Project Called Zero

Project Called Zero
Master Conan, Cari Infinity


__ADS_3

Ikky hanya tersenyum dan mengangguk.


" Kenapa kamu pengen jadi Re-gen yang kuat?" tanya Nona Esme kepada Ikki.


" Aku ingin melindungi orang orang yang aku sayang kak " jawab Ikki polos.


Nona Esme tersenyum mendengar jawabannya.


" Dimana keluarga mu sekarang?" tanya Nona Esme.


" Aku hanya punya seorang kakak laki laki, orang tua kami sudah lama meninggal. Dan sekarang kakak ku sedang sakit." kata Ikki.


" Bersabar ya. Nanti kamu akan jadi Re-gen yang hebat dan bisa melindungi kakakmu." kata Nona Esme.


Ikki lagi lagi tersenyum dan mengangguk.


" Aku duluan ya kak, mau ada kelas." kata Ikki.


" Iya. Buruan sana nanti terlambat." kata Nona Esme.


Ikki pun membungkuk kan badan menghormat lalu berjalan meninggalkan Nona Esme. Dilihati nya Ikki yang sudah mulai menjauh dari Nona Esme.


" Dulu aku seumuran mu juga berfikir dengan kekuatan Re-gen ini bisa melindungi orang orang yang ku sayang. Namun..." gumam Nona Esme.


Nona Esme lalu berjalan lagi menuju tempat dimana dia menginap. Sepanjang perjalanan dia memikirkan suatu hal yang jarang sekali dia pikirkan. Sebuah kedamaian.


" Semua yang ada sekarang hanya untuk dibunuh atau membunuh. Ironi dunia ini memang." desis Nona Esme sambil mempercepat langkahnya.


Belum berapa jauh, tiba tiba komunikator ditangan Nona Esme berbunyi.


" Hemm, dari Roger?" kata Nona Esme lalu menekan alat yang ada di tangan kanannya berbentuk seperti jam tangan. Hologram Roger langsung tampak di depan Nona Esme.


" Melaporkan informasi terbaru Nona Esme. Saksi mata mengatakan bahwa Grey memang menguasai Black Absorbsion walaupun ketika itu dia mengalami trans. Artinya dia bisa mengeluarkan tehnik terlarang tersebut tanpa sadar. Dipastikan itu adalah Black Absorbsion." kata Roger.


" Bagus, akan aku analisis kemungkinan nya. Nanti ku hubungi lagi." kata Nona Esme yang langsung menutup jalur komunikator.


" Seperti apa Black Absorbsion itu ya?" gumam Nona Esme sambil terus berjalan.


***


Di Akademi Re-gen Ikki sudah berada di dalam ruangan Grey bersama Lila. Keduanya terus mengamati kondisi Grey setiap hari. Tampak dua orang dokter memeriksa kondisi Grey dengan teliti. Setiap pergerakan yang. terpampang dalam monitor diperhatikan begitu detil.


" Grey malah seperti bahan percobaan." bisik Ikki kepada Lila.


" Sabar lah Ikki, semua demi kebaikan Grey juga." kata Lila.

__ADS_1


" Kalau aku segera kuat seperti Grey mungkin kejadiannya tak seperti ini." keluh Ikki.


" Semua ada prosesnya. Aku yang murid paling bodoh disini aja bisa sabar." kata Lila sambil tertawa kecil.


Master Conan masuk dalam ruangan itu. Mukanya tampak sedikit tegang.


" Ada apa Master? Sepertinya Master sedikit gelisah." kata Ikki.


Master Conan menghela nafas panjang.


" Bagaimana kondisi Grey?" tanya Master Conan mengalihkan pembicaraan.


Lila dan Ikki terdiam. Sambil melihat Grey yang masih terbaring di ranjang. Master Conan mendekat i ranjang Grey dan melihat kondisi Grey lebih dekat.


" Ada perkembangan?" tanya Master Conan kepada Dokter.


" Istimewa." jawab dokter itu singkat.


" Maksudnya?" tanya Master Conan.


" Kondisi Grey hampir dipastikan sudah pulih 100%. Tidak ada organ tubuh yang rusak. Jaringan syaraf dan ototnya pun sudah pulih maksimal. Ini sebuah kondisi yang menakjubkan." kata dokter itu.


