
Wanita dengan Gaun malam tipis dan lipstik yang merah padam mendekatkan diri padanya.
" Hanya satu persyaratan ku, Aku ingin kau bekerja sama dengan ku, Minum Ramuan di atas meja itu ."
Mo Ran mengernyitkan dahi nya.
" Ramuan apa itu ...?"
Tanya nya dengan sedikit lantang.
" Itu adalah ramuan yang akan membuat Li Xian Ai menginginkan mu lagi ."
" Apa aku bisa mempercayai mu ..?"
" Jawabannya ada pada dirimu, Kesempatan tidak datang untuk kedua kalinya, tapi aku pastikan Li Xian Ai istri mu tercinta akan kembali dengan mu ."
Ia memikirkan sejenak tawaran itu, ia sekarang bukanlah anak laki-laki berumur 7 tahun.
Ia sekarang adalah Pria dewasa yang berumur 27 tahun.
Ia mengerti maksud dari persyaratan ini, Setidaknya masih ada satu cara agar Li Xian Ai bisa kembali ke sisi nya.
Ia lalu menenggak Ramuan itu dengan keyakinan.
Sebelumnya terucap.
" Aku mengandalkan mu ."
Senyuman Sadis sang ratu iblis merekah.
Ia langsung memegangi badan Mo Ran dengan siaga.
Pria itu seperti akan kehilangan kesadaran diri nya, hanya saja masih bisa ia kendalikan.
Para pelayan yang ikut andil dalam peran nya, mulai masuk ke dalam ruangan.
mereka memapah Pangeran Mo Ran duduk di atas ranjang.
Ia masih bisa melihat sekeliling dengan jelas, hanya saja sedikit-sedikit mulai pudar.
ππππ
Keesokan harinya berita tentang Pangeran pertama Beizintang Mo Ran tersebar di istana bahkan sampai terdengar di kalangan para rakyat.
__ADS_1
Penyakit menahun nya kambuh lagi, ia kembali menjadi pangeran idiot.
Ucap seorang pedagang di pasar kuno itu.
Gosip tentang Pangeran pertama Kediaman Tang mulai merebak ke seluruh desa, Yang akhirnya sampai ke telinga Amira dan Wei Zhan.
Keduanya saling menatap tak kala berita tentang Pangeran Mo Ran menjadi perbincangan utama di mana-mana.
Wei Zhan memegang lengan Amira.
" Kak, jangan mudah tertipu, itu hanya alasan mereka agar kau kembali ke istana sialan itu ."
Amira memandang nya dengan cemas.
" Jangan bilang kau tidak jadi bercerai , Apa kau masih sangat peduli dengan nya, ingat apa yang telah ia perbuat padamu kak ."
Wei Zhan semakin memegang erat lengan Amira.
" Ya, aku masih sangat peduli dengan nya, Aku masih mencintainya, meskipun ia telah menyakitiku, Aku tulus kepadanya ."
Ucap Amira dengan nada tinggi sembari mengeluarkan air mata.
Wei Zhan seketika melepaskan genggaman nya.
Ia masih memandangi wanita di depan nya, lalu memberinya sebuah pelukan.
" Kak, aku akan selalu mendukung apapun keputusan mu, besok kita akan menemuinya, Aku janji akan selalu setia menemani mu ."
Amira melepas pelukan Wei Zhan, memandang wajahnya seakan tak percaya dengan ucapan nya barusan.
Wei Zhan menorehkan senyum tipisnya dan mengusap air mata di pipi Amira yang terus mengalir.
" Benar kau akan menemaniku kembali ke istana ...?"
Wei Zhan mengangguk pelan.
ππKejadian Sebelumnya !!!ππ
Kereta Kuda Mo Ran berjalan sangat cepat, tiba-tiba matanya tertuju pada dua orang yang turun dari Kereta kuda umum pedesaan yang berjalan beriringan, mereka hendak menuju Pasar kuno Zhoushan.
Mo Ran langsung menghentikan laju kereta nya dan mengejar mereka.
Ia memegangi tangan Amira Dengan sigap.
__ADS_1
" Xian Ai, kembali lah ke istana dengan ku ."
langsung menarik paksa Amira bersama nya.
" Apa maksudmu, Dia bukan istri mu lagi ."
Ucap Wei Zhan dengan tatapan tajam dan meraih tangan Amira satu nya.
Kedua nya saling bertatapan tajam lagi.
Amira di tarik ulur seperti tali tambang, hingga ia merasa kesal.
Hentikan !!!
" Ada apa dengan kalian, Pangeran pertama dan Pangeran kedua Beizintang !!!"
Amira berkata dengan sangat ketus sembari melepaskan kedua genggaman itu.
" Xian Ai, aku mohon pulanglah dengan ku, aku berjanji akan menebus semua kesalahanku padamu ." Mo Ran terus memohon kepada Amira yang membuat Wei Zhan semakin geram.
" Apa yang ingin kau tebus, menjaga nya saja kau tidak sanggup ."
Ucap Wei Zhan yang sudah naik pitam.
" Apa maksudmu aku tidak bisa menjaga nya, kau bahkan tidak tahu Li Xian Ai diculik oleh para prajurit Dinasti Ming selatan, bukankah kau harusnya lebih waspada, banyak sekali wanita Zhoushan yang di culik untuk dijadikan selir tawanan ."
Wei Zhan memandang Amira dengan terkejut.
" Apa benar itu kak Xian Ai ..?"
Wei Zhan menatap pilu mata Amira.
Wanita cantik itu mengangguk pelan.
" Aku akan memberikan keadilan untuk mu Xian Ai, kita bisa mulai lagi dari Awal, Apalagi Kita sudah tidur bersama aku tidak akan pernah meninggalkan mu ."
Kata-kata Mo Ran langsung membuat Wei Zhan mendaratkan satu pukulan di wajahnya.
Kedua kakak beradik itu tak terelakkan, kedua nya berkelahi saling adu pukulan.
Amira yang melihat pemandangan panas itu langsung menarik perhatian penduduk sekitar untuk memisahkan mereka.
Amira memapah Wei Zhan setelah mereka akhirnya bisa di lerai, sebelum ia meninggalkan Mo Ran yang masih dipegangi salah seorang penduduk ia mengatakan.
__ADS_1
" Maaf aku sudah tidak tertarik dengan keadilan, Apapun itu.