
Siang itu di ruangan kerja tampak enam orang yang diminta Sunli untuk berkumpul dan membahas apa yang ada di daratan baru. Ada Sunli, dokter Asyura, Profesor Yakub seorang praktisi fisika, Tuan Meide, pemimpin utama pasukan penjelajah, Tuan Lemos, seorang peneliti geografi dan sejarawan, dan terakhir seorang anak muda jenius bernama Arthur, seorang ahli biologi.
" Tuan tuan semua, kita berkumpul disini untuk membahas tentang apa yang ditemukan di daratan baru. Banyak penemuan yang kuno, yang penuh misteri dan kita tak mempunyai lagi data-data akurat tentang itu semua. Jadi aku disini meminta masukkan dan tanggapan kalian semua tentang apa yang terjadi." kata Sunli membuka pembicaraan.
Lalu ditampilkan dalam layar beberapa gambar yang di temukan di daratan baru oleh ekspedisi 5 beberapa waktu lalu.
" Ekspedisi 5 menemukan banyak hal peninggalan lawas yang mungkin nanti akan menjadi arah tehnologi perkembangan manusia dimasa mendatang dan berpengaruh dalam kehidupan evolusi manusia." lanjut Sunli.
" Menurut saya tuan Sunli, ekplorasi penemuan yang dilakukan Ekspedisi 5 dan menemukan banyak hal dari kehidupan kuno merupakan suatu petunjuk bahwa tehnologi manusia itu akan berputar. Semua seperti lingkaran. Jadi sebenarnya tak bijak kita mengatakan bahwa tehnologi dimasa lampau itu adalah tehnologi kuno. Itu adalah sebuah tehnologi canggih yang pada zaman itu sudah digunakan. Hanya otak dan pengetahuan kita yang belum bisa mengaplikasikan tehnologi itu dimasa sekarang." kata Profesor Yakub.
" Saya sependapat dengan tuan Yakub, memecahkan misteri sebuah tehnologi tidak boleh tersekat oleh waktu dan jaman." kata Arthur.
" Tuan-tuan, apakah kalian percaya dengan Tuhan?" tiba tiba Tuan Lemos berkata.
Seisi ruangan itu terdiam.
" Itu adalah kepercayaan manusia yang sudah hilang ratusan tahun silam. Akal dan logika mengalahkan sebuah kepercayaan pada kekuasaan Adi Kodrati yang dianut hampir seluruh manusia dimuka bumi pada waktu itu." kata Sunli.
" Benar Tuan, apakah kita percaya pada Tuhan?" desak Tuan Lemos.
Seluruh ruangan itu kembali terdiam. Ada banyak hal berkecamuk dalam hati nya masing masing. Ajaran Tuhan sudah lama punah. Terkalahkan oleh manusia manusia yang lebih percaya akal dan logika.
" Saya percaya Tuhan yang mempunyai kekuatan dan kekuasaan mutlak itu ada." kata Tuan Lemos.
__ADS_1
Semua yang ada dalam ruangan itu tercengang. Menatap tuan Lemos dengan tajam dan tak percaya. Baru kali ini ada seseorang yang berani mengungkapkan bahwa Tuhan yang tak bisa dibuktikan eksistensi nya dipercaya oleh orang yang punya intelektual tinggi seperti tuan Lemos.
" Saya seorang peneliti geografi, sejarah dan geologi. Bukan hanya akal dan pengetahuan yang saya pakai tapi juga naluri. Melihat catatan sejarah masa lalu. Tentang penyampai pesan Tuhan yang banyak dikisahkan oleh generasi terdahulu. Semua adalah bukti bahwa tehnologi modern manusia yang menyampaikan pesan Tuhan kala itu adalah tehnologi langit." jelas Tuan Lemos.
" Kenapa anda menyimpulkan hal itu Tuan Lemos." tanya Tuan Meide.
" Negara ini, State of Noah, kisah seorang penyampai pesan Tuhan, membuat kapal besar yang pada saat itu tak akan mengira manusia bisa mempunyai rumah yang bisa mengapung dilautan begitu lama. Apakah itu tak mustahil? Belum ada catatan sejarah satupun yang mengatakan alat transportasi pada saat itu untuk membuat sebuah kapal kecuali masa Noah. Dan dia membuat kapal itu semua adalah sesuai petunjuk Tuhannya. Kalau itu terjadi, bukan kah itu adalah tehnologi dari langit yang di sampaikan kepada Noah?" jelas Tuan Lemos.
" Dan ada kisah penyampai pesan Tuhan yang penuh dengan tehnologi, yakni Salman. Kisahnya penuh dengan tehnologi langit. Dia bisa berpindah tempat dengan sekejap mata, artinya apa? Teleportasi. Bukankah sebelum Badai iklim tehnologi ini sudah kita pakai? Artinya dari mana Salman bisa tehnologi teleportasi itu pada waktu itu? Tak lain petunjuk dari Langit juga kan? Salman juga dikisahkan bisa terbang dengan bejana, bukankah itu juga kita kuasai tehnologi nya? Kalau dulu Salman bisa seperti itu, tehnologi dari mana kalau bukan dari langit?" papar Tuan Lemos lagi.
" Tapi tak ada bukti bahwa Salman menguasai tehnologi itu kecuali dari kisah dan cerita." sanggah Arthur.
" Apakah ada jaminan bahwa tehnologi yang sekarang kita gunakan akan dipercaya oleh umat manusia ratusan ribu tahun mendatang? Jika mereka pada saat itu hanya mendengar kan sebuah kisah. Apakah mereka akan percaya kalau umat manusia di bumi hampir punah disapu Badai Iklim kalau mereka hanya mengandalkan bukti bukti dan mengabaikan sebuah kisah kisah." kata Tuan Lemos lagi.
" Sebuah kepercayaan adalah sebuah pemikiran dan hati. Tapi apa yang kau jelaskan ini adalah hal sensitif namun masuk akal buatku Tuan Lemos. Percaya atau tidak terhadap Tuhan yang Maha Segalanya, biarlah menjadi urusan masing masing individu. Kita fokus kepada apa yang kita temukan pada daratan baru itu." kata Sunli.
" Tuan Sunli, yang mau saya sampaikan adalah, bahwa yang ditemukan di daratan baru itu adalah sebuah tehnologi dari langit yang dibawa oleh penyampai pesan Tuhan juga." jelas Tuan Lemos.
" Apa maksudnya tuan Lemos?" tanya Sunli.
" Saya melihat beberapa gambar yang tuan kirimkan dan saya mengambil kesimpulan itu adalah algoritma langit tentang senyawa senyawa biologi soal perkembangan sel. Seperti kisah Immortal nya penyampai pesan Tuhan bernama Khaidar." kata Tuan Lemos.
" Kenapa anda selalu menyampaikan tehnologi berkaitan dengan para penyampai pesan Tuhan , Tuan Lemos?" tanya Tuan Meide.
__ADS_1
" Karena tak ada tehnologi yang sangat canggih selain pencipta tehnologi itu sendiri. Dan tehnologi itu sudah diturunkan sejak jaman purwa oleh masing masing penyampai pesan Tuhan." kata Tuan Lemos.
" Saya sepakat dengan Tuan Lemos." kata Arthur membuat semua orang di dalam ruangan itu tercengang.
" Apa kau yakin Tuan Arthur." kata Profesor Yakub.
Arthur mengangguk.
" Rangkaian gambar itu menunjukkan bahwa serangkaian sel yang menggambarkan mutasi genetika." kata Arthur sambil menunjuk beberapa pola gambar yang sama dan di sampaikan berulang ulang.
" Ini adalah rangkaian mutasi genetika yang tergambar berulang ulang. Artinya ini adalah cara tubuh manusia ,hewan maupun tumbuhan bertumbuh dan berkembang." kata Arthur.
" Luar biasa, sangat luar biasa. " kata dokter Asyura
" Apa maksud anda dokter?" tanya Tuan Meide.
" Mohon maaf menyampaikan sebuah hal yang selama ini saya rahasiakan dari tuan Sunli dan semuanya. Bukan karena saya tak mau menyampaikan, namun mengikuti perintah Tuan Erdago. Agar menyampaikan hal ini ketika semua pemikiran sudah terbuka menerima hal yang di luar nalar." kata dokter Asyura
" Jelaskan apa yang telah kau temukan dokter." kata Sunli.
" Tehnologi penyangkal takdir tuan." kata dokter Asyura.
Semua tercengang mendengar perkataan dokter itu.
__ADS_1