" Lalu kenapa masih belum sadar juga?" tanya Master Conan.


Master Conan lalu melangkah menuju ke arah Ikki dan Lila.


" Untuk sementara waktu aku tidak bisa mengajar kalian di kelas. Aku diberikan tugas penting oleh pak Direktur Dan nanti akan digantikan oleh Miss Levita. Kalian belajar dan berusahalah yang maksimal. Dia itu galak." kata Master Conan sambil tertawa kecil.


" Apa iya Miss Levita galak master? tanya Lila.


" Woooo, kalau di level kan dengan Re-gen, galaknya Miss Levita itu di level 99." kata Master Conan.


Ikki dan Lila pun ikut tertawa mendengar Master Conan gosipin Miss Levita


" Aku dengar itu semua master." kata seseorang wanita yang tiba tiba masuk ke dalam ruangan Grey.


" Eh...." Master Conan terkejut ketika melihat Miss Levita masuk keruangan itu.


Ikki dan Lila langsung tak bisa menahan tertawa nya melihat Master Conan ketangkap basah gosipin Miss Levita.


" Enggg, anu Miss, anu.." Master Conan gelagapan mencari alasan.


Miss Levita berjalan sambil membetulkan kacamata nya mendekati Master Conan. Wajah Master Conan pucat pasi. Sedangkan Lila dan Ikki masih saja tertawa melihat Master Conan salah tingkah seperti itu.


" Aku dengar kau akan pergi ke Eastland master." tanya Miss Levita.

__ADS_1


Master Conan pun sedikit terkejut mendengar pertanyaan Miss Levita.


" Em, darimana kau tahu." kata Master Conan.


" Pak Direktur." jawab Miss Levita singkat.


" Ya, ada sedikit tugas kecil dari Pak direktur untuk menemukan Ranger Infinity." kata Master Conan sedikit serius.


" Itu daerah berbahaya. Markas DS. Kamu yakin akan pergi? tanya Miss Levita


Master Conan mengangguk. " Tugas memanggil." kata Master Conan sok bijak.


" Hemm, baiklah. Harus pulang dengan selamat. Kalau kau tak segera pulang aku akan menikah dengan orang lain. Males nungguin kamu yang ga pernah serius." kata Miss Levita.


What?


Ikki dan Lila tercengang. Ternyata Master Conan dan Miss Levita selama ini punya hubungan khusus dan bahkan akan merencanakan menikah?


" Hei, hei, jangan ngomong begitu. Ini ada murid murid lho." kata Master Conan sambil menunjuk ke arah Ikki dan Lila.


" Abaikan kami master." kata Ikki tertawa sambil menoleh dan berpura pura melihat ke arah lain. Lila pun sambil senyum simpul ikut ikutan Ikki menoleh.


" Nah anggap aja mereka ga ada disini." kata Miss Levita. Lalu memeluk Master Conan.


" Woi, malu dong ah." kata Master Conan.


" Bodo amat. Aku ga rela kamu pergi Conan. Aku pasti kangen." kata Miss Levita sambil memeluk Master Conan.


Tampak ragu ragu Master Conan ingin mengusap rambut panjang Miss Levita, dia pun melirik ke arah Ikki dan Lila. Mereka berdua tahu kalau dilirik master Conan lalu berpura pura lagi mengalihkan pandangannya.


" Sebentar aja kok. Pasti Infinity segera ku temukan." kata Master Conan sambil membelai rambut Miss Levita.


Ikki dan Lila yang melihat Master Conan canggung malah cekikikan. Tawanya tak bisa ditahan lagi.


" Hey, hey, kalian berdua ngeledek aku ya." kata Master Conan kepada Ikki dan Lila sambil melepaskan pelukan Miss Levita.


" Hihi beruntung banget Master Conan, punya pacar cantik kaya Miss Levita." kata Lila.


" Iya, katanya tadi galak. Ngga tuh nyatanya." timpal Ikki.


Miss Levita melotot ke arah Master Conan. Lalu dijewer nya kuping Master Conan keras keras.


" Adududuuduh...tuh kan galak." kata Master Conan kepada Ikki dan Lila.


Mereka pun tertawa.

__ADS_1


__ADS_2