Project Called Zero

Project Called Zero
Misi Rahasia Disusun


__ADS_3

TIGA HARI SETELAH KEJADIAN


Nampak beberapa orang berkumpul dalam sebuah ruangan di Akademi Re-Gen. Hadir juga Conan dan pimpinan Seven Star Guardian. Tampaknya kejadian pertempuran Grey cukup membuat Akademi Re-Gen merasa ada sesuatu yang harus dibenahi dari berbagai sektor.


" Seperti yang kita bicarakan kemarin, situasi ini begitu cepat dan kita harus mengambil langkah kongkret terkait kejadian tempo hari. Ada dua hal penting yang harusnya kita evaluasi dalam kejadian ini. Pertama adalah Grey dan Ziki sedangkan yang kedua adalah level keamanan Akademi ini." kata seseorang berbadan tegap dan tampak masih gagah dan tampan diusia yang menginjak 40 tahunan.


" Direktur Dan, permasalahan Grey memang diluar ekspektasi kami. Kami tak menyangka perkembangannya begitu cepat walaupun dia belum bisa mengendalikan kekuatan nya, namun itu cukup berbahaya jika kita tak bisa segera untuk menetralisir kekuatan liarnya." kata Conan.


Direktur Dan, pemimpin Akademi Re-Gen terdiam sejenak.


" Ketua Seven Star, Master Ren, kalian yang menghadapi Grey secara langsung bagaimana menurut mu." kata Direktur Dan.


" Kami di Akademi di latih menjadi Guardian dengan keras, meningkatkan kemampuan selama bertahun-tahun dan menjadi Guardian level 2 disini. Menghadapi Grey kami bertujuh, seolah seperti menjadi Re-Gen pemula Direktur. Grey bisa mengatur dan menaikkan energinya dengan mudah dan dalam hitungan detik. Itu adalah kemampuan yang super. Walaupun dalam kondisi Trans. Tapi tetap saja jika harus berhadapan dengan dia, kami belum tandingan nya." kata Master Ren, pemimpin Seven Star Guardian.


" Dan belum lagi ketika Grey menghabisi dua assassin DS dengan tehnik ABSORBSION, itu adalah tehnik yang aneh. Dalam pelatihan tehnik itu memang digunakan untuk menyerap energi alam. Bukan menyerap energi lawan sampai mereka mati mengenaskan." jelas Master Conan.


" Black ABSORBSION. Itu adalah tehnik terlarang, memang tehnik kejam itu sudah dimusnahkan hampir seratus tahun lalu sejak Sang Legenda menghabisi ratusan assassin dengan tehnik menyeramkan itu. Dan Sang Legenda tidak pernah menurunkan tehnik itu kepada Re-Gen yang lain karena sangat berbahaya." jelas Direktur Dan.


Seisi ruangan tersebut diam. Hening dan sepertinya berfikir keras menghadapi masalah yang timbul yang diluar prediksi mereka.


" Kita bahas nanti soal Grey, kita utamakan pembahasan tentang menyusupnya assassin DS disini." kata Direktur Dan.


" Kalian tahu siapa assassin itu? " katanya lagi kepada Master Ren dan Master Conan.


Keduanya menggeleng.


" Nama mereka Arthur dan Ori, mereka adalah Ranger elit di Akademi Re-Gen ini." kata Direktur Dan.

__ADS_1


" Apa? Mereka dari divisi Ranger Akademi? " tanya Master Conan tak bisa menyembunyikan keterkejutan nya.


" Iya. itulah yang membuatku waspada. Ternyata DS sudah sejak lama menyusupkan anggotanya ke dalam Akademi kita. Ini baru awal, tidak menutup kemungkinan masih ada banyak penyusup di Akademi ini." kata Direktur Dan.


" Lalu bagaimana langkah kita selanjutnya Direktur? tanya Master Ren.


" Kita harus tetap waspada selama Zero belum bangkit, tujuan mereka adalah mencuri Gen Zero dan mungkin juga gen dari Grey dan Ziki juga." kata Direktur Dan


Direktur Dan menghela nafas panjang. Dia sudah merasa bahwa pertempuran besar antara Akademi Re-Gen Northland dan Download Syndicate Eastland akan segera terjadi setelah Grey dan Ziki muncul. Perseteruan yang hampir seabad para Re-Gen yang berbeda tujuan bakal tak terelakkan lagi.


" Master Ren, kau persiapkan para Guardian level 2 untuk memantau setiap pergerakan para anggota Akademi. Baik yang pemula sampai ke para Ranger yang kau ketahui." perintah Direktur Dan. " Persiapkan keamanan level 3, perketat keamanan dititik Zero dan sebar intelejen kita di seluruh penjuru Northland." kata Direktur Dan lagi.


