
Azkario menerima pukulan beruntun dari Apollo, darah segar keluar dari mulutnya. Azkario menggeram marah. Sebuah teriakan keras membahana di seantero aula kastil menampakkan kemarahan Azkario yang memuncak
" Bocah jahanam, berani berani nya kau menentang ku." geram Azkario.
Apollo masih menatap dengan pandangan kosong dan mengacuhkan perkataan Azkario.
ZREEETTT
Tekanan energi besar keluar dari tubuh Apollo disertai dengan kilatan listrik berdaya ribuan volt. Dan, Lei serta Kante yang melihat kejadian itu merasa ngeri dengan perubahan kekuatan Apollo yang tiba tiba itu.
" Apa yang terjadi dengan Apollo? " desis Kante.
BRRRTTTTTT
Energi listrik dari tubuh Apollo makin membesar sehingga mengeluarkan kilatan kilatan listrik yang dahsyat. Azkario yang sedari tadi berdiri tampak resah melihat kekuatan dahsyat di depannya.
" Ugggghhhhh.. " Kante merasakan tekanan yang hebat di tubuhnya. Dia melirik Lei yang sudah tak sadarkan diri menahan tekanan energi itu. Dan mencoba merangkak ke arah Lei dan juga Kante.
" Kante, gunakan Shield, kita akan mati jika tak mampu menahan tekanan energi ini." kata Dan.
Kante lalu melakukan teleport dan membawa Dan berkumpul dengannya dan Lei. Lalu dengan sisa energi nya Kante membuat Shield untuk menahan tekanan energi Apollo yang makin lama makin besar.
Azkario memperkokoh tubuhnya agar tidak terlempar oleh kilatan tekanan energi Apollo. Dia tampak juga menggunakan Shield untuk menahan tekanan energi Apollo.
" Kurang ajar anak ini, tak ku sangka bisa membangkitkan kekuatan sehebat ini. Re-Gen ternyata penuh misteri dan kejutan. Sialan." gerutu Azkario.
Dia melihat Apollo hanya diam berdiri. Dia menyerang hanya dengan menggunakan tekanan energinya. Lalu Azkario kembali mengeluarkan tentakelnya lagi. Kali ini tentakel yang keluar dari punggung Azkario berupa sepasang tentakel yang cukup besar.
SRAAAAPP
Tentakel besar dan di ujung nya menyerupai mulut yang menganga lebar melesat menyerang Apollo seolah ingin memangsa Apollo yang berdiri tegak dengan kokoh.
JEGAAARRR
Suara ledakan terdengar ketika tentakel itu menghantam Apollo dan seketika tentakel itu hancur berkeping-keping. Apollo tak bergeming sedikitpun.
Dia lalu mengarahkan telapak tangannya ke depan. Kemudian tubuh Azkario terangkat ke udara.
BLAR
Azkario terhantam kekuatan Apollo dan terlempar lagi.
" Aggggghhhhhh " teriakan Azkario melengking keras.
__ADS_1
Tubuhnya terjatuh keras di lantai.
" Sialan, sungguh sialan anak itu." gumam Azkario. Kemudian dia bangkit dan meningkatkan energinya mencoba mengimbangi tekanan energi dari Apollo.
Benturan energi itu mengakibatkan ledakan ledakan lagi dan lantai dan dinding aula mulai retak akibat tekanan benturan energi itu.
Azkario kemudian melesat menyerang Apollo, dengan kekuatan maksimal nya. Ledakan makin sering terjadi ketika benturan benturan energi itu makin tak terelakkan.
Pukulan pukulan Azkario menerjang Apollo, Dengan mudah Apollo menghindar dan menangkis serangan Azkario.
BLAAR
Tubuh Azkario kembali terlempar begitu tendangan keras Apollo mendarat di dada nya. Dengan keras tubuhnya menghantam tembok kastil itu.
Hoeekk
Azkario kembali muntah darah. Namun dia segera bangkit lagi. Apollo kali ini yang melakukan serangan. Tubuhnya menghilang dan sedetik kemudian dia berada di depan Azkario dan..
BLARRRR
Tinju dengan kekuatan besar menghantam Azkario. Namun demikian dalam sekejap mata Azkario bisa melakukan teleport untuk segera menghindar dari pukulan Apollo. Belum sempat menghela nafas, Apollo kembali sudah berada di depannya dan tendangan nya kali ini gelak menghantam kepala Azkario.
Azkario jatuh terjerembab di lantai dan sekali lagi tendangan keras menghantam nya. Tubuh Azkario melayang seketika. Secepat kilat Apollo pun sudah berada di belakang Azkario dan menahan punggung Azkario dengan telapak tangannya.
BLAAARRR
" Aku,, yang memiliki kekuatan Iblis dan energi para Re-Gen yang ku hisap, dijadikan mainan oleh anak ingusan ini? " desis Azkario.
