Ranjang Panas Tuan Duda

Ranjang Panas Tuan Duda
45 - Alyssa Menangis


__ADS_3

Saat Jasson masuk ke kamar, Alyssa tampak sedang memilih pakaian untuk ia ganti, ia melihat Jasson namun segera ia mengalihkan pandangan nya dan masuk ke kamar mandi.


Alyssa merasa kalau hari ini ia di marah oleh Nyonya karena Jasson dan Alexa, dan ini sungguh sulit untuk Alyssa terima.


"Aku akan tidur disini." Kata Alyssa dengan datar, terlihat murung.


Jasson tak menghiraukan nya, Ia duduk bersandar di tempat tidur membaca pesan dari teman Kuliah nya dulu.


"Jasson, Reuni bersama teman-teman Minggu ini, kau datang ya, jangan sampai engak." Isi Pesan itu. Jasson Menyunggingkan senyuman nya, membaca pesan itu.


Pandangan Jasson lalu melihat Ke arah Alyssa yang tampak gelisah saat berbaring. Alyssa gelisah karena memikirkan Nyonya Anas yang marah padanya tadi, tapi Jasson berfikir karena Tidak nyaman berbaring di sofa membuat Wanita itu Tampak gelisah.


"Tidur disini!." Ucap Jasson.

__ADS_1


"Tidak, disini saja." Jawab Alyssa dengan ketus.


"Aku bilang disini!." Jasson menaikkan nada bicara nya, Namun Alyssa sudah tidak lagi perduli, dan menghiraukan nya.


Jasson menggertak kan Gigi nya, turun dari tempat tidur dan mendekati Alyssa yang keras kepala menurut nya. Ia lalu mengendong Alyssa, tak membiarkan Alyssa seenaknya keras kepala melawan nya.


Apa yang dilakukan Jasson tentu saja membuat Alyssa sangat terkejut dan memberontak.


"Apa yang kau lakukan, Lepaskan aku." Kata Alyssa agak berteriak. Namun Jasson tak menghiraukan nya, Ia mengendong Alyssa sampai di tempat tidur, lalu melempar Tubuh itu ke atas tempat tidur.


"Apa kau sudah gila, apa seperti ini cara mu memaksa orang?." Bentak Alyssa.


Alyssa lalu akan bangkit dari tempat tidur, ia tidak terima apa yang lakukan Jasson pada nya. Namun Jasson mencengkram kedua pundak nya, Mendorong nya kembali untuk berbaring.

__ADS_1


Masih tidak mau menyerah, Jasson memeluk Naira, Lalu membaringkan tubuh nya di tempat tidur bersama. Alyssa tetap berontak.


"Lepaskan aku!, Jangan Sentuh Aku!." Teriakan percuma Alyssa yang tidak di gubris Oleh Jasson. Jasson mencengkram nya dengan kuat, tak membiarkan Alyssa lepas dari Pelukan nya. tak membiarkan Alyssa berontak lebih jauh.


Setelah beberapa saat berjuang melepaskan diri, Alyssa pun kehabisan tenaga, Ia lalu menangis seperti anak kecil.


"Aahhh, Kenapa kalian jahat pada ku, apa salah ku?, Kenapa kalian menyakiti ku.." Ucap Alyssa dengan lirih. tangisan nya pecah di pelukan Jasson, Jasson yang mendengar tangisan Alyssa dan apa yang Alyssa ucapkan membuat hati Jasson tergerak, Kemarahan nya karena Alyssa berani melawannya perlahan mereda. Ia pun melonggarkan pelukan nya, namun masih tidak melepaskan nya.


Alyssa lalu membalikkan tubuh nya menghadap ke arah Jasson, Wajah nya tepat berada di Dada laki-laki itu. Tiba-tiba Alyssa memeluk Jasson dan menangis di pelukan pria itu.


Tak lagi dapat menahan perasaan sedih nya karena menghadapi semua ini, Alyssa menuangkan isi hati nya dengan menangis malam ini. Ia seolah lupa kalau ia sangat tidak menyukai Jasson karena Keadaan.


"Tidur lah." Ucap Jasson.

__ADS_1


Alyssa lalu terdiam, memejamkan mata nya, masih sesenggukan di dalam pelukan Jasson. perasaan yang sangat sedih sejenak melupakan rasa benci nya pada Keluarga Graham, termaksud laki-laki yang tengah memeluk nya saat ini.


Jasson merasa bersalah mendengar tangisan Alyssa, Ia merasa sangat bersalah tadi begitu kasar dengan wanita itu.


__ADS_2