
Dora tampak tersenyum tipis, entah apa yang dipikirkan olehnya. Menghadapi serangan fisik yang dialiri power , dan tak mampu menjatuhkan Grey dua kali kini dia malah tersenyum.
" Baru kali ini aku menikmati sebuah pertarungan, dan jika harus mati disini aku sudah cukup puas." batin Dora.
LEVITATION!
Tubuh Dora terbang melesat kesamping mencoba menghindar dari serangan Grey. Namun belum sempat dia mengumpulkan energi untuk menyerang, Grey dengan cepat sudah masuk dalam area pertahanan nya.
TELEPORT!
Dora menghindar serangan Grey dengan memindahkan tubuhnya. Dia mencari celah untuk melakukan serangan balik kepada Grey. Namun dimana pun Dora menghindar dengan cepat juga Grey mampu menembus areanya.
" Gila, cepat sekali gerakan fisik nya. Aku yang sudah menggunakan skill bisa diikutinya. Apa mungkin...? " Dora lalu melihat dengan cermat gerakan gerakan Grey.
Lalu dengan cepat dia mengeluarkan energi untuk memukul Grey dan lalu terbang kebelakang mengambil jarak. Grey yang menerima pukulan Dora tertahan gerakannya.
" Aku menghadapi seorang Re-Gen yang sangat istimewa. Hahahah. Kau bisa menggunakan skill tanpa disadari oleh lawanmu.Hebat!! kata Dora.
" Apa?? Jangan bercanda Dora, kau bilang dia bisa menggunakan skill? Dia hanya mengandalkan kecepatan fisiknya saja. Jangan ngigau kau Dora." kata Crome tak percaya.
" Bagi kalian Re-Gen recehan tak akan bisa melihat dengan jelas, begitu cepat dia menggunakan kombinasi skillnya. Hahahah. Multi teleportasi, kau sudah sejauh itu Grey!! kata Dora. " Sungguh menarik, dari mata Re-Gen rendahan ini kau hanya terlihat cepat dalam gerakan fisik, namun aku baru menyadari Multi teleportasi mu sungguh halus sehingga terkesan kecepatan mu adalah kecepatan fisik."
Grey tersenyum sinis. Matanya tetap menatap tajam Dora.
" Dimana Lila." kata Grey, matanya mulai tampak menyeramkan.
" Bermainlah sebentar lagi Grey, aku sedang menikmati setiap tetesan darah ini." kata Dora sambil sambil menyeka darah di bibir nya, lalu merangsek ke depan menggunakan tehnik Speed nya.
Serangan Dora makin tajam, kombinasi skill, power dan serangan fisik dilancarkan menyerang Grey. Grey nampak menghindari serangan serangan dari Dora.
Dora lalu terbang ke belakang mengambil jarak dan maju lagi dengan kecepatan yang lebih tinggi. Grey masih bisa menghindari serangan Dora dan..
TAPP!!!
Grey berasil menjambak rambut Dora dari belakang lalu tendangan keras mendarat di panggung Dora membuat Dora terlempar ke depan. Belum sempat jatuh, Grey sudah berada di depannya dan melayangkan pukulan telak ke perut Dora. Dan diakhiri tendangan keras ke dagu Dora.
Dora terkapar. Crome dan kawan kawannya tampak terkejut sekaligus tak tega melihat Dora dijadikan bulan bulanan Grey.
" Cukup Grey, cukup. Akan kami tunjukkan dimana Lila." kata Crome.
" Omong kosong! Pertarungan ini belum selesai." kata Dora sambil mencoba bangkit.
__ADS_1
" Dora, cukup, kau sudah tak sanggup. Kita mengaku kalah." kata Crome yang melihat kondisi Dora yang sudah babak belur itu.
" Aku baru saja mulai." kata Dora.
Lalu Dora menghimpun powernya, deru angin mendesir. Kumpulan energi melingkupi tubuh Dora. Crome dan Zeda melihat itu dengan takjub. Inilah kemampuan murid paling bertalenta di Akademi. Makin lama bertarung makin bertambah pula GP nya.
" Haaaaaaa!!! "
Dora memekik keras sambil memukul kan power yang terkumpul kearah Grey. Kali ini Grey terpaksa menghindari serangan power dari Dora. Pertarungan semakin lama semakin sengit. Dora yang tadi kelihatan kepayahan seperti mendapatkan energi lagi untuk melanjutkan pertarungan dengan Grey.
Suara ledakan benturan energi sesekali terdengar. Crome dan kawan kawan merasa takjub dengan pertarungan itu, baru kali ini mereka melihat sebuah pertempuran sengit yang sesungguhnya. Beda sekali dengan ketika mereka berlatih.
Brakkkk!