" Siap, Direktur." kata Master Ren.


" Kau boleh kembali ke Skuad mu Master Ren." kata Direktur Dan lagi.


Master Ren berdiri dan membungkuk lalu pergi meninggalkan ruangan. Sedangkan Master Conan tinggal berdua dengan Direktur Dan.


"Kita hanya menjalankan perintah dari pendahulu Direktur. Dan jika sampai Zero jatuh ke tangan DS suatu saat kita pun bisa musnah." kata Master Conan.


Direktur Dan menganggukkan kepalanya. Lalu berdiri menatap ke lapangan dimana para Re-Gen melakukan latihan seperti biasa.


" Master Conan, kau hubungi Ranger Infinity, minta dia untuk kembali ke Akademi sesegera mungkin." kata Direktur Dan.


Conan terhenyak. Dia cukup mendengar kepopuleran Ranger Infinity yang seorang diri mengobrak abrik markas Unicorn Syndicate beberapa puluh tahun lalu. Sebuah kelompok Re-Gen radikal yang membunuh, merampok, menculik masyarakat biasa untuk dijadikan bahan percobaan genetika mereka.


Ranger Infinity itu bernama Tom Zack. Kekuatan Tom konon begitu hebatnya sehingga ratusan Re-Gen di kelompok Unicorn Syndicate pun bisa dihabisinya seorang diri. Rumor mengatakan bahwa dulu dia sering disebut pewaris darah Sang Legenda. Namun entah mengapa rumor pewaris darah Sang Legenda lambat laun lenyap seiring dengan menghilangnya Tom dari skuad Ranger Infinity.

__ADS_1


" Master Conan, berangkat lah kamu dengan Master Zo, ketua dari Guardian HAWK EYES. Informasi Ranger Infinity sekarang ada di daerah Eastland.


Master Conan terperanjat.


" Eastland? Daerah kekuasaannya DS? " kata Master Conan.


Direktur Dan mengangguk.


" Sejak kejadian Unicorns, Ranger Infinity menyusup ke Eastland untuk melihat pergerakan DS. Itu informasi yang diterima Akademi ini. Segera siapkan dirimu. dan berangkat lah." kata Direktur Dan.


" Laksanakan perintah." kata Master Conan lalu berdiri dan keluar dari ruangan itu.


" Hmmmm, bagaimana pendapat mu Jendral Kante." kata Direktur Dan kemudian.


" Hohohoho, kau masih hebat dan tidak bisa di kelabuhi Dan." kata seseorang yang tiba tiba menampakkan wujudnya di sudut ruangan itu.


" Kau masih seperti yang dulu, hebat dan cermat, bahkan tehnik SHADOW ku pun kau bisa tahu." kata seseorang berperawakan tinggi tegap dan berkulit gelap itu.


" Menguping pembicaraan itu tidak sopan Kante." kata Direktur Dan sambil menuang air di gelas lalu disodorkan ke Jendral Kante.


Seorang tinggi tegap bernama Kante lalu duduk didepan Direktur Dan kemudian meraih gelas yang disodorkan kepadanya dan langsung diminum nya dalam sekali teguk.


" Hohoho, jangan terlalu sensi sobat. Kita pernah berjuang bersama demi Akademi ini. Aku juga ingin tahu informasi dong. Murid mu bernama Grey sudah jadi rumor yang langsung merebak ke mana mana. Isu darah Sang Legenda kembali muncul setelah dulu ke patriotan Tom muncul dan menghilang ketika Tom pergi begitu saja." kata Jendral Kante.


" Lalu apa yang membuat mu kembali ke Akademi ini.? tanya Direktur Dan.


" Apalagi kalau bukan darah Sang Legenda. Seperti DS lah, yang selalu memburu mereka yang dianggap mempunyai warisan sarah Sang Legenda." kata Kante

__ADS_1


" Apakah menurut mu Grey adalah pewaris sarah Sang Legenda? " tanya Direktur Dan.


" Belum bisa dipastikan hanya karena dia tahu tehnik terlarang Black ABSORBSION. Itu memang tehnik khas dari Sang Legenda dulu yang menurut ceritanya tidak pernah sekalipun di ajarkan kepada Re-Gen lain. Tapi apakah yang Grey keluarkan kemarin Black ABSORBSION atau sekedar tehnik ABSORBSION biasa yang kebetulan bisa menyedot kekuatan lawan? Kita harus mencari tahu lebih lanjut Dan. Jangan gegabah mengatakan dia adalah pewaris, jika salah maka akan seperti Tom yang kini mungkin sudah pada titik percaya diri yang sangat minus." kata Jendral Kante.


__ADS_2