
NORTHLAND
Malam itu seluruh kota NORTHLAND diguyur hujan yang cukup lebat. Cukup lebat hingga membuat aktifitas manusia di kota itu seolah mati. Hanya beberapa orang saja yang tampak di pusat kota itu. Entah mencari makan malam atau sekedar hang out mencari minuman panas
Memang sejak terjadinya Badai Iklim yang terjadi hampir 500 silam, membuat manusia kala itu hampir punah. Naik nya air laut secara besar ditambah gelombang yang sangat tinggi dan kuat, badai angin dan petir, gempa yang meluluhlantakkan bumi menyebabkan jutaan nyawa manusia pada saat itu melayang.
Alam mengamuk dengan ganasnya dan dengan caranya sendiri memulihkan dirinya sendiri dengan cara pemusnahan massal manusia. Daratan hanya tersisa 15%. Benua di bumi hilang terendam air laut.
Manusia yang bertahan hidup pada saat itu hanyalah sekitar 5% dari total penghuni bumi yang mencapai puluhan milyaran penduduk. Hampir selama 100 tahun setelah Badai Iklim yang menghantam Bumi, dan hampir punahnya manusia, alam bekerja dengan misterius. Atmosfer bumi menjadi bersih, daratan yang tersisa dihuni oleh spesies hewan dan tumbuhan baru.
Manusia yang bertahan hidup bahu membahu mempertahankan kelangsungan hidup spesies manusia. Mereka terkumpul menjadi satu di daerah yang mereka sebut BigHope Island. Berbagai ras manusia ada disana.
Melakukan konvensi bersama dengan meniadakan rasisme yang selama ini memantik sebuah pertikaian bahkan peperangan.
Untuk menata peradaban baru, mereka memilih seorang pemimpin bernama Ergado, seorang lelaki berkulit hitam namun memiliki intelektual yang sangat tinggi. Seorang ilmuwan dan sejarawan yang cukup handal serta bijaksana. Dia dijuluki the NOAH from BigHope Island oleh masyarakat, mengambil kisah para pembawa pesan dari langit tempo dulu.
Ergado lalu membentuk sebuah pemerintahan yang dia beri nama State of Noah. Di era kepemimpinan nya, Erdago sering mengirim ekspedisi laut untuk mencari daratan baru yang nantinya bisa ditempati oleh manusia.
Dia sadar, sejarah telah mengatakan bahwa manusia akan menguasai bumi lagi dengan tingkat populasi yang tinggi dalam 200 atau 300 tahun kedepan. Dan BigHope Island tak akan mampu menampung jumlah itu.
__ADS_1
Pikirannya yang visioner itulah yang menjadikan semangat bertahan manusia yang tersisa itu tinggi. Dengan pemetaan yang cermat Erdago mengirim kapal kapalnya untuk berlayar mengarungi samudera baru untuk mencari daratan baru.
Banyak kapal kapal yang tak pernah kembali ke BigHope Island. Terkadang membuat hati Erdago risau dan ragu apakah keputusan Nya mencari daratan baru itu salah.
Namun ketika dirinya dihantui keraguan ada seorang anak muda yang cerdas yang selalu menguatkan ide nya. Pemuda itu adalah Sunli. Pemuda dari ras old China yang sekaligus menjadi bawahan setia Erdago dalam rancangan visioner nya.
Sunli lah yang mengembangkan teknologi yang dibuat oleh Erdago. Dia cepat memahami apa yang diinginkan Erdago dalam pengembangan ilmu pengetahuan di masa itu. Banyak tehnologi tinggi yang berhasil dia ciptakan dengan menyempurnakan tehnologi yang dirancang Erdago.
Rekayasa energi adalah temuan fenomenal dari Sunli yang mengolah kandungan garam laut menjadi energi panas dan listrik. Tehnologi robotik kembali dikembangkan oleh Sunli. Dengan demikian tugas Erdago memimpin para rakyat negeri State of Noah terfokus pada ekonomi dan sumber daya alam yang ada.
Selama hampir 25 tahun memimpin Erdago akhirnya wafat. Satu hal yang disesalinya adalah tak menemukan satupun daratan baru seperti yang dia idamkan.
