
Reyhan masuk ke dalam kamar dia tidak melihat keberadaan sangat istri.
Reyhan melihat ke arah balkon yang sedikit terbuka, sebelum ke sana Reyhan mandi terlebih dahulu.
15 menit kemudian....
Reyhan keluar dari ruangan ganti menuju ke balkon kamar.
Anna merasa ada tangan yang memeluk pinggangnnya.
Reyhan menaruh kepalanya di pundak anna dan tangannya mengelus perut anna.
"Kenapa belum tidur hm? "tanya reyhan sambil menciumi leher anna.
"Aku belum ngantuk. " kilah anna menyenderkan tubuhnya di dada reyhan.
Anna melepaskan tangan reyhan yang ada di atas perutnya dan menghadap reyhan.
Anna mengusap rahang tegas sangat suami dan mulai menyatukan bibirnya dengan reyhan.
Reyhan terdiam sebentar dan langsung membalas cumbuan sangat istri.
Setelah puas dengan bibir anna turun ke leher Reyhan dan memberikan kissmark di sekitarnya.
"Jangan pernah Tinggalkan aku apapun yang terjadi, pertahankan apapun masalahnya nanti jangan lepaskan aku kepada siapapun, karena yang aku mau hanya KAMU. "lirih anna.
"Masuk ke kamar ya, udah malam kamu perlu istirahat. " ucap Reyhan menatap anna.
Reyhan langsung menggendong anna dan langsung masuk ke dalam kamar.
Reyhan merebahkan anna di atas kasur, menyelimuti anna sampai dada.
Cup... Reyhan mencium kening anna dan berkata...
"Tidur ya, udah malam." ucap Reyhan.
"Kamu mau ke mana? "tanya anna yang melihat Reyhan menjauh.
"Mau cuci muka, kamu tidur duluan aja. " ucap reyhan masuk ke dalam kamar mandi.
10 menit kemudian reyhan keluar dari kamar mandi, dia melihat anna yang masih belum tertidur juga.
"Kenapa belum tidur hm? Udah malam sayang. "ucap reyhan ikut masuk ke dalam selimut memeluk anna yang tidur membelakangi nya.
__ADS_1
"Apa ada yang mengganggu pikiranmu? " tanya reyhan mengusap rambut anna.
"Ngak ada, aku hanya ngak bisa tidur aja. " kilah anna.
Anna membalikan tubuhnya menghadap reyhan dan langsung menciumnya dengan agresif.
Reyhan yang tiba-tiba mendapatkan ciuman anna yang agresif pun kaget.
Anna menggigit bibir Reyhan untuk Reyhan membalas ciumannya.
Reyhan yang sudah kembali dari kagetnya pun membuka sedikit bibirnya membiarkan lidah anna masuk ke dalamnya.
Anna menyesap dan membelit lidah Reyhan dan menyusurinya secara inci.
Setelah puas anna melepaskan ciumannya dan berkata....
Aku mau kamu malam ini "ucap anna dengan nafas yang memburu.
Reyhan yang nafasnya sudah teratur pun menatap anna lekat.
Tangan anna terulur membuka satu persatu baju Reyhan.
Reyhan menahan tangan anna yang tinggal membuka penutup terakhir di dirinya.
"Ada apa denganmu malam ini? " tanya Reyhan mengelus pipi anna.
Anna secara perlahan membuka penutup terakhir reyhan dan mengurutnya perlahan.
" Oughhhh..... sayanghhh.... " desis reyhan memejamkan matanya.
Anna tersenyum melihat sang suami yang menikmatinya.
Anna mendudukan dirinya di atas tubuh reyhan dan memasukan milik reyhan ke dalam miliknya.
Emh....
Eghhhh.... anna merasa kewanitaannya sangat penuh.
Reyhan yang mau menggerakannya tapi di tahan oleh anna.
"Cukup aku yang bermain malam ini. "bisik anna sensual sambil menyusuri dada bidang suaminya dan menggerakan pinggulanya pelan.
"Sayang! " racau reyhan memejamkan matanya.
__ADS_1
Dia mendapatkan serangan dari atas dan bawah sekaligus.
Rintihan dan erangan reyhan membuat anna tersenyum. dia sedikit menambahkan temponya di bawah sana.
Aaaahhhh.... aku mau keluar....
"Keluarkan sayang. "ucap reyhan meremas bokong anna yang sedang bergerak naik turun.
"Akhhh....." Anna menjatuhkan dirinya di atas tubuh reyhan.
Reyhan merasa miliknya basah karena klimaksnya sang istri yang membuatnya semakin mudah keluar masuk di bawah sana.
Reyhan membalikan posisinya tanpa menekan perut anna.
Reyhan mulai menggerakannya kembali.
Aaahhh.... please..... anna meremas rambut reyhan yang sedang menguasai dadanya.
Reyhan mencium bibir anna lembut dan menambahkan temponya menjadi cepat.
sudah 4 jam berlalu reyhan belum keluar juga padahal anna sudah berulang kali keluar dan akhirnya....
Aku mau....
"Bersama sayang."ucap reyhan yang merasa mau keluar juga.
" Arghhhh..... akhhhh...... " mereka pun keluar bersama.
Anna merasa rahimnya hangat dan penuh oleh cairan sang suami.
"Hangat! "lirih anna.
Reyhan memeluk anna dari belakang dan menutupi keduanya dengan selimut tebal.
"Tidur ya, udah pagi. " ucap reyhan mengelus perut anna.
"Kamu tetap milikku walaupun dia mengambilnya. darikku! "ucap anna menggengam tangan reyhan yang ada di pinggangnnya.
.
.
.
__ADS_1
.
TBC