
Perjalanan pulang menuju ke kota nya, Jasson memikirkan apa Benar Alyssa telah menikah, Membayangkan saja Jasson sudah sangat kecewa.
"Vin, menurutmu apa Alyssa benar sudah menikah?." Tanya Jasson.
"Apa kau percaya?." Tanya Alvin.
"Tidak, aku rasa Alyssa bukan wanita seperti itu."Ucap Jasson.
"Kalau begitu percaya saja dia tidak begitu, tidak usah memikirkan yang lain, Mungkin saja Ia mengatakan hal itu karena dia tak ingin kau menganggu nya."Alvin mencoba membuat Jasson percaya Kalau Alyssa belum menikah, dan itu semua hanyalah alasan nya saja untuk menghindari Jasson.
"Berarti anak yang Alyssa kandung mungkin itu anak ku?." Ucap Jasson.
"Yah, mungkin saja." Alvin tersenyum.
Jasson dengan semangat menepuk pundak Alvin. meski belum tahu kebenaran nya, membayangkan anak itu adalah anak nya saja sudah membuat Jasson bahagia.
Alvin tersenyum menggosok pundak nya yang teras kebas karena tepukan itu, Namun ia ikut bahagia karena Jasson merasa senang untuk kehamilan Alyssa.
•••
Saat sampai di rumah.
Jasson dan Alvin masuk ke dalam rumah, terlihat Alexa dan Nyonya Anas tengah duduk mengobrol.
"Jasson, kau sudah pulang." Alexa menghampiri dan memeluk lengan Jasson. Jasson diam dan tak menolak nya, membuat Alexa sangat senang.
"Ayo kita periksakan kandungan mu."Ajak Jasson.
Alexa dan Nyonya Anas saling melihat.
"Tapi kan Alexa sudah memeriksakan kandungan nya."Ucap Nyonya Anas.
"Benarkah?."
__ADS_1
"Tidak apa-apa Ma, siapa tahu Jasson ingin melihat perkembangan anak kami."Ucap Alexa.
Alvin mendengar menyunggingkan senyuman nya. Alexa pun izin masuk ke dalam kamar mandi untuk menghubungi dokter yang memeriksa nya selama ini, dia adalah sahabat nya.
"Apa kau ada di rumah sakit dr Revan?, Aku ingin memeriksakan diri."Ucap Alexa.
"Bukan kah kemarin kau sudah datang dengan mertua mu, kenapa lagi?." Tanya Dr Revan.
"Siapkan saja semua nya, aku akan membayar mu, jangan pikir terlalu banyak."Ucap Alexa.
"Baiklah, Aku tunggu Alexa." Balas Dr Revan.
Alexa tersenyum puas, ia lalu mengajak Jasson untuk segera berangkat.
"Ayo Jasson, aku sudah siap."Ajak Alexa.
"Baiklah, Ayo Ma." Ajak Jasson.
"Mama juga ikut?." Tanya Nyonya Anas dengan heran.
Nyonya Anas yang merasa ia sudah melihat dan enggan ikut pun terpaksa mengikuti keinginan putra nya.
Sepanjang perjalanan Alexa memegangi lengan nya Jasson, Jasson menghela nafas, berharap harapan nya itu benar.
Alexa yang sedang asik dengan diri nya yang begitu bangga bisa mulai mendapatkan hati Jasson pun menyadari sesuatu.
"Vin, ini bukan jalan menuju ke rumah sakit tempat aku biasa memeriksakan diri."Ucap Alexa.
"Iya Vin, kamu seperti nya salah jalan."Kata Nyonya Anas.
"Tidak Bi, Ini sudah jalan yang benar, Jasson ingin memeriksakan Alexa di dokter terbaik." Balas Alvin. Nyonya Anas tentu saja tersenyum mendengar nya.
"Jasson, aku sudah biasa memeriksakan diri ke dokter pribadi ku."Ucap Alexa.
__ADS_1
"Hanya sekali ini, memang apa salah nya."Balas Jasson.
Saat sampai ke rumah sakit, Alexa mulai tidak nyaman. "Jasson, aku ke toilet dulu ya." Ucap Alexa.
"Tidak usah Alexa, hanya sebentar, Itu sudah di panggil."Kata Alvin
"Cepat sekali?." Ketus Alexa.
"Silakan."
"Ayo Alexa, kita tidak perlu menunggu terlalu lama, periksakan hanya sebentar, mungkin Jasson sudah tidak sabar."Balas Nyonya Anas.
Alexa dengan ragu-ragu mangangguk. Alexa pun masuk dan di minta berbaring. Saat membuka pakaian nya hingga perut, Nyonya Anas tidak sabar dan hanya melihat ke monitor.
sementara Jasson fokus ke perut Alexa yang memang seperti orang hamil, yang di katakan Lydia mungkin salah.
Namun kekhawatiran Jasson berubah Saat Dokter berdiri.
"Nona Alexa, kenapa anda memakai perut palsu?." Tanya Dokter. Alexa menelan Saliva nya, kedua mata nya terbelalak usai dokter mengatakan itu.
Nyonya Anas mendengar pun sangat terkejut. sementara Jasson lekas bernafas lega setelah itu.
"Dokter, apa maksud anda?." Tanya Nyonya.
Nyonya Anas mendekat, dan memegangi perut Alexa.
"Buka." Bentak Nyonya Anas.
Alexa ketakutan pun hanya bisa diam.
"Maafin aku Ma, Jasson." Ia memegangi perut nya. seperti yang di katakan Lydia, Kalau Alexa memang tidak hamil, semua sudah dia rancang sedemikian rupa, Kini semua telah terbongkar.
Setelah Alexa buka, Perut nya tampak datar saja, Nyonya Anas yang mengetahui hal itu pun langsung pingsan saat itu juga.
__ADS_1
Jasson dengan khawatir membawa Ibu nya untuk berbaring,sementara Alexa melarikan diri dari sana. karena takut Jasson akan lebih marah lagi pada nya.
Alexa keluar, Alvin melihat nya dengan heran. Belum sempat Alvin menahan nya, Alvin mendengar Jasson memanggil Nyonya Anas untuk sadar.