
Kedua mayat dokter yang berada di ruangan Grey itu tampak masih mengepulkan asap tipis.Bau gosong daging terbakar masih terasa menyengat.
Master Conan masuk ke ruangan itu.
" Lapor Direktur, para Ranger sudah kita siagakan untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan." kata Master Conan.
Direktur Dan hanya mengangguk.
" Lanjutan ceritamu anak ku." kata Direktur Dan kepada Lila.
" Saya tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya, namun ketika saya diluar ruangan, tidak selang berapa lama terdengar teriakan keras dari dalam. Saya tak berani masuk pak Direktur, tapi teriakan makin keras dan saling bersahutan, lalu saya beranikan untuk melihat dan begitu pintu terbuka, kedua dokter ini sudah mengejang dengan asap keluar dari tubuh mereka. Saya panik, karena ku kira Grey terjadi sesuatu hal yang tidak bagus. Kemudian saya berlari ke kelas dan meminta Atlas untuk menghubungi master Conan dan petugas Ranger akademi." papar Lila.
Direktur Dan terdiam, dia menghela nafas panjang.
" Cek kondisi Grey dan segera laporkan ke saya begitu analisa keadaan Grey sudah di dapatkan." perintah Direktur Dan kepada Master Conan.
" Siap, laksanakan." kata Master Conan.
Direktur Dan melangkah pergi kembali ke ruangannya.
Pikirannya menerawang jauh. Ada sedikit kerisauan dalam pikirannya.
" Tak diragukan lagi, itu Black Absorbsion." desis Direktur Dan.
Sesampainya di ruangannya, Direktur Dan membuka file di komputer nya. Hologram data digital segera keluar begitu komputer itu dinyalakan.
" Sinkronisasi data Dan?" kata Kante yang untuk kesekian kali nya keluar dari mode Shadow nya.
Direktur Dan mengangguk, " Tak diragukan lagi itu adalah Black Absorbsion, Kante. Tapi dalam kondisi tak sadarkan diri, Grey bisa mengaktifkan skill itu? Kejadian ini membuat gamang." kata Direktur Dan.
" Ya, kita tak pernah menemukan orang yang menggunakan Black Absorbsion dengan posisi koma atau pingsan atau bahkan tidur sekalipun. Ini sesuatu yang baru." kata Kante.
" Apa iya pewaris Sang Legenda bisa sehebat itu? Tanpa kuasa kehendak bisa mengeluarkan skill hebat dan terlarang itu." kata Direktur Dan.
" Aku juga tak mengerti." kata Kante.
Direktur Dan masih sibuk dengan hologram data digitalnya. Ada sesuatu data yang dia cari terkait soal Black Absorbsion.
__ADS_1
Setelah beberapa saat, Direktur Dan menghempaskan punggung nya di sandaran kursi
" Nihil. Tak ada keterangan apapun soal Black Absorbsion yang di gunakan tanpa kesadaran seperti Grey." kata Direktur Dan.
" Makin menarik sebenarnya perkembangan re-gen sekarang ini. Ada kasus baru setelah puluhan tahun lalu Apollo membangkitkan kekuatan Sang Legenda dalam tubuhnya. Kita sudah melihat dua dari tiga tehnik haram Re-gen." kata Kante.
" Ya...kita sudah melihat Black Absorbsion dan Immortal Phoenix. Tapi kita tak punya data soal skill haram Re-gen yang bernama Demon Sword." kata Direktur Dan.
" Kita hanya pernah mendengar itu tapi kita tak pernah melihat bagaimana skill itu bekerja." kata Kante.
" Aku merasa mereka berdua adalah anak Apollo, sahabat kita." kata Direktur Dan.
" Kau yakin?" tanya Kante.
Direktur Dan mengangguk.
" Biarpun kita tak tahu bagaimana Black Absorbsion itu aktif ketika Grey koma, tapi itu tetaplah Black Absorbsion, skill Re-gen terlarang yang hanya Sang Legenda dan keturunan nya yang bisa menguasai nya." kata Direktur Dan.
" Hemmm, benar juga. Lalu apa yang akan kau lakukan." tanya Kante.
" Bantu lah aku sekali lagi Kante, kau jadilah pengawal mereka berdua." kata Direktur Dan.