Suksesor Erdago memimpin State of Noah, siapa lagi kalau bukan Sunli. Diera kepemimpinan nya dia tetap meneruskan ide Erdago untuk mencari dataran baru. Melalui riset dan penelitian yang dibuatnya, dia memprediksi sudah ada beberapa daratan yang bisa dihuni. Menyusutnya air laut menjadi titik terang Sunli untuk segera melanjutkan ekspedisi laut guna mencari daratan baru.
Sunli berpendapat bahwa suatu saat jika ditemukan sebuah daratan baru, disana pun harus ada seseorang yang mempu memimpin manusia manusia yang akan dikirim ke sana.
Pemuda berusia 30 tahun itu melakukan banyak terobosan istimewa tanpa meninggalkan ide brilian dari Erdago. Dia selalu hormat pada pemimpin dan gurunya yang sudah wafat itu.
Hingga suatu saat, diiringi dengan rasa optimisme yang sangat tinggi, Sunli memberangkatkan ekspedisi besar besaran dalam pencarian daratan baru. Ekspedisi itu adalah misi yang harus berhasil. Dengan 40 kapal besar, diisi oleh 2000 personil manusia dan 1000 robotic armies, Sunli memberangkatkan ekspedisi itu. Dia menamai ekspedisi itu dengan Erdago Newhope. Membagi 5 kapal untuk berlayar mengarungi satu mata angin. Kapal kapal ekspedisi itu berangkat menjelajah lautan di delapan arah mata angin.
__ADS_1
" Impianmu akan terwujud kali ini Tuan Erdago."
Dengan didukung tehnologi ultra magnetic wave yang canggih, Sunli memantau gerakan kapal kapal ekspedisi itu dari bigscreen yang dijalankan oleh pemuda pemuda handal hasil didikannya.
Hampir 500 hari menunggu, sampai ada tanda dari dari rombongan kapal ekspedisi yang berlayar di timur BigHope Land. Sunli mendapatkan laporan bahwa ada sinyal ditemukannya daratan baru begitu gembira. Hatinya merasa lega ada harapan baru bagi kehidupan manusia dimasa depan.
" Tuan Erdago, tersenyumlah di surga, impianmu terwujud."
Diruang kontrol semua kru sibuk mengekstrak data yang dikirimkan oleh rombongan yang menemukan dataran baru.
Sunli pun sibuk membantu para kru diruang kontrol dan berusaha keras mengartikan kode kode berupa gambar dan data.
Penemuan dataran baru ini dengan cepat tersebar informasi nya di seluruh penduduk State of Noah. Mereka bersuka cita. Harapan untuk mempertahankan spesies bernama manusia ada didepan mata.
Trauma akan Badai Iklim yang begitu dahsyat masih terasa. Mereka khawatir jika ada badai yang sama dahsyatnya menghantam mereka lagi. Dan kepunahan total akan terjadi. Baik bagi manusia, hewan maupun tumbuhan darat.
Badai Iklim terjadi akibat dari keroposnya atmosfer sehingga gelombang panas matahari menyapu bumi. Menghancurkan es yang ada di kutub sehingga terjadi gelombang laut yang sangat mengerikan. Belum lagi hawa dingin ekstrem yang bisa membuat semua benda yang dilalui nya membeku.
Belum cukup gelombang air laut yang dahsyat dan dingin, bumi pun berontak. Angin tornado dengan kekuatan maha dahsyat menyapu, mengangkat apapun yang dilewati nya. Puluhan bahkan ratusan gulungan angin tornado terjadi dalam setiap jam nya.
__ADS_1
Gunung vulkanik pun tak ketinggalan. Air laut yang merendam sampai ke dasar gunung mengakibatkan ledakan super hebat yang membuat gelombang air menjadi sangat tinggi dan kuat. Getaran dan ledakan hebat dari dasar bumi itu pun melengkapi penderitaan manusia pada saat itu.
Alam sangat murka. Dan konsekuensi dari kesabaran alam yang dirusak oleh manusia itupun mengakibatkan sesuatu yang sangat mengerikan bagi manusia itu sendiri.