" Kekuatan dari mana itu? Apa yang tidak ku ketahui tentang Re-Gen? Aku tak pernah melihat kekuatan seperti ini bahkan Zigma pun tak pernah ku lihat punya kekuatan ini." gumamnya lagi.
Melihat Azkario dijadikan bulan bulanan oleh Apollo, Kante yang sedari tadi melihat pertarungan itu merasa takjub dengan kekuatan mahal besar itu.
" Apollo... apa yang terjadi denganmu? " gumam Kante.
" Dia kehilangan kesadaran nya. Kekuatan besar itu tak dapat dikendalikan Apollo, itu bahaya. Apollo bisa kolaps dan lumpuh jika tubuhnya tak mampu menahan energi itu" kata Dan
" Dan, kau sudah sadar? Apa yang terjadi dengan Apollo? tanya Kante.
Dan menggeleng.
" Aku tak tahu apa yang terjadi dengannya, namun kurasakan nyawa Apollo dalam bahaya besar." kata Dan
" Apa yang harus kita lakukan? " tanya Kante
__ADS_1
Dan tersenyum tipis, " Dengan kondisi prima pun kita tak kan mampu mengalahkan Azkario, Dan sekarang kau lihat situasinya berbalik. Apollo seperti monster sekarang. Kita tak mampu berbuat apapun." kata Dan.
Kante tercekat. kalau Apollo tak menguasai kesadarannya lagi tidak menutup kemungkinan setelah dia mengalahkan Azkario, mereka pun akan di habisnya.
Azkario berusaha melawan Apollo dengan segala kekuatan yang dimilikinya. Pertarungan sengit kembali terpampang di depan mata.
Azkario berusaha sebisa mungkin mengimbangi kekuatan Apollo. Tubuhnya kini penuh tentakel yang membantunya menyerang Apollo dengan cepat. Kekuatan tentakel itupun meningkat seiring dengan kecepatan cambukan nya yang juga makin cepat.
Apollo melesat menghindari serangan dan cambukan tentakel itu.
BLAAARRR
Energi besar keluar dari mulut tentakel itu menghantam Apollo. Namun itu tak berpengaruh sedikitpun pada Apollo. Shield nya sangat sulit ditembus.
" Sial, sial, anak kurang ajar." gerutu Azkario melihat serangan nya dikandaskan dengan mudah oleh Apollo.
" Tubuh manusia ini begitu lemah, apa aku ke wujud asli ku, kalau begini terus aku bisa mati dalam tubuh menjijikkan ini. Tapi.. " belum sempat meneruskan pemikiran nya, Azkario kembali terhempas oleh pukulan Apollo.
Tubuh Azkario limbung tak bergerak. Apollo dengan tatapan kosong nya masih memperhatikan Azkario yang tak berkutik lagi. Dia tahu Azkario tak semudah itu mati. Dalam kondisi trans kewaspadaan Apollo masih terjaga.
Bener juga, Azkario perlahan bangkit. Dan dia terkekeh, tertawa terbahak bahak. Seperti orang gila.
" Menakjubkan, sangat menakjubkan, baru kali ini ada Re-Gen yang mampu membuat ku kerepotan. Bagus bocah, tapi belum cukup." kata Azkario.
" Manusia memang makhluk lemah, tubuh menjijikkan ini begitu rapuh, kau akan menyesal jika aku tunjukkan wujud asli ku bocah." kata Azkario lagi.
Apollo tetap diam tanpa sepatah kata pun. Dia hanya menatap Azkario dengan dingin.
Azkario kemudian bangun dan tiba tiba tubuhnya mengejang hebat.
Kreeekkk
Kreeekkk
Kreeekkk
Suara tulang patah dan saling berhimpitan terdengar. Wujud Azkario yang berupa manusia dengan kepala bertanduk dan tubuh penuh duri tiba tiba melepuh, beberapa bagian tubuhnya mulai pecah oleh tekanan dari dalam. Entah apa itu.
Tubuh Azkario meletup, dari tangan dan kaki nya yang meletup itu keluar tangan dan kaki yang lebih besar hampir lima kali lipatnya. Lalu kepala dan tubuh Azkario terbelah, muncullah bentuk rupa yang menyeramkan dari balik kepala Azkario yang terbelah tadi.
Dan serta Kante terasa mau muntah melihat perubahan tubuh Azkario itu. Menjijikkan. Dan kini mereka menyaksikan tubuh Azkario yang sudah berubah menjadi lebih besar dari tubuh awalnya.
Bentuk nya pun lebih menyeramkan. Mata nya hanya satu ditengah dahi nya. Tubuh nya menjadi lebih besar dan berlendir pekat. Tangan tangan Azkario tampak lebih berotot dan sangat besar dengan dua cakar yang memiliki kuku yang panjang dan tajam.
__ADS_1
Dan setelah itu muncul lagi tentakel dari punggung nya.
Azkario berubah seutuhnya menjadi monster yang sangat mengerikan dan menjijikkan.