" Aku tak suka terikat, kau tahu itu Dan." kata Kante.
Direktur Dan berdiri dan memandang ke luar jendela melihat anak anak akademi berlatih mengembangkan kemampuan mereka.
" Aku tahu bagaimana karakter mu, tapi bagaimana kalau Grey dan Ziki adalah anak dari Apollo?" tanya Direktur Dan. " Bukankah kita berhutang budi dan janji kepada mereka?" ujar Direktur Dan lagi.
" Dan, kita sudah tua, era kita sudah berlalu, beban janji dan hutang budi kepada Apollo harusnya tidak menjadi tanggung jawab kita berdua saja, bagaimana dengan Zorda dan Zulmar?" kata Kante.
" Apakah kau akan memilih jalan seperti mereka?" tanya Direktur Dan.
Kante tertawa keras. Dia menepuk pundak sahabatnya itu dan ikut melihat anak anak akademi yang sedang giat berlatih di halaman akademi.
" Demi Apollo dan Lei, akan ku jaga mereka semampuku, aku bukan lah orang yang lepas janji sobat. Kau tahu itu." kata Kante
Direktur Dan tersenyum.
__ADS_1
" Terima kasih sobat." kata Direktur Dan.
" Tapi aku ga mau menjaga mereka secara formal. Bakalan kurang nyaman ntar. Biar ku jaga mereka dengan cara ku sendiri." kata Kante.
" Hahahah. Aku yakin pasti kau bakalan seperti itu. Terserah lah kau mau bagaimana, yang penting jaga mereka." kata Direktur Dan.
***
Di ruangan ICU tempat Grey dirawat, nampak Ziki, Conan, Lila dan beberapa petugas medis tampak mulai memeriksa kondisi Grey terkini setelah kejadian penyusup tadi.
" Bagaimana keadaannya, Dok?" tanya Master Conan.
" Mengagumkan" kata Dokter itu.
" Maksudnya?" desak Master Conan.
"Regenerasi sel nya cukup cepat, pembuluh darah nya sudah hampir 90% pulih. Hampir tak ada Re-gen yang bisa pulih secepat ini setelah kerusakan organ hampir 90%." kata Dokter itu.
" Apa yang menyebabkan dia pulih dengan begitu cepat? Bukankah kerusakan diatas 70% akan mengakibatkan kematian bagi Re-gen?" tanya Master Conan.
" Itulah yang perlu diselidiki. Sampel darah, rambut dan sumsum tulang Grey sedang kita teliti, sebentar lagi mungkin akan keluar hasilnya." kata Dokter itu.
" Dokter, bagaimana menurutmu soal kematian dua penyusup tadi?" tanya Master Conan.
" Aku tak tahu pasti, cara kematian yang mengenaskan tadi juga baru saja aku lihat. Semua serba baru bagi ku." kata Dokter itu.
" Pernah dengar tentang Black Absorbsion?" tanya Master Conan lagi.
Dokter itu mengangguk kan kepala.
" Dari beberapa literatur, aku tahu ada tehnik terlarang bagi kaum Re-gen yang sampai sekarang tidak diwariskan kepada seorang Re-gen pun kecuali Sang Legenda. Memang jika dilihat dari cara mereka mati dengan tersedotnya energi dan sel kehidupan mereka, bisa jadi itu karena Black Absorbsion. Tapi kembali lagi, aku hanya tahu ciri ciri nya melalui literatur dan buku buku tempo dulu. Untuk secara langsung, aku tak pernah lihat." kata Dokter.
" Hemmm, berarti Dokter pun setuju kalau tehnik terlarang Re-gen itu ada dan bukan hanya sekedar cerita saja?" kata Master Conan.
" Tidak ada salahnya percaya kan? Kita dianugerahi kekuatan istimewa, dan tidak menutup kemungkinan kalau kekuatan itu tetap ada kekuatan yang paling puncak. Dan kita belum tahu sampai dimana kekuatan puncak kita para Re-gen, kecuali mendengar cerita tentang tehnik terlarang Re-gen yang sangat mengerikan." jelasnya lagi.
Master Conan terdiam. Tiba tiba pintu kamar diketuk.
__ADS_1
Tok! Tok! Tok!