
Sekuat tenaga Lei menahan desak kan kekuatan hebat dari Apollo. Dia terus menahan agar tali energi yang sudah berhasil diikatkan ke tubuh Apollo agar tidak terlepas.
Apollo meronta. Dia merasakan kesakitan yang sangat luar biasa. Tali itu lambat laun mengikat tubuh nya erat. Beberapa pilar penyangga kastil mulai roboh.
" Apollo...!" Lei berteriak keras ketika energi Apollo berusaha menyedot tubuhnya.
Apollo mengeluarkan dua tehnik haram Re-Gen sekaligus untuk lepas dari ikatan itu. Ya, Black Absorbsion dan Immortal Phoenix. Lei merasakan tarikan yang luar biasa hebat. Namun dia masih berusaha bertahan untuk tak tersedot oleh kekuatan Apollo.
" Agghhhh kuat sekali tarikan energi ini. Tapi aku tak merasakan kesakitan yang luar biasa. Apa ini karena Holy Wing? Tubuhku sama sekali tak ada yang terluka. Dan energi ku tak terkuras habis. Mengagumkan. Tak heran Azkario ingin skill ini untuk menyempurnakan kemampuan nya." batin Lei.
BLLLAAAARRRR
Ledakan terjadi. Apollo terjatuh ke tanah. Demikian pula Lei. Rupanya bentrokan energi Holy Wing dan Immortal Phoenix telah berakhir. Desak kan energi yang besar berangsur-angsur menghilang. Dan, Kante serta Azkario yang tadi mati matian menahan agar tubuh mereka tak tersedot dalam pusaran energi Apollo sedikit merasa lega.
Lei kemudian bangkit dan melihat kondisi Apollo yang masih tergeletak pingsan.
TELEPORT
Lei membawa Apollo keluar dari zona pertarungan Dan serta Kante.
" Sadarlah Apollo. " kata Lei sambil menyalurkan energi Holy Wing ke dalam tubuh Apollo.
Dan, Kante serta Azkario yang dari tadi sibuk menahan diri dari pusaran energi Apollo tersadar bahwa pertarungan mereka belum selesai.
" Pertunjukan yang menarik." kata Azkario. " Kau bantu anak mu Aurora? Sungguh kau kecewakan aku." gerutu Azkario.
Kante dan Dan saling berpandangan. Sejurus kemudian mereka menyerang Azkario dengan membabi buta. Energi mereka meluap luap. Serangan demi serangan dilancarkan membuat Azkario keteteran.
" Beda." desis Azkario " Tidak seperti ketika mereka bertarung dengan ku tadi."
HOLY BEAM
Ratusan bola energi yang dikeluarkan Azkario memberondong Dan juga Kante. Namun dengan sigap mereka bisa menghindari serangan serangan dari Azkario.
BLLLAAAARRRR.
Dua pukulan bersarang di dada Azkario. Tubuhnya terpental jauh kebelakang. Belum sempat bangun di depannya tampak ribuan energi pedang meluncur cepat kearah nya.
JEGLLLAAARRR
Serangan dari juris andalan Dan membuat Azkario terpental lagi.
" Bajingan kalian. Dari mana kekuatan kalian ini huh. " umpat Azkario.
Vacuum Area
Tubuh Dan terhenti. Azkario dengan cepat melesat kearah Dan yang sudah di kunci oleh kekuatan Azkario. Namun belum sempat menyentuh Dan, Azkario kembali terbanting ketanah.
__ADS_1
Kante melontarkan pukulan energi kuat yang menghantam kepala Azkario yang membuat Azkario sempoyongan. Belum sempat menguasai tubuhnya, Kante mencengkeram wajah Azkario dengan kuat.
REDEEM ENERGY
BLAAARRR
Satu pukulan yang kuat dari Kante menghancurkan kepala Azkario. Tubuhnya ambruk.
" Apa sudah selesai? " tanya Dan ke Kante.
" Aku tak tahu. Tetap berjaga." kata Kante sambil melirik Lei yang sedang menyembuhkan Apollo.
" Kekekkekek, ternyata sakit juga." Azkario bangkit lalu tiba tiba dari batang lehernya tumbuh lagi kepala yang tadi sudah hancur oleh pukulan Kante.
" Gila, menjijikkan sekali." kata Dan.
" Dan, kau temani Lei dulu, jaga Lei sampai Apollo siuman. Aku akan menghadapi Azkario. " Kata Kante kepada Dan.
Dan mengangguk lalu melesat menuju Lei dan Apollo.
" Bagaimana keadaannya Lei?" tanya Dan kepada Lei yang masih terus menyalurkan energi penyembuhan nya.
