yang sudah lelah akibat pergulatan tadi pun tertidur lelap di pelukan reyhan.


Reyhan pun sudah mengantuk pun tidur lelap menuju mimpi dan tidak jadi ke kantor.


Matahari pun terbenam 🌇


Anna mengerjapkan matanya yang pertama kali dia lihat adalah reyhan yang memeluk tubuhnya. Anna mengarahkan tangannya menyentuh wajah reyhan.


Reyhan yang sudah bangun dari tadi pun masih setia menutup matanya, dia pengen lihat apa yang anna akan lakukan selanjutnya.


"Aku harap apapun masalah yang kita hadapi nanti, kamu tidak. akan pergi dari aku dan anak-anak sesuai dengan janjimu "ucap anna.


Anna memajukan tubuhnya untuk mencium reyhan


cup

__ADS_1


Anna mencium kening dan bibir reyhan


" Kamu milikku " ucap anna.


"Aku ngak akan pergi dari kamu dan anak-anak, aku hanya milikku seutuhnya begitu pun sebaliknya ngak akan ada yang merebutku dari kamu sayang "ucap reyhan yang mengerjapkan matanya.


Reyhan mencium tangan anna.Anna tersenyum


" Mau mandi duluan?"


Anna menggaguk dan turun dari kasur menuju kamar mandi. Reyhan menyandarkan tubuhnya di headboard kasur


Reyhan mengambil hpnya di nakas samping kasur.


...----------------...


"Jalankan rencana sekarang " ucap hayva pada seseorang.


"Siap nona" ucap orang tersebut.


"Sudah menjalankannya? " tanya xavier menatap lurus pemandangan di depannya.


"Sudah" ucap hayva.


"Good Girl" ucap xavier mengusap rambut hayva dengan senyuman.


Setiap kali hayva melihat senyuman itu dia terpana sendiri.


"Apa mungkin dia jatuh cinta dengan xavier? Apa dia terjerumus oleh permainannya sendiri?atau hanya perasaannya sesaat saja"


Dia masih bingung dengan perasaannya sendiri/mau fokus dengan dendamnya dengan keluarga wijaya.


.


.


.


.


TBC

__ADS_1


__ADS_2