Project Called Zero

Project Called Zero
Menuju Pertarungan Akhir


__ADS_3

Perubahan bentuk Azkario menjadi monster tak membuat Apollo bergeming. Senyum nya menyeringai mengerikan. Seolah perubahan itulah yang dinantikan oleh Apollo. Tak berapa lama, Apollo merangsek maju menyerang Azkario yang baru saja melakukan transformasi bentuknya.


Serangan Apollo makin kuat, cepat dan tajam. Azkario yang kini tubuhnya menjadi monster besar hanya mampu bertahan dan mengelak. Kecepatan nya jauh menurun namun beberapa kali pukulan dan tendangan Apollo mendarat telak seolah tak dirasakannya.


TELEPORT


Tubuh raksasa Azkario menghilang dan tiba tiba ada di depan Apollo.


BLARRR


Pukulan penuh energi Azkario menghantam Apollo, namun dengan satu tangannya Apollo mampu menahan serangan itu.


SHIELD COUNTER ENERGY


JEDAAAR


Tubuh Azkario terpental lagi kebelakang. Tak menunggu lama Apollo terbang keatas Azkario dan melakukan tendangan salto yang kuat. Ledakan karena benturan energi kembali terjadi. Namun dengan sigap Azkario menangkap kaki Apollo dengan tentakel nya dan dibantingnya Apollo ke lantai dengan keras. Tentakel itu seolah tak mau melepaskan Apollo dan terus membanting Apollo beberapa kali.


CRAAASSSHHH


Putus! Tentakel itu terjatuh di tanah, putus oleh CHAKRA OF DESTINY dari Apollo. Gir ukuran besar berputar putar didepan Azkario. Suaranya menderu membuat kuping terasa sakit.


Kante masih berusaha menahan tenaga yang menekan mereka. Dan sekarang ditambah lagi menahan suara deru gir energi dari Apollo yang makin lama makin memekakkan telinga.


Azkario menjaga jarak dari gir itu. Dia tahu energi yang keluar dari gir yang dikeluarkan oleh Apollo sangat dahsyat kekuatan nya. Sekali gores bisa putus tubuhnya. Makin lama gir itu makin besar. Putarannya makin cepat, suara yang menderu makin nyaring. Lantai di aula itu beterbangan tersedot oleh pusaran energi yang bersumber dari gir itu.


" Kurang ajar, kekuatan yang ku serap dari Re-Gen belum bisa memenuhi seluruh rongga tubuhku. Dan bocah itu benar benar menjadi kuat sekarang. Aku harus hati hati atau nyawaku tercabut disini." gumam Azkario.


Sekali lagi Apollo tersenyum sinis seolah dia tahu apa yang ada dalam pikiran Azkario. Dengan sekali hentakan, Apollo mendorong gir energi itu ke arah Azkario.


BLACK ABSORSION


Azkario merasakan bahaya mendekat seiring dengan gir itu melaju kearahnya. Dia berusaha menyerap energi itu sekuat tenaga.


Letupan letupan nyaring terdengar. Gir energi Apollo perlahan tersedot kedalam tubuh Azkario. Angin kencang mulai terasa menggila, seiring dengan kekuatan Black Absorbsion Azkario yang makin lama makin kencang.


Apollo dengan tenang menambah kekuatan energinya pada gir Chakra nya. Seolah memberikan Azkario energi gratis untuk diserapnya.


Azkario berteriak keras dan melengking. Menaikkan level serapan energinya. Namun tiba tiba Apollo mendorong energi gir nya dengan cepat kearah Azkario. Tak pelak, Gir energi itu cepat terserap kedalam tubuh Azkario. Tapi itu membuat Azkario terus dorong kebelakang dan terjengkang jatuh.

__ADS_1


Suara bedebum dan lantai aula itu bergetar ketika tubuh raksasa Azkario terhempas ke lantai.


" Huaahahahha, tubuhku terasa segar sekarang. Kasih aku energi mu lagi bocah." kata Azkario sambil bangkit.


Apollo menatap Azkario dengan tajam. Bibirnya menyeringai lagi. Azkario geram melihat perangai Apollo seperti itu. Dia tak dapat lagi mengintimidasi Apollo dengan kengerian dan ketakutan. Dan harus dia akui bahwa seorang Iblis pun merasa tergetar dan muncul ketakutan melihat keganasan Apollo sekarang.


CHAKRA OF DESTINY


Tiba tiba Apollo mengeluarkan lagi jurus andalannya. Kali ini gir energi itu menjadi puluhan gir yang berputar cepat dan bising di telinga. Dengungan kembali terdengar seperti jutaan tawon yang terbang.