" Organ dalam nya rusak parah, terlambat sedikit saja dia akan mati." kata Lei.
" Masih lama?" tanya Dan.
Dan melihat Kante bertarung melawan Azkario. Kilatan energi dari Kante sesekali melabrak masuk memecah Shield Azkario. Dan menyadari tubuh Azkario yang besar itu merupakan kelemahannya. Gerakannya tak lagi secepat ketika dia berwujud manusia.
" Ughhhhh... "
Dan terkejut ketika dia mendengar suara Apollo yang mulai mendesis
" Apollo, Apollo,." kata Dan berusaha membangunkannya.
" Sabar sebentar Dan, dia sudah merespon kekuatan ku. Sedikit lagi." kata Lei kepada Dan. Dan hanya mengangguk lalu mengalihkan pandangannya ke arah Kante.
Dan melihat Kante yang bertarung dengan Azkario bukan seperti Kante yang sebelumnya. Dia melihat energi Kante yang makin lama makin membesar dan mampu mengimbangi kekuatan Azkario.
Beberapa jam yang lalu mereka menjadi bulan bulanan Azkario yang sangat kuat. Namun sekarang Kante mampu mengimbangi kekuatan Azkario dan bisa menahan gempuran energi Azkario yang besar.
" Dan, Lei, apa yang terjadi?" kata Apollo.
" Akhir nya kau sudah siuman Apollo," kata Dan dengan tersenyum lega.
" Panjang ceritanya, kita musnahkan dulu Azkario. Apollo kau kumpulkan lah energi mu dulu." ujar Lei.
" Aku merasakan tubuhku hanya sedikit pegal, tapi energi ku tak berkurang sedikitpun." kata Apollo.
__ADS_1
Lei dan Dan saling berpandangan.
" Apa ini? Hampir seluruh organ tubuhnya hancur, tapi dia merasakan energi nya tak berkurang? " kata Lei dalam hati.
Dia tak habis pikir, keanehan apa lagi yang ada di depannya? Apakah dunia Re-Gen begitu mengandung banyak misteri seperti ini?
Apollo, Dan juga Lei melihat Kante yang bertarung dengan Azkario. Berkali kali beberapa bagian tubuhnya hancur tapi sedetik kemudian akan tumbuh lagi seolah tak ada habisnya.
" Rebirth, dia tak akan mati dengan kekuatan itu. Tubuhnya akan menyatu lagi berapa kali pun dia hancur." kata Apollo.
" Lalu apa yang akan kita lakukan? " tanya Lei.
" Aku tahu caranya." kata Apollo sambil berdiri dan beranjak menuju ke pertempuran.
Melihat Apollo berjalan mendekati nya, Kante lantas melesat menuju ke arah Apollo.
" Gila, dia seperti kadal. Bisa tumbuh terus badannya." kata Kante kepada Apollo.
" Aku tahu, biar aku yang menghabisi nya." kata Apollo sambil terus melangkah menuju Azkario.
Azkario yang melihat Apollo berjalan tenang kearahnya sedikit gemetar, namun dia menyadari bahwa Apollo yang sekarang bukan lah Apollo yang menyeramkan tadi.
" Hahahahaha, bocah, Tak takut mati kau." kata Azkario pongah.
PLAAAKKK
Sebuah hantaman mendarat di muka Azkario. dia terbelalak, sejak kapan dia bisa menyerang tanpa mengeluarkan skill nya.
Azkario memang kuda kuda. Dia menghempaskan tubuhnya ke lantai.
BLACK ABSORBSION
Seketika angin kencang menderu lagi menyedot Apollo ke arahnya. Namun Apollo tidak melawan sedotan energi itu. Dia tetap melangkah menuju ke arah Azkario.
Azkario menambah lagi kekuatan daya hisap energi nya. Kali ini Apollo tersedot cepat kearah Azkario dan..
TAPPP
Kepala Apollo di cengkeram kuat oleh Azkario. Lalu dengan cepat energi Apollo tersedot ke dalam tubuh Azkario.
" Apollo....!" teriak Lei.
Dan serta Kante mencegah Lei ketika melihat dia ingin membantu Apollo.
" Tenang Lei, lihat lah wajah Apollo terlihat tenang. Artinya dia tahu apa yang akan dia lakukan." kata Dan sambil menunjuk Apollo yang tetap tak berekspresi ketika energinya tersedot oleh Azkario.
" Hisap lah semau mu Iblis." kata Apollo.
__ADS_1
Azkario terkejut, sudah banyak energi Apollo yang terserap namun tak sedikitpun tanda tanda Apollo akan mengering mati.