
Saat Alyssa tengah mengobrol dengan Alea sembari memasak di dapur, Bel rumah berbunyi, mengalihkan pandangan Alea dan Alyssa bersamaaan.
"Siapa yang datang Sa?."
"Ga tahu, aku tinggal bentar ya."Ucap Alyssa sembari berjalan pergi, Alea tersenyum dan mengangguk sembari melanjutkan kerjaan sahabat nya.
Alyssa keluar dan melihat sebuah kotak kembali terletak di depan pintu, Alyssa tersenyum mengelengkan kepala nya memikirkan Azka yang masih peduli pada nya meski sedang jauh di luar negri.
"Sa, Siapa??" Tanya Alea menghampiri Alyssa.
"Paket dari Azka." Balas Alyssa.
"Oh ya, dimana dia, Apa dia sudah pulang?" Tanya Alea.
"Kalau dia sudah pulang, dia pasti sudah datang kesini." Ucap Alyssa.
Alyssa lalu mengangkat kotak itu, namun ia dahului oleh alea. "Aku saja bumil, kau tak boleh mengangkat berat, kasian Ponakan ku."Ucap Alea.
Tanpa mereka tahu, sebuah mobil tak jauh dari rumah Alyssa saat ini, seseorang sedang mengawasi nya.
Alea lalu mengangkat masuk kotak berisikan susu bumil dan buah-buahan.
__ADS_1
"Azka baik banget ya Sa, sibuk tapi masih memperhatikan mu."Ucap Alea.
"Iya, tapi aku tidak tahu kenapa dia pergi selama ini, Nando pun tidak tahu kapan dia akan kembali."Balas Alyssa.
Alea tersenyum mengoda dan mencolek Alyssa. "Cie, ada yang kangen." Goda Alea.
"Bukan begitu." Alyssa salah tingkah.
"Udah lah, gak apa-apa kok, kita berdua aja yang tahu." Alea berbisik di akhir kalimat membuat Alyssa mengidik geli.
•••
Malam hari nya.
Nyonya Anas datang ke kamar Jasson saat Jasson tengah bersiap.
"Jasson, Mama ingin minta tolong pada kamu, Alexa harus memeriksakan kehamilan nya di rumah sakit besok, kamu temani ya."Ucap Nyonya Anas.
"Aku tidak bisa ma, aku akan keluar kota."balas Jassondatar tanpa memandang ke arah Nyonya Anas.
"kamu ini kenapa Jasson, kamu sudah mulai tidak menghargai mama, Mama ajak bicara saja kamu tidak mau melihat Mama."Ucap nyonya Anas mengungkapkan kekecewaannya, karena belakangan ini Jasson bersikap dingin pada nya.
__ADS_1
Jasson terdiam, Ia menghentikan aktifitas tangan nya, berdiri tegap dan melihat sang ibu.
"Apa aku harus begini baru Mama puas?." Tanya Jasson menatap sang ibu.
"Mama tahu kamu seperti ini karena kepergian Alyssa, Tapi bukan mama yang memaksa dia untuk pergi, Memang dia sendiri yang ingin pergi karena ingin terbebas dari perjanjian pernikahan itu."Tegas Nyonya Anas
Jasson membuang nafas berat, Tak ada yang ingin ia dengar lagi dari mulut ibu nya tentang kepergian Alyssa, Karena percuma, ia terlanjur menyalakan ibu nya karena bersikap tidak baik pada Alyssa selama kemunculan Alexa.
"Kalau Mama sudah selesai bicara, Aku harus bersiap, besok aku akan berangkat keluar kota."Ucap Jasson.
Nyonya pun menghela nafas berat, setelah Jasson tak membalas ucapan nya tentang Alyssa.
Nyonya Anas lalu berjalan pergi dari kamar Jasson, Jasson melihat ibu nya pergi, memejamkan mata nya, membuang nafas berat penuh kesedihan dan kemarahan yang bercampur menjadi 1.
Nyonya Ialu menghampiri Alexa yang tengah duduk di ruang tamu, yang tengah menunggu kabar dari nyonya Anas, tentang apakah Jasson akan mengantar nya.
"Bagaimana ma?."
"Jasson akan keluar kota Alexa, Besok mama akan menemani mu."Tutur Nyonya Anas pada Alexa.
Alexa mendengar Jasson tak bisa mengantar nya hanya tersenyum penuh kekesalan di dalam hati nya. karena ia ingin bersama Jasson melihat calon buah hati nya, bukan untuk di temani oleh Nyonya Anas.
__ADS_1
"Baiklah ma, tidak apa-apa kalau dia sibuk."Ucap Alexa tersenyum kecewa.