" Kurang ajar, anak ini tak ada takutnya sama sekali." desis Azkario.


Hentakan energi kembali terjadi. Tekanan nya kali makin hebat dari serangan yang barusan dikeluarkan.


Kante kembali berdecak. Dan menggelengkan kepalanya seolah tak percaya dengan kekuatan Re-Gen yang dilihat nya.


" Uggghhh.... " tiba tiba Lei melenguh sambil menekan dada nya.


" Lei, sadarlah." kata Dan.


Perlahan Lei membuka mata. Terasa lemah tak berdaya. Sekilas dia melihat Apollo yang bertarung dengan Azkario.


Dan berusaha membuat Lei terjaga agar tak terjadi apa apa namun Lei tak kunjung membuka matanya.


Luka Lei memang cukup parah dan energinya terkuras habis.


" Lei... Lei... " ada panggilan lembut di telinga Lei


" Siapa yang memanggilku?" batin Lei.


" Buka matamu Lei, bantulah Apollo, hanya kau yang bisa." kata suara itu lagi.


Lei membuka matanya. Dia melihat sebuah ruangan yang serba putih dan kosong tanpa ada perabotan apapun.


" Dimana aku?" kata Lei.


Lalu di hadapannya ada sosok wanita cantik berambut panjang.


" Siapa kau? tanya Lei

__ADS_1


" Aku adalah Aurora, ibu Apollo." kata suara itu yang ternyata adalah ibu Apollo yang berbicara kepada Lei.


Lei terperanjat.


" Ibu Apollo? Bukan kah dia.... " Lei tak melanjutkan kalimatnya.


" Panjang ceritanya, dan Apollo sudah tahu siapa aku. Bantulah Apollo Lei." kata Aurora.


" Bagaimana mungkin? Aku tak sanggup lagi, kekuatan ku lemah dan sekarang Apollo menjadi sangat kuat." kata Lei.


" Apollo dalam bahaya, nyawanya bisa terancam." kata Aurora.


Lei lagi lagi terkejut, " Apa yang terjadi." tanya nya.


" Apollo mengaktifkan skill terlarang Re-Gen, Immortal Phoenix, kekuatan tanpa batas dari Re-Gen. Kekuatan itu tak akan pernah habis tapi juga punya resiko yang sangat mengerikan. Tubuhnya akan hancur dimakan oleh energi itu sendiri." kata Aurora.


" Apa? Termakan oleh energi itu?" kata Lei tak percaya. " Ada tehnik Re-Gen yang seperti itu? " tanya Lei.


Aurora mengangguk.


" Itu adalah salah satu tehnik terlarang di Re-Gen yang diciptakan oleh Zigma sang Legenda. Selain itu ada tehnik larangan lain yaitu Black Absorbsion, dan Demon Sword. Kekuatan tehnik itu tak ada tandingannya. Dan Immortal Phoenix adalah sebuah tehnik tertinggi yang diciptakan Sang Legenda." kata Aurora.


Lei tercekat, merasa ngeri. Sudah dilihatnya didepan mata tehnik tertinggi Re-Gen yang luar biasa dengan daya hancur yang mengerikan.


" Apa yang harus ku lakukan." tanya Lei.


" Akan ku pinjami kau kekuatan ku. Tehnik Holy Wings. Ini adalah tehnik penyembuh dan keabadian yang diinginkan Azkario." kata Aurora.


" Azkario sudah menguasai banyak tehnik dan energinya sangat luar biasa, kenapa dia masih ingin tehnik itu?" tanya Lei.


" Holy wing adalah tehnik penyembuhan tertinggi, di atas Tehnik Rebirth, tehnik yang mampu menyembuhkan diri sendiri dan kemampuan regenerasi sel dan tulang. Azkario ingin hidup abadi. Dan hanya dengan tehnik itu dia bisa mewujudkan menjadi seorang monster yang tak terkalahkan." terang Aurora.


" Mengerikan." desis Lei.


" Sangat mengerikan jika itu terjadi, maka dari itu kekuatan ku, aku sendiri yang menyegelnya dalam tubuhku." kata Aurora.


" Lalu, bagaimana kau pinjamkan kekuatanmu jika kau sudah menyegel kekuatanmu." tanya Lei.


" Hanya perlu 10% energi Holy wing untuk membuat Apollo tersadar dari Trans nya. Dan itu juga sudah cukup untuk menghancurkan Azkario." kata Aurora.

__ADS_1


Lei terbelalak.


__ADS_2