Prince of the Dynasty

Prince of the Dynasty
Chapter 35


__ADS_3

Banyak yang seperti kacang yang melupakan kulit nya, tapi alasan sesungguhnya karena ia tak mengerti, dan tak mengetahui Fakta nya.


" Mo Ran, apakah kamu bercanda dia Li Xian Ai....


" Biarkan saja berjalan sesuai peraturan yang sudah ada ."


Pangeran tampan itu memotong pembicaraan ayah nya dengan nada dingin, lalu berjalan pergi meninggalkan Paviliun barat.


Pria tua itu mengkerutkan alisnya.


Sedangkan di suatu ruangan lain yang gelap dan pengap terdapat seorang gadis yang penuh luka memar di sekujur tubuhnya, mata nya masih sangat susah untuk membuka.


Sepertinya tak hanya luka luar, luka dalam seperti nya juga ia rasakan.


Saat malam tiba ruangan pengap itu menjadi lebih terasa dingin.


Para penjaga penjara itu malah asyik terlelap.


Nampak dari kejauhan seseorang berjubah hitam datang dan mendekati ruang penyekapan Puteri cantik itu.


Pria itu entah dari mana dan bagaimana bisa dengan mudah mendapatkan kunci ruangan itu, ia memapah nya lalu berjalan keluar tanpa membangunkan para penjaga yang tertidur itu.


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


Mata itu masih sangat sulit untuk dibuka nya, namun perlahan ia mendapatkan kembali kesadarannya.


Ia melihat sebuah ruangan yang hanya di bangun menggunakan kayu dengan pondasi bambu seadanya.


Ia terbaring dalam kasur kecil.


Puteri cantik itu berfikir, sebenarnya dia dimana, apa yang terjadi...?

__ADS_1


Gadis itu melupakan sedikit memori naas nya kemarin.


Saat ia hendak beranjak, badan nya terasa sangat sakit semua.


Lalu datang seseorang yang mendatangi nya, sepertinya ia mendengar eraman kesakitan nya.


" Kak Xian Ai, kau sudah bangun ..?"


Pria itu terlihat sangat khawatir.


Gadis itu terkejut, Wei Zhan yang telah menolongnya dan membawanya pergi.


Tapi bagaimana bisa, bukankah kita tertangkap basah kemarin.


" Kak Xian Ai jangan beranjak dulu, kau masih belum pulih betul ."


" Minumlah ini, ramuan khusus dari Tabib Pao.


Senyuman pria itu mengembang, ia sudah tak lagi terjangkit penyakit menyebalkan itu lagi.


" Wei, sebenarnya apa yang terjadi, kenapa aku tidak ingat setelah itu ."


Pria itu memandang nya pilu, lalu mengusap lembut rambutnya.


Wei Zhan tidak menceritakan yang sebenarnya kepada Puteri cantik itu, ia terus meneguhkan nya dan terus meminta nya untuk beristirahat.


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


Flashback !!!


Dalam Kesunyian yang gelap Wei Zhan masih terus berusaha mencari jalan nya untuk kembali.

__ADS_1


Walaupun beberapa kali ia tetap kembali ketempat yang sama.


Saat ia melangkah ia melihat sebuah pohon yang nampak rimbun, pohon itu yang paling terang di antara pohon lain nya.


Wei Zhan menuju pohon itu, ia melihat dalam batang pohon itu disana terukir dengan jelas tulisan Aksara Han kuno.


Tulisan itu mirip sekali dengan tulisan Kakak nya Beizitang Mo Ran, Jadi sebenarnya mereka terkurung dalam dimensi yang sama.


Ukiran itu hampir memenuhi batang Pohon itu.


Di sana juga terukir dengan Jelas nama Li Xian Ai.


Pohon itu benar-benar sangat rimbun dan sangat terang di bandingkan yang lain nya.


Wei Zhan memetik salah satu daun pohon itu yang bisa terjangkau oleh nya.


Cahaya nya begitu bias, Entah bagaimana tiba-tiba ia mendapatkan kembali Kesadarannya, Pria itu memang sangat lihai, asalkan ia memiliki tubuh yang sehat.


Kemanapun ia pergi ia bisa menjamah nya.


Saat ia keluar dengan mengendap-endap, ia melihat sendiri, Gadis yang ia cintai sedang menerima sebuah hukuman karena dirinya.


" Xian Ai " Ucapnya Lirih.


Lalu ia melihat segerombolan orang datang, yang tak lain adalah Ayah nya Kaisar Jiang tang dan Kakak nya Beizitang Mo Ran.


Ia hanya bisa mengamati situasi itu, sampai ucapan Mo Ran masuk dengan jelas di telinganya.


" Penjarakan Puteri itu, sampai datang saksi Mata !!!


__ADS_1


__ADS_2