
"Jasson, Apa kita akan pulang sekarang?." Tanya Alyssa sembari memakaikan dasi di leher Jasson.
Jasson sendiri tidak menolak Untuk di pakaikan Dasi oleh Alyssa.
"Kau masih ingin disini?." Tanya Jasson.
"Saat Emely pulang nanti, Aku ingin berbelanja untuk rumah ini, perlengkapan dapur sudah mau habis."Ucap Alyssa.
"Baik lah, sore saja kita baru pulang, Pakai kartu yang ku berikan untuk berbelanja, Aku mengecek kau belum mengunakan nya."Ucap Jasson sembari mengambil Alih Dasi nya. Lalu ia berjalan keluar dari kamar.
Alyssa melihat laki-laki itu, ada yang berbeda dengan Jasson, Ia lebih tenang dan Lembut menjawab diri nya saat ini. Alyssa merasa lebih tenang ketika Di antara Nyonya Anas dan Jasson, Jasson kini mulai melunak, meski ia tidak tahu apa itu sementara, tapi Alyssa saat ini merasa lebih nyaman.
Jasson keluar dan di ikuti Alyssa, tampak Nando dan Emely sudah duduk menunggu nya.
"Nando, kita berangkat bersama saja."Ucap Jasson.
Nando melihat Alyssa sejenak sebelum ia menyetujui untuk berangkat bersama Jasson hari ini.
•••
Jasson dan Nando pun berangkat sembari mengantar Emely ke sekolah, Alyssa benar-benar tidak menyangka pemandangan ini akan ia lihat.
"Wah, Mobil nya enak banget ya kak, Udah lama tidak naik mobil."Ucap Emely.
"benarkah?." saut Jasson.
__ADS_1
"Iya, semenjak Papa bangkrut, Semua mobil di sita satu demi satu."Ucap Emely.
"Diam lah Emely, Kau terlalu banyak bicara."Ucap Nando.
"Apaan sih Kakak." Emely cemberut.
"Dia memang gitu kak, Bawel mulut nya, tidak mirip siapa."Ucap Nando lagi. Jasson tertawa kecil.
setelah sampai di sekolah Emely, Jasson pun kembali memacu kendara ke kantor.
"Jadi, Alyssa bisa menyetir?." Tanya Jasson di sela-sela perjalanan.
"Bisa kak."Balas Nando.
Jasson pun mengangguk mengerti.
Jasson membuka pintu untuk keluar, Nando pun ikut serta turun bersama nya.
Alvin yang melihat Jasson turun bersama Nando pun tersenyum. "selamat pagi." Sapa Alvin.
Jasson tersenyum, ia sudah bisa menebak apa yang ada di pikiran Alvin.
"Saya permisi dulu pak."Ucap Nando. Jasson mengangguk.
"Wah, dia memanggil mu pak?, kau gila hormat sekali Jasson, dia harusnya memanggil mu kakak ipar." Ucap Alvin.
__ADS_1
"Diam lah, Kau berisik saja, ini masih pagi."Ucap Jasson berlalu masuk.
Jasson melihat punggung Nando yang sudah melangkah sangat jauh. Baru beberapa detik yang lalu ia memanggil diri nya kak, Sekarang sudah berganti Pak setelah sampai di kantor. Jasson menilai Nando sebagai sosok yang profesional. tahu bagaimana ia harus bersikap tanpa di minta.
•••
Siang itu.
Jasson yang sedang berjalan keluar dari ruangan meeting bersama Alvin di kejutkan dengan kedatangan Alexa yang tiba-tiba mengandeng tangan Jasson.
Pemandangan itu tentu saja lansung di lihat Oleh Nando yang juga ikut meeting hari ini.
Nando yang melihat Alexa mengandeng tangan Jasson mengepalkan tangan nya, namun ia hanya bisa diam dan menunduk berjalan pergi dari sana lebih dulu. Jasson melihat Nando melewati nya.
Jasson segera Melepaskan tangan Alexa karena ini sudah menimbulkan kesalah pahaman di antara Nando.
"Apa cara mu seperti itu mengandeng suami orang Alexa?."Tanya Alvin menyindir.
"Jasson juga mantan suami ku Alvin, Aku harap kau tidak lupa."Ucap Alexa.
Alvin menyunggingkan senyuman nya. ingin ia tertawa saat itu.
"Sudah lah, Ada apa Alexa?." Tanya Jasson.
"Aku hari ini ada pemotretan produk, Apa kau bisa menemani ku Jasson?." tanya Alexa dengan manja.
__ADS_1
"Maaf Alexa, aku sibuk, Ada tim ku bisa membantu mu kalau kau butuh asisten." Kata Jasson dan berjalan pergi.
Alvin tersenyum mengejek melihat Jasson berjalan pergi meninggalkan Alexa.