
"Jasson, Aku akan pergi ke Australi beberapa Minggu, Aku harap kau tidak melupakan malam kita kemarin."Isi pesan Alexa yang mengabarkan Jasson kalau ia akan ada kerjaan di luar negeri.
Tentu saja mendapatkan pesan itu, Jasson sangat marah, Apa yang terjadi malam itu antara dia dan Alexa. Apa aku menidurinya?." batin Jasson.
Malam itu.
Jasson baru saja pulang dari kantor, wajah nya buram, Ia masuk ke dalam kamar dimana Alyssa sedang duduk di depan meja rias, karena baru saja Alyssa keluar dari kamar mandi.
Alyssa melihat dari raut wajah Jasson, ia tahu pria itu sedang tidak baik-baik saja.
Jasson melonggarkan dari nya, lalu berbaring di tempat tidur. ini bukan Jasson yang ia kenal, Karena biasanya Jasson akan menganti pakaian sebelum tidur.
"Jasson, kau tidak mau makan?." Tanya Alyssa.
"Tidak." Balas Jasson.
Tak banyak yang bisa Alyssa katakan, karena kedua nya memang belum begitu dekat satu sama lain. Begitu cepat Jasson tertidur, Alyssa melihat Jasson tampak begitu lelah setelah Alyssa keluar dari kamar mandi mengambil baju yang tertinggal.
Alyssa lalu mendekati Jasson, membantu laki-laki itu membuka sepatu dan kaos kaki nya dengan perlahan. entah Jasson menyadari nya atau tidak, Jasson tampak tidak membuka mata atau pun menepis bantuan nya
__ADS_1
•••
2 Minggu sudah berlalu, Alyssa menjalani hidup dengan sosok suami yang datar saja tanpa ekpresi. setelah hari itu, saat Jasson melampiaskan hasrat nya karena memikirkan tentang ia dan Alexa malam itu.
Sikap Jasson masih sama dingin nya, sosok pria yang menurut kaca mata Alyssa, Jasson adalah sosok pria Introvert. Namun Meski masih tidak banyak bicara dengan Alyssa, kini Jasson sudah mampu bersikap baik dengan diri nya. dan itu yang Alyssa rasakan.
•••
Alyssa yang duduk sedang berada di dalam kamar mendapatkan telefon dari Azka. Bukan pertama kali Azka menghubungi Alyssa, Sudah ke 3 kali Azka menghubungi nya dalam 2 Minggu ini.
Azka mengajak Alyssa untuk bertemu di cafe dulu tempat mereka sering berkumpul, tapi Alyssa ragu dan takut akan terjadi kesalah pahaman di antara ia dan Nyonya Anas.
"Hi Alyssa, Kamu sedang apa?." Tanya Azka.
"Aku sedang di kamar."
"Alyssa, kapan kau ada waktu?." Tanya Azka.
Mendapatkan kembali pertanyaan yang sama dari Azka membuat Alyssa semakin tidak enak dengan Azka karena terus menolak nya.
__ADS_1
"Besok aku bisa." Balas Alyssa.
"Benarkah?, baik lah, aku tunggu besok jam makan siang di tempat dulu kita sering berkumpul ok?." Balas Azka dengan antusias.
"Baiklah Azka, Em sudah dulu ya Azka, Aku agak sibuk sekarang."Ucap Alyssa mengakhiri sambungan telefon.
"Em Alyssa." Azka ingin menahan, namun Alyssa sudah lebih dulu mengakhiri sambungan telefon nya.
Di tempat Azka berada.
Ia masih berada di kantor nya bersama sahabat nya.
"Kau senang sekali, apa itu wanita yang kau bilang cinta pertama mu?." Tanya sahabat Azka.
Azka tersenyum. "Sudah lama aku mencarinya, akhirnya aku temukan juga. tak akan aku lepaskan lagi."Ucap Azka.
"Wes, semangat Bro, Aku percaya Kau bisa mendapatkan nya."Balas Nya. Azka tersenyum lalu tertawa kecil.
Kesenangan nya bisa bertemu dengan Alyssa besok sudah membuat ia membayangkan kebersamaan kedua nya. tanpa Ia tahu sebenarnya Alyssa mengajak nya bertemu karena Alyssa ingin meminta maaf karena terus menolak dan menjelaskan kalau ia kini sudah tidak sendiri, ia sudah memiliki keluarga yang harus ia jaga statusnya sebagai Istri orang.
__ADS_1