
Sunli sedikit memicingkan mata dan memutar sebuah jurnal audio visual dari Erdago berulang ulang. Tampak ada hal yang menarik dari isi jurnal voice yang disampaikan oleh Erdago pada video itu.
" Apa maksud tuan Erdago ini ya " gumam Sunli sambil memutar ulang salah satu bagian jurnal.
" Hari ini, 14 tahun setelah Badai Iklim, tampak sedikit menggembirakan. Ditepi lautan ini, aku mendapati beberapa spesies ikan kecil sudah muncul. Artinya suhu lautan mulai menghangat. Dan itu menandakan suhu di lapisan bumi pun lebih tinggi. Harapan daratan baru ini bukan omong kosong. Dan lebih mengejutkan lagi, terjawab sudah kenapa beberapa waktu lalu muncul sumber air tawar disini, walaupun kecil namun sangat bermanfaat.
Di jurnal ini saya ingin menyampaikan sebuah misteri yang perlu dipecahkan bersama. Dasar pantai ini, ternyata lapisan tanah purba yang mungkin usianya jutaan tahun yang lalu. Susunan lapisan tanah ini membuat ku penasaran, Apakah dengan adanya badai iklim struktur lapisan tanah bumi teraduk? Sehingga lapisan tanah purba pun ikut terangkat ke permukaan.
Sungguh hebat bumi merestorasi dirinya sendiri jika itu benar. Dan ini yang ku pegang adalah struktur lapisan tanah yang beberapa waktu lalu aku ambil dari tanah pertanian warga. Dan mengejutkan, lapisan itupun usia nya jutaan tahun. Lapisan tanah purba, tak heran jika begitu subur dipakai bercocok tanam karena sangat minim zat biokimia yang meracuni. Disini analisa saya, jika memang terjadi pembalikan struktur tanah di bumi, maka bumi yang sekarang sangat sangat murni. Polusi dan racun limbah dari manusia sangat minor. Menunggu dan mencari lagi bukti bahwa habitasi purbakala muncul lagi di dunia baru ini.
__ADS_1
Kecil kemungkinan jika fauna sekarang berukuran raksasa seperti era es jutaan tahun lalu, tapi paling tidak struktur tanah purba ini akan berbicara, akan ada banyak bukti pra sejarah yang akan muncul. Akan ada banyak manuskrip kuno yang menunjukkan peradaban tinggi di era itu akan kembali terkuak.
Secara subyektif , saya meyakini bahwa era prasejarah hanyalah sebuah kata yang kita sendiri meminorkan keberadaan tehnologi tempo dulu. Saya meyakini, bahwa jaman pra sejarah menurut kita, tapi sejatinya mereka sangat maju dalam segala hal, tehnologi, ekonomi, peradaban dan banyak hal lagi. Dan jika ada dari kalian yang melihat dan mendengar jurnal ini, bersiaplah, tehnologi lama yang sangat canggih akan hadir ditengah tengah kita. Tehnologi yang kita anggap lawas namun sebenarnya tehnologi itu merupakan tehnologi masa depan yang kita sendiri tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi, selain hanya memprediksi.
Bersiaplah manusia baru, akan banyak hal hal yang diluar nalar manusia yang akan terjadi dimasa depan. Tehnologi yang kita pandang kuno, lawas dan usang akan menjadi landasan tehnologi masa depan kita. Ingat lah kisah kisah para penyampai pesan dari Tuhan yang dulu banyak orang mengakui, dan menghilang begitu saja di era kemarin. Para pembawa pesan Tuhan yang diceritakan di kitab kitab Tuhan era dulu. Seperti yang kita diami sekarang. State of Noah, bukan kah kisah Noah menceritakan pekerjaan pembuatan kapal raksasa yang pada era itu pun hanya dianggap lelucon? Karena kebodohan dan keegoisan kita yang menganggap diri dan era kita sangat cerdas dan berteknologi tinggi, kita semua terjatuh dalam sebuah kegelapan dunia tanpa kita sadari.
Dan pesanku buat kalian semua yang mendengar dan melihat jurnal ini, pelajari lah secara seksama apa yang nanti kalian temukan , peninggalan ribuan tahun lalu, yang nanti akan menyibak tabir tehnologi tingkat tinggi dimasa datang.
Camkan, buka mata kalian, buka telinga kalian, buka hati kalian, pelajari apa yang kalian temukan peninggalan purbakala jika setelah ini kalian menemukan sesuatu transkrip, manuskrip, atau prasasti apapun itu. Karena itu adalah kunci buat kehidupan manusia dimasa mendatang. Jangan abai, jangan acuh, itu bukanlah suatu hal yang mudah, karena mengartikan makna tulisan, prasasti dan apapun itu dari jaman ribuan tahun yang lalu akan sulit. Tapi bukan tak mungkin.
__ADS_1
Satu peringatan buat kalian, dunia akan kembali membuat siklus tentang kehidupan manusia, perang besar pasti akan terjadi lagi, perseteruan akan terjadi lagi, pertempuran tehnologi pasti akan terjadi lagi. Dan itu tidak akan dapat diingkari, karena kita, manusia, pada dasarnya adalah makhluk yang paling serakah dimuka bumi ini.
Bersiaplah, jika kalian nanti sudah berhasil mengaplikasikan sedikit saja misteri tehnologi purba, kalian akan saling menghancurkan. Dan itu yang selalu dan akan terjadi. Tak perlu bersedih dan susah hati, itu sudah menjadi ketentuan dari Tuhan, Kekuatan Adi Kuasa yang mungkin kalian tak percaya. Tapi aku percaya itu.
Jurnal hari ini sekian."
Beberapa kali Sunli tampak memutar jurnal itu. Ada sesuatu yang menarik dalam pikirannya.
" Terbaliknya lapisan bumi? Memungkin kan munculnya peninggalan purba yang menjadi pintu tehnologi super canggih?" gumam Sunli.
__ADS_1
Dia lalu mengamati gambar yang dikirimkan oleh Tuan Seba tempo hari.
" Masih belum terpikirkan apa motif gambar ini." gumam Sunli lagi.