Possessive

Possessive
eps 108


__ADS_3

Reyhan mengambil handphonenya dan menghubungi seseorang.


📞 "Halo" ucap Reyhan.


📞 " Halo Rey, ada perlu apa kau meneleponku? "tanya seseorang di sana.


📞 " Apa kau sudah ada hasil tentang tes DNA tersebut? "ucap Reyhan.


📞 " Hasilnya sudah ada di tanganku sekarang "ucap orang tersebut.


📞 " Temui aku ken tempat yang akan ku Sherlock ke padamu"ucap Reyhan.


📞 "Oke aku akan ke sana" ucap orang tersebut.


Reyhan mematikan telepon tersebut dan menghela nafas sejenak.


"Semoga setelah ini semuanya akan baik-baik saja " gumam Reyhan.


................


" Akhirnya kau datang juga setelah aku menunggumu hampir 4 jam disini. Untung aku tidak lumutan menunggumu di sini" ucap Xinphia yang melihat Reyhan datang.


" Mana katanya ada orang bersamamu. Mana orangnya? "ucap Reyhan duduk di kursi yang kosong.


" Orangnya lagi ke toilet bentar. Kamu abis dari mana? "ucap xinphia.


" Habis ketemu orang tadi"ucap Reyhan.


" Ketemu orang? "curiga xinphia.


" Aku tadi pada saat jalan menabrak seseorang, dan seseorang itu mengingatkanku pada vasya"ucap Reyhan.


" Vasya? Bukannya Vasya sudah tidak ada? Apa benar yang kamu lihat benar-benar Vasya Rey? "Ragu xinphia menatap reyhan.


" Apa kamu sudah menyelidikinya? "tanya xinphia.

__ADS_1


" Aku sudah menyuruh orang untuk menyelidikinya"ucap reyhan.


"lalu apa hasilnya? " tanya xinphia.


"Orangnya akan ke sini sebentar lagi" ucap reyhan.


"Reyhan! " panggil seseorang.


"ini dia orangnya " ucap reyhan orang tersebut.


Orang tersebut pun duduk dan menyerahkan sebuah map kepada reyhan.


" Semua pertanyaanmu ada di map ini rey "ucap orang tersebut.


Reyhan pun mengambil map tersebut dan membukanya.


Setelah membaca map tersebut reyhan langsung menatap xinphia.


" Apa hasilnya? " Tanya xinphia menatap reyhan.


" Dari hasilnya dia memang bukan vasya. Tapi aku yakin kalau dia adalah vasya " ucap reyhan menatap balik xinphia.


" Iya, aku yakin dan aku akan terus mencari tahu tentangnya " ucap Reyhan yakin.


" Baiklah, semoga kau mendapatkan yang terbaik! "ucap xinphia.


" Kau bisa terus mencari tahu tentangnya?" Tanya Reyhan menatap orang tersebut.


Orang tersebut pun menganggukkan kepalanya "Bisa, aku akan terus menghubungimu tentangnya " ucap orang tersebut.


" Baiklah, hubungi aku kalau ada info terbaru tentangnya " ucap Reyhan.


" Akan aku kabarkan kalau ada info. Sekarang aku harus pergi dulu. Ada yang harus ku urus " ucap orang tersebut berpamitan.


...------------...

__ADS_1


"Dimana anna? " Tanya Reyhan berjalan ke arah ruangannya.


" Nona ada di ruang istirahat tuan "ucap rasya.


" Baiklah kau boleh pergi "ucap Reyhan masuk ke dalam ruangannya.


Reyhan berjalan ke arah kasur dan mengusap pelan pipi anna yang sedang tertidur.


Anna yang merasa ada pergerakan membuka matanya perlahan.


" Kau sudah kembali? "Gumam anna masuk ke dalam pelukan reyhan.


Reyhan tersenyum kecil melihat kelakuan sang istri.


" Bagaimana kabar twins four? "ucap Reyhan mengusap perut anna.


" Mereka merindukan papanya "ucap anna menggenggam tangan Reyhan di atas perutnya.


" Bersiaplah aku akan mengajakmu untuk menemui seseorang" ucap Reyhan mengusap rambut anna.


" Seseorang? Siapa? " Tanya anna menatap lekat Reyhan.


"Bersiaplah sayang. Aku membereskan pekerjaanku sebentar " ucap Reyhan mencium kening anna.


Setelah itu Reyhan keluar dari kamar dan segera membereskan pekerjaanya.


" Bersiap? Menemuinya atau melewati malam panjang bersamaku dan anak-anak? "Gumam anna smrik masuk ke dalam kamar mandi.


Setelah 15 menit anna keluar dari kamar mandi dan langsung menemui sang suami.


.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2