
setelah selesai ganti baju perempuan itu keluar dari toilet.
"Rey! "panggil perempuan itu.
reyhan yang sedang memainkan hpnya pun melihat ke arah perempuan itu.
reyhan yang melihat penampilan perempuan itu diam sesaat.
perempuan itu yang melihat ekspresi reyhan melambaikan tangannya di depan mukanya.
" Reyhan! " panggil perempuan itu.
reyhan pun akhirnya tersadar dari lamunannya.
"Kenapa? ada yang salah sama penampilanku? "tanya perempuan itu sambil memeriksa penampilannya.
" Ngak, ngak ada yang salah dengan penampilanmu perfect! " ucap reyhan.
reyhan maju ke hadapan perempuan itu.
"Gumana kalau kita "reyhan mendekatkan wajahnya dan berbisik.
" B_____n." bisik reyhan.
perempuan tersebut yang mendengar bisikan reyhan pun memukul pelan dada reyhan.
"Jangan macam-macam! atau gue akan laporin lo ke _____,"peringat perempuan itu.
reyhan hanya tersenyum saja mendengar ancaman perempuan itu.
" Ngak macam-macam, hanya 1 macam saja! " ucap reyhan menggenggam tangan perempuan tersebut dan keluar dari bandara.
"Kita mau ke mana? "tanya perempuan itu yang pasrah di gandeng reyhan.
" Makan,udah siang! " ucap reyhan membukakan pintu.
"Makasih! "ucap perempuan itu.
"Sama-sama! " ucap reyhan menutup pintunya dan berjalan masuk ke dalam mobil.
"Mau makan di mana? "tanya reyhan sambil memasang seatbelt.
" Tempat biasa aja! " ucap perempuan itu.
"Ok! "ucap reyhan menjalankan mobilnya.
reyhan dan perempuan itu keluar dari mobil dan masuk ke dalam restoran.
" Ruang VIP room, seperti biasa! " ucap reyhan.
"Silahkan tuan, di tunggu sebentar! "ucap resepsionis.
reyhan dan perempuan itu berjalan ke ruang VIP room.
" Rey dimana _____? " tanya megan.
"Dia di praha! "ucap reyhan.
__ADS_1
" Apa dia akan pulang? " tanya megan.
"Mau ngak mau dia harus pulang, sudah 3 tahun dia di sana waktu dia sudah habis! "ucap reyhan.
tok...tok.... tok.....
" Masuk! " ucap reyhan.
cklek masuklah pelayan membawa troli.
pelayan tersebut menata makanan di atas meja.
"Silahkan di nikmati tuan! nona! "ucap pelayan.
" Hmmm " ucap reyhan dan megan bersamaan.
"Gimana kabar nathan, lio, dan lia? " tanya megan.
"Kabar tentang nathan dan lio masih di London. "ucap reyhan.
" Kalau lia? " tanya megan.
"Lia... dia ngak tau di mana! "ucap reyhan.
" Maksudnya apa?" tanya megan yang bingung.
"Lia sempet berantem sama anna! "ucap reyhan.
" Berantem? sebenarnya ada apa? " tanya megan.
"Dulu lia sempat di culik, lalu vio merekayasa semuanya, jadi anna beranggapan waktu itu lia sudah tidak ada padahal lia masih hidup, beberapa bulan yang lalu lia datang ke kantor gue buat jelasin semuanya, tapi anna tidak bisa menerimanya dan akhirnya mereka berantem. "ucap reyhan.
mereka sempat datang waktu itu, tapi anna tidak mau dan mengusirnya."ucap reyhan.
" Apa mereka main tangan? " tanya megan.
"Hampir, tapi ngak jadi, "ucap reyhan.
" Apa anak itu masukin orang ke rumah? " tanya megan.
"Ya, mereka masukin orang ke rumahku, tapi sudah ketahuan"ucap reyhan
" Hubungin mereka untuk bergerak sekarang! gue khawatir mereka akan lakuin hal yang lebih gila lagi" ucap megan.
reyhan menggaguk dan menghubungi seseorang.
📞 "Halo! "ucap Reyhan.
📞 " Halo king ada apa? "tanya orang tersebut.
📞 " Bergerak sekarang! " perintah Reyhan.
"loudspeaker! "ucap megan.
Reyhan pun meloudspeakernya.
📞 "Lakukan dengan benar dan jangan biarkan mereka lolos! terutama hama itu! " perintah megan.
__ADS_1
📞 "siap Queen! " ucap seseorang.
Reyhan pun mematikan telponnya sepihak.
"Makan yu! " ucap reyhan.
megan menggaguk, dan mereka pun mulai masukan makanannya ke mulutnya.
"Mau coba? "tanya reyhan.
Megan menggaguk, reyhan pun menyuapkan makanannya ke mulut megan.
" Enak? " tanya reyhan.
"Enak! "ucap megan.
" Mau? " tanya megan menyodorkan sendoknya.
Reyhan pun memasukan sendoknya ke mulutnya.
"Gimana? "tanya megan.
" Enak! " ucap reyhan.
Megan pun makan makanannya kembali.
"Ca! "panggil reyhan.
" Kenapa? " tanya megan.
Reyhan menunjuk bibir megan.
"Kenapa dengan mukaku? "tanya megan meraba-raba bibirnya.
Reyhan pun mengambil tisu dan melap saos yang ada di bibir megan.
"Ngak berubah! " ucap reyhan.
Megan hanya tersenyum simpul mendengar ucapan reyhan.
"Sebentar, tadi kamu manggil aku apa? "tanya megan yang merasa familiar.
" Ca! " ucap reyhan.
"Kamu masih inget!? "tanya megan.
" Aku ngak akan lupa semuanya walaupun semuanya berubah! dan keadaan yang memaksa kita menjadi seperti ini! " ucap reyhan mengusap tangan megan.
"Walaupun semuanya berubah, tapi 'itu' tidak akan pernah berubah sampai kapan pun! "ucap megan mengusap pipi reyhan.
.
.
.
.
__ADS_1
TBC