
Sehari sebelum pergi ke praha
malam harinya. Anna merasa mual pada perutnya. Anna pelan-pelan melepaskan pelukan suaminya dan turun dari kasur lari ke kamar mandi." Huekkkk..... huekkkk...... huek.... "anna hanya mengeluarkan cairan putih saja.Reyhan meraba-raba ke samping tempat tidur dan tidak menemukan anna.Reyhan mengerjakan matanya dan melihat ke samping." Kemana anna? " guman reyhan.
Reyhan melihat ke arah kamar mandi dan mendengar ada suara di dalam kamar mandi.Reyhan pun turun dari kasur dan menuju kamar mandi. Reyhan masuk ke dalam kamar mandi dan melihat anna yang sedang muntah di wastafel.
" Huekkkk..... huekkkk....... huekkkk "anna terus muntah cairan putih.Reyhan menuju anna dan memijat tengkuk leher anna." Huekkkk..... huekkkk.....huekkkk " anna kembali muntah dan melihat sekilas ke arah suaminya.
Setelah selesai anna membasuh mulutnya menggunakan air mengalir." Udah enakan? "tanya reyhan. " Lumayan! " jawab anna.Anna mau berbalik badannya tapi kepalanya pusing hampir jatuhReyhan yang melihat istrinya hampir terjatuh pun langsung menggendong anna keluar dari kamar mandi.Anna mana tuh kepalanya di ceruk leher reyhan." Kepalaku pusing "lirih anna. Reyhan merebahkan anna di kasur dan reyhan duduk di samping anna. Anna langsung memeluk reyhan dengan erat dan menaruh kepalanya kembali di leher reyhan dan menghirupnya.
__ADS_1
reyhan mengusap rambut anna.Setelah pusingnya hilang anna merenggangkan pelukannya.
" Berapa hari di sana? "tanya anna." Sekitar 3 mingguan " jawab reyhan." Kamu ngak usah ikut ya, keadaannya kamu kaya gini,"ucap reyhan yang khawatir dengan keadaan anna." Ngak mau! aku mau ikut! " rengek anna. " Tapi keadaan kamu kaya gini sayang! "ucap reyhan mengusap pipi anna." 3 minggu waktu yang lama rey! anak kamu juga ngak mau jauh sama papanya! hiks... hiks... " ucap anna sambil menangis." Hey! kok nangis sih? "ucap reyhan sambil menghapus air mata anna." Yang gak mau jauh itu anaknya atau mamanya? " goda reyhan." Dua-duanya! "ucap reyhan." Aku ikut pokonya! " ucap anna.Anna merasa mual lagi dan langsung lari ke kamar mandi. Reyhan mengejar anna ke kamar mandi.
" Huekkkk...... huekkkk...... huekkk...... "anna muntah dan mengeluarkan cairan putih. Reyhan memijat leher tengkuk anna. Setelah selesai anna membasuh mulutnya dengan air. " Enakan? " tanya reyhan. Anna membalikan tubuhnya menghadap reyhan dan langsung memeluknya. " Badanku lemes "lirih anna. Tadi anna muntah lumayan banyak dan yang di keluarkan hanya cairan putih saja dan itu menguras tenaganya. Reyhan langsung menggendong anna. Anna yang di gendong pun hanya mengalungkan tanganya di leher reyhan karena badanya sangat lemes.
Reyhan merebahkan tubuh anna di kasur. Reyhan duduk di sebelah anna dan mengusap perut anna. " Kalian kenapa sayang? kasian mamanya! "ucap reyhan. Anna melingkarkan tangannya di pinggang reyhan. " Jangan tinggalkan aku sendiri " lirih anna yang sudah menaruh kepalanya di dada terbuka reyhan. Reyhan menggaguk.
Reyhan pun memeluk anna dan reyhan pun ikut tertidur.
__ADS_1
Anna terseyum dalam tidurnya.
.
.
.
.
__ADS_1
TBC