
Di dalam mobil.
Alexa dan Jasson tampak saling diam tak mengatakan apa pun, Setelah keluar kamar, Alexa melihat wajah berbeda Jasson.
"Seperti dugaan ku, Nenek tua itu hanya baik di depan ku saja, pasti tadi ia membicarakan sesuatu pada Jasson, sampai Jasson tampak kesal saat ini." Batin Alexa.
"Jasson, bagaimana kalau kita ke cafe untuk mengopi?." Tanya Alexa.
Jasson menatap Alexa lalu kembali menatap layar depan, menganggukan kepala nya menyetujui tujuan mereka.
"Jasson, Aku senang kita bis kesini berdua lagi, Apa kau ingat dulu kamu melamar ku disini?"Ucap Alexa mengingatkan Jasson. Jasson hanya diam namun ia tak melihat Alexa yang mengajak nya bicara, ia membuang muka nya dan tampak tidak nyaman.
Alexa tahu Jasson melakukan nya karena terpaksa, Namun meski begitu, Alexa sudah sangat senang bisa bertemu dengan Jasson lagi.
"Jasson, Maafkan aku sudah mengecewakan mu dulu."Kata Alexa. Kini Mata Jasson mulai menatap wanita yang ada di depan nya.
"Kami pasti melihat berita ku dengan Tuan Ben. tapi ketahui lah Jasson, itu semua hanya settingan untuk menaikan popularitas ku, Sejujurnya di hati ku masih ada kamu."Ucap Alexa dengan sedih nya.
"Alexa, Aku disini karena kau menginginkan nya, Aku masih menghargai mu, Tapi tolong jangan bahas yang telah lalu, anggap saja itu tidak pernah terjadi." Balas Jasson.
"Baik lah Jasson." Alexa tersenyum setuju. meski ia sebenarnya agak kecewa.
__ADS_1
•••
Di tempat lain.
Alyssa yang sedang memainkan ponsel di kamar nya, mendapatkan pesan singkat dari Alea.
"Alyssa, kau tidak melupakan hari ini kan?." Tanya Alea.
Seketika Alyssa bereaksi, beberapa waktu ini, ia begitu banyak pikiran, hingga ia melupakan sesuatu yang penting juga bagi nya, Ulang Tahun Alea.
"Tentu saja tidak, tempat biasa kan?." Balas Alyssa.
Alyssa lalu berjalan keluar dari kamar, untuk menuju ke kamar Nyonya Anas untuk meminta Izin, namun saat sampai di depan pintu kamar Nyonya Anas, Ia kembali ragu, karena mengingat tadi Nyonya Anas suasana hati nya sedang tidak baik-baik saja.
Namun karena ia tak bisa mengecewakan Alea, ia pun mengetuk pintu Kamar itu dengan perasaan hati yang was-was.
"Nona Alyssa, Cari Nyonya ya?." Tanya seorang pelayan yang lewat.
"Iya."
"Nyonya Anas baru saja keluar Nona."
__ADS_1
"Oh, begitu." Balas Alyssa.
•••
Jam menunjukan pukul 7 malam, Alyssa telah sampai di sebuah pantai bersama Alea. Tempat ini menjadi tempat favorit mereka setiap tahun nya, Setiap Alea dan Alyssa berulang tahun, mereka akan datang kesini pukul 7 malam, dan mengucapkan keinginan mereka setelah itu. dan Alyssa hampir saja melupakan hal itu.
"Selamat ulang tahun Alea, Aku selalu mendoakan yang terbaik untuk mu."
"Makasih Sa. Aku juga."Balas Alea.
"Katakan apa keinginan mu tahun ini?." Tanya Alyssa.
Alea menatap Alyssa dengan sendu.
"Kamu Alyssa."
"Aku?." Alyssa tersenyum heran.
"Aku ingin kamu bisa hidup bahagia dengan pernikahan mu."Ucap Alea.
Mendengar kata yang menyentuh, Alyssa membuka tangan nya memeluk Alea. ia tidak menepis begitu saja ucapan Alea, karena ia pun tidak tahu kedepan nya akan seperti apa, Meski ia ragu akan hidup bahagia dengan Jasson. Bagaimana pun ia tahu betul kondisi pernikahan nya saat ini. hanya pernikahan paksaan yang tidak memiliki cinta.
__ADS_1