Tubuh Dora terlempar lagi ke belakang. Seperti tanpa merasakan sakit Dora kembali menyerang Grey. Makin lama serangan Dora makin cepat dan kuat.
" Dora, makin kuat powernya. Apakah ini nyata? Apakah ini pertempuran yang nanti akan terjadi di dunia luar sana? Sungguh mengerikan." desis Crome.
Pertarungan sengit, Grey yang sedari awal tampak santai kini mulai terdesak oleh serangan Dora. Beberapa kali dia tampak menghindar dari serangan Dora yang makin lama makin ganas.
Grey menahan kekuatan dan skillnya, dia teringat apa yang dikatakan oleh Conan agar menyembunyikan kemampuannya. Namun begitu menghadapi Dora yang serangannya mulai tajam dia tak bisa hanya mengandalkan release power dan fisik saja.
" Makin lama makin meninggi GP Dora. Layak kalau dikatakan sebagai murid paling berbakat di Akademi." batin Grey. " Conan sialan, kenapa aku gak boleh mengeluarkan semua kemampuan ku. Gara gara DS nih. " gerutunya lagi dalam hati.
LEVITATION!
TELEPORT!
Dora mengeluarkan semua kemampuan untuk menggempur pertahanan Grey. Kekuatan Dora seolah bertambah terus dengan meningkatnya level skillnya. Tak terlihat seperti Dora yang mudah di jatuhkan oleh Grey diawal pertarungan tadi.
" Ah sial, makin merepotkan aja betina ini." desis Grey. " Terpaksa deh, pake skill dikit." batin Grey.
Dia melihat Dora menyerang lagi. Namun tiba tiba tubuh Dora tak bisa bergerak. Diam mematung. Grey menggunakan kesempatan itu. Sedetik kemudian...
PLAK!
PLAK!
BUMMMMM!
Grey melancarkan pukulan dan tendangan bertubi tubi ke arah Dora dan diakhiri dengan tembakan energi yang membuat Dora terlempar lagi.
__ADS_1
Gantian Grey yang melaju menyerang Dora, belum sempat melancarkan pukulan tiba tiba... BLAMMM!
Sebuah pukulan energi telak menghantam Grey.
" Kau penuh misteri Grey, skill mu luar biasa. Kau sudah punya skill Telekinesis. Aku yakin kau punya kemampuan lebih dari itu. Keluarkan semua Grey. Keluarkan gak perlu ragu." kata Dora.
" What? Telekinesis? Itu sudah level Guardian Re-Gen, masa iya GP Grey sudah lebih dari 20.000 Scale? Tak mungkin, anak baru ini.... " Crome tercekat tak bisa melanjutkan perkataan nya.
Crome melihat gelang Indicator Scale nya dan di sana masih tertulis 60 GP SCALE.
Grey terdiam, bahkan sedikit dan sehalus apapun dia mengeluarkan skill Dora bisa mengetahui nya. Tiba tiba Dora melakukan serangan lagi, kali ini serangannya cepat.Grey menyadari bawa semakin lama bertarung Dora semakin kuat dan kuat saja.
Grey terdesak,
Multi teleportasi!
Tubuh Dora dengan cepat berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya seolah tubuh nya berubah menjadi banyak.
BLLLAAARRR!!!
Pukulan dengan full power menghantam Grey. Namun Grey masih kokoh dengan kuda kudanya. Tangannya menyilang di depan dada dan tampak selubung energi mengelilinginya membentuk SHIELD.
Melihat serangan nya gagal Dora lalu melompat kebelakang.
" Akhirnya keluar juga skill mu. Membuat pertarungan ini jadi menarik bukan." Dora terkekeh melihat Grey akhirnya menunjukan skillnya.
Crome dan Zeda melongo melihat kemampuan Grey, mereka baru sadar bahwa yang dulu mereka remehkan mempunyai level yang jauh diatasnya.
Dora sendiri merasa heran dengan keadaan dirinya. Meskipun terjatuh dan hampir kehabisan energi, makin lama bertarung dia merasakan tubuhnya semakin ringan dan aliran energinya semakin berlimpah.
" Sensasi yang tak pernah kena rasakan. Apa ini ya? Tubuhku dikelilingi energi, ringan dan menggunakan skill dengan lancar. Tak pernah ku rasakan ketika di m
ode simulasi training." Batin Dora.
Grey masih menatap tajam ke arah Dora, dia nampaknya sudah ingin serius mengakhiri pertempuran ini.
" Kepalang tanggung, biar dia tahu kemampuan ku." gumam Grey.
Mereka menjaga jarak untuk melancarkan serangan berikutnya.
Namun tiba tiba..
__ADS_1
SPPPLLLASSSHHH
Lesatan pukulan energi menghantam mereka berdua.