
Di meja makan, suasana begitu tegang, tak ada pembicaraan, Bahkan Tuan Albert pun tak berkata apa pun, hanya suara sendok dan Piring yang saling berbenturan.
Setelah itu, Jasson bangkit berdiri. "Aku berangkat dulu."Ucap Jasson.
"Selamat pagi semua." sebuah sapaan lembut suara Alexa datang menyapa semua yang ada di meja makan. membuat semua nya menoleh ke arah nya.
Jasson lalu berjalan untuk pergi tanpa menghiraukan Alexa, Namun tangan nya di tahan oleh Alexa.
"Jasson, kau mau kemana?." Tanya Alexa.
Dengan kasar Jasson menepis tangan Alexa hingga membuat wanita itu agak terpental.
"Jasson." Bentak Nyonya Anas.
"Jangan kasar begitu dengan Alexa, kamu kan tahu dia sedang hamil."Ucap Nyonya Anas.
......"Hamil?." ......
Alyssa terkejut dengan apa yang di katakan Nyonya Anas, Nyonya Anas yang membela Alexa sudah cukup membuat Alyssa terkejut, kini ia kembali di kagetkan dengan kehamilan Alