
BRAAAKKKK!
Mata Atlas melotot. Biarpun kecepatannya dinaikkan hampir tiga kali lipat dan bisa menembus pertahanan Grey namun Grey masih bisa mengikuti pergerakannya.
" UGHHHHH, kkkaaauuu.... taaakk mungkin.... " kata Atlas lalu jatuh pingsan.
Atlas ambruk, siku grey yang menghantam telak di ulu hati membuatnya tak bisa berkutik lagi.
" Wow luar biasa. Murid kelas dasar dengan 20 GP SCALE bisa menjatuhkan murid terkuat di kelas dasar dengan sekali pukulan. Impresif. Kenalin, aku Zeda, siswa kelas Junior. Level 15. 500 GP, pengen nyoba sejauh mana kekuatan fisikmu itu." kata Zeda.
" Maju aja lah, bareng bareng juga ga papa. Biar lebih cepat pulang aku. Pengen segera mandi." kata Grey memanasi.
" Hohoho, baru bisa ngalahin Atlas aja dah sombong. Aku pun bisa dengan mudah ngalahin dia." kata Zeda.
" Woy Zeda jangan banyak cakap, butuh berapa menit kau jatuhin tikus itu." kata teman Zeda.
" Santai Crome, cukup semenit." kata Zeda.
" Buruan deh, masa sama tikus baru aja kalah.Goblog itu Atlas, dasar lemah." kata Crome. Sepertinya, Crome adalah pimpinan kelompok itu.
" Storm Palm! Speed!!" Zeda mengawali serangan dengan kecepatan tinggi dan tangan kanannya tampak bercahaya tipis kebiruan. Hembusan angin panas menerpa.
Grey menghindari setiap kombinasi serangan Zeda. Kecepatan Zeda makin lama makin meningkat sehingga mata biasa pun bakal susah untuk melihat pergerakannya.
Namun Grey masih dengan tenang menghindari serangan Zeda yang dikombinasi dengan power angin panas yang keluar dari tangan Zeda. Grey meloncat kebelakang selangkah.
" Satu menit." kata Grey mencibir.
" Sialan! Kau tak mungkin hanya mengandalkan fisik dan kekuatan 20 GP." kata Zeda yang tak habis pikir serangan kombinasi nya bisa dihindari dengan mudah oleh Grey.
" Aku cuma tikus baru yang masih pemula, 20 GP dan belum tahu ability ku apa. Cuman ngandalin fisik aja kok." seloroh Grey memancing kemarahan Zeda.
LEVITATION!
SPEED!
Tubuh Zeda terbang melesat kearah Grey, begitu masuk radius satu meter dia lalu menggunakan tehnik speed mengubah arah ke kiri Grey. Grey pun menggeser tubuhnya mengikuti gerakan Zeda namun tiba tiba Zeda menggunakan levitasi lagi dan terbang cepat keatas Grey. Sambil bersiap melancarkan pukulan energinya.
" Mampus kauu!" teriak Zeda sambil memukulkan energinya ke Grey.
BLAAAR!
__ADS_1
Zeda tersenyum puas.
Kena kau, tehnik ku iki yang terbaik dikelas kombinasi levitasi. Batin Zeda puas.
Tapi begitu kagetnya ternyata yang terpukul hanya tanah. Begitu debu debu itu menghilang Zeda tak menemukan Grey yang terkapar terkena hantamannya. Tak sesuai perkiraannya.
Tiba tiba leher Zeda dicengkeram Grey dari belakang. Lalu diangkat nya tubuh Zeda dan dibanting keras ketanah.
BRUG!
" Woooaaahh.. tubuh Zeda terhempas keras ke tanah dibanting oleh Grey. Dan sejurus kemudian kaki Grey menginjak leher Zeda yang lemah tak berdaya. Zeda kepayahan susah bernafas.
" Ooookkkeeee, aaakku kalah." kata Zeda lirih.
Grey pun melepaskan kakinya dari leher Zeda.
" Luar biasa. Tikus baru ini. Mungkin tanpa kau sadari kau menaikkan level kekuatanmu sari 20 menjadi 60 GP SCALE. Menakjubkan. Dan sungguh mengherankan, kau bisa menjatuhkan siswa kelas Junior dan di level 15 hanya sekali pukul." kata Crome sambil bertepuk tangan.
" Kan sudah kukatakan tadi, mending maju semua sekalian biar cepat ku beresin. Aku mau pulang nih." Kata Grey masih dengan nada santainya.
Crome mendekati Grey, beberapa temannya yang lain juga mau mengeroyok Grey. Namun Crome menahan mereka.
" Diam lah kalian, jangan ikut campur. Kemampuan tikus ini menarik, aku ingin mencobanya. Dan aku tak kan kalah sama tikus got ini." kata Crome angkuh.
" Nol persen kekalahan ku darimu." kata Crome lalu tiba tiba menyerang Grey dengan kekuatan fisik yang cepat dan kuat. Grey menangkis dan berusaha menghindari pukulan dan tendangan Crome.
" Wow beda nih, mau adu fisik?" kata Grey.
Tanpa menjawab Crome menerjang lagi dengan kekuatan fisiknya. Namun lama kelamaan kecepatan Crome meningkat tajam. Kombinasi serangan fisik dan ability, persis seperti yang dilakukan Grey waktu menghadapi Atlas dan Zeda.
" Kau kira bisa menipu aku tikus got. Ayo perlihatkan ability mu." teriak Crome sambil terus menyerang dengan kekuatan fisik lagi.
Crome melambari kekuatan fisiknya dengan ability speed dan power level rendah. Dibawah 80 GP agar pukulan fisiknya lebih bertenaga dan cepat.
Grey masih berusaha menghindar dan menangkis serangan serangan dari Crome. Grey meloncat kebelakang sambil mengibaskan tangan tangan nya seperti kesemutan akibat menangkis serangan Crome tadi.
Crome tersenyum sinis.
" Kau akan tersungkur tikus got." kata Crome sambil menerjang lagi kearah Grey.
Kali ini Grey tak menangkis atau menghindar lagi. Dia ladenin pukulan dan tendangan Crome. Grey juga mengeluarkan ability speed nya. Dia berusaha menekan kecepatannya agar tak terlalu mencolok perbedaan kekuatannya dengan Crome. Dia masih ingat apa yang disampaikan oleh Conan. Untuk tidak memperlihatkan kemampuan dan kekuatannya.
__ADS_1
Namun meskipun kecepatan serangan Grey sudah ditahan seminim mungkin namun tetap saja kecepatan kecepatan pukulan dan tendangan Grey masih mengungguli kemampuan Crome.
Keringat Crome mulai menetes, dia mulai cemas. Sesekali dia melirik gelangnya untuk melihat kekuatan Grey. 45 GP Scale.
Apa alat ini rusak? tak mungkin dengan kecepatan dan kekuatan seperti ini hanya sebesar 45 GP. Crome mulai ragu ragu.
Masih dalam kebingungan tiba tiba dia sadar bahwa Grey sudah masuk dalam area pertahanannya dan siap untuk melakukan pukulan kearah dadanya.
SHIELD!
Dengan cepat Crome menyilang kan kedua tangan didepan dadanya dan tubuhnya membentuk bola energi untuk menahan pukulan Grey.
Splasssh!!
Walaupun bisa menahan pukulan Grey dengan Shield nya namun tak ayal Crome juga terhuyung ke belakang.
" Sampah! Siapa kau sebenarnya. Tak mungkin kekuatan sekecil ini bisa mendorong ku kebelakang!" Crome geram.
Grey hanya menunjukkan kepalan tinjunya.
"Fisik is the best!" kata Grey seolah menghina Crome.
Ziki hanya tersenyum melihat Crome tampak kebingungan. Dia tak tahu kalau Grey melakukan Release Power ketika melakukan serangan sehingga kekuatan nya tidak menghantam Crome seluruhnya. Namun di salurkan ke tanah untuk mengurangi kekuatannya.
" Biarpun mereka maju bersamaan tidak lah jadi lawan mu kak." gumam Ziki.
" Lebih baik kalian pergi saja. Hasilnya sudah kelihatan, kekuatan fisikku jauh lebih unggul daripada power dan ability yang kalian banggakan itu." Grey makin saja menindas mental mereka.
Teman teman Crome pun tampak ragu, Crome yang terkuat di kelompok mereke, menguasai 500 GP scale dan kombinasi abilities namun belum juga bisa menjatuhkan Grey yang sudah bertarung lebih dulu dengan Atlas dan Zeda.
" Makin ngelunjak kau tikus." geram Crome.
Tapi belum sempat dia bicara lebih banyak kali ini Grey yang berinisiatif menyerang Crome. Grey meloncat ke arah Crome dengan melakukan pukulan keras ke arah Crome.
SHIELD!
Crome tampak ragu, apakah dia ingin menghindar atau menahan. Akhirnya dia memutuskan untuk menahan serangan Grey dengan tehnik Shield, seketika tubuh Crome tampak terlindungi oleh bola energi tipis yang menahan pukulan Grey.
Namun tanpa dinyana sedetik kemudian energi Shield itu tiba tiba pecah, dan Crome terpental jauh kebelakang.
" Wooooaaa.... "
__ADS_1
Tubuhnya terhempas dan terguling kebelakang sampai hampir 10 meter. Kawan kawan Crome terkejut bukan main.
SHIELD bisa ditembus?