
"Megan merebahkan kepalanya di pangkuan Reyhan.
Aku pulang ya. "ucap Reyhan mengusap rambut megan.
"Kenapa ngak nanti siang aja, aku masih mau sama kamu." rengek megan.
"Aku kepikiran anna dan aku juga harus ke kantor. "ucap Reyhan mengusap pipi megan.
"Yauda sana pulang! " ketus megan yang bangun dari rebahannya dan turun dari kasur menuju balkon.
"Kumat deh. "guman Reyhan.
Reyhan pun menyusul megan yang ada di balkon.
"Hey! aku harus pulang, kalau ngak nanti anna curiga baby. " ucap Reyhan memeluk megan dari belakang.
Reyhan yang tak mendapatkan jawaban dari megan pun membalik tubuh megan ke hadapannya.
"sayang "ucap Reyhan mengangkat dagu megan yang menatap ke arah lain.
"Hari ini kamu ada praktek? " tanya Reyhan.
"Ngak ada. "ucap megan.
"Yauda nanti ketemu di kantor aja ya." ucap Reyhan mengelus pipi megan.
"Yakin hari ini kamu ke kantor? "ucap megan ragu dengan ucapan Reyhan.
"Nanti aku kabarin lagi. " ucap Reyhan.
"Yauda ya aku pulang dulu, oke. "ucap Reyhan.
"Ntar kalau kamu jadi ke kantor kabarin aku ya. " ucap megan.
__ADS_1
"ya."ucap Reyhan mengecup kening megan.
"Hati-hati." ucap megan mencium sekilas bibir Reyhan.
Setelah itu Reyhan keluar dari kamar megan menuju bawah.
Reyhan berjalan ke arah garasi mobil dan masuk ke dalam mobil.
Reyhan pun keluar dari mansion smith menuju apartement.
"Lets start the game honey! "ucap megan tersenyum smrik setelah melihat mobil Reyhan keluar dari mansion.
Reyhan masuk ke dalam apartemnet mendengar suara orang muntah.
Reyhan masuk ke dalam kamar langsung menuju kamar mandi dan melihat anna sedang muntah di wastafel.
"Hueeek.....hueeek.... hueeek.... " anna memuntahkan ya tetapi yang keluar hanya cairan putih saja.
Anna belum menyadari keberadaan Reyhan.
Anna yang merasa ada yang memijat lehernya pun melihat ke arah kaca.
"Sayang."lirih anna.
Anna pun langsung membalilkan badannya dan langsung memeluk Reyhan.
"Perutku mual. " lirih anna di leher Reyhan.
Reyhan pun langsung menggendong anna membawanya keluar dari kamar mandi.
Anna yang sudah lebih dari 3 x bolak-balik ke kamar mandi pun langsung mengalungkan tangannya ke leher Reyhan.
Reyhan merebahkan anna di atas kasur dan menarik selimut sampai ke perut anna.
__ADS_1
Anna langsung menengelamkan kepalanya di dada Reyhan yang sudah di buka setengah bagian.
Anna menghirup aroma tubuh Reyhan untuk menghilangkan rasa mualnya.
"Kamu kenapa hm? "ucap Reyhan yang melihat raut cemas dan gelisah anna.
"Kamu ngak akan selingkuh di belakang aku kan? " tanya anna menatap Reyhan.
Reyhan tertegun mendengar pertanyaan anna.
"Kenapa kamu bertanya seperti itu hm? "tanya balik Reyhan menatap anna.
"Semalam aku mimpi kamu selingkuh di belakang aku, dan aku merasa ada yang aneh, dan aku sedang hamil beberapa bulan lagi bentuk tubuhku akan gendut dan tidak cantik lagi,aku takut kamu akan bosan terhadapku. " ucap anna melihat perutnya yang mulai membesar.
"Hey! mau bentuk tubuh kamu berubah, aku ngak akan selingkuh dari kamu sayang, kalau pun itu terjadi apa kamu akan melepas aku begitu saja? "ucap Reyhan mengelus perut anna.
"Aku ngak akan pernah melepaskan kamu apapun yang terjadi, karena kamu hanya milikku! termasuk keluargaku sendiri yang memisahkan kita! " ucap anna mengengam tangan Reyhan yang ada di atas perutnya.
"sesuai dugaanku. "
"Tapi ada yang aneh dalam mimpiku. "ucap anna.
"Maksud kamu? " tanya Reyhan menatap anna.
"Orang yang ada di dalam mimpiku itu mukanya mirip banget sama aku, apa aku punya kembaran? "ucap anna
.
.
.
.
__ADS_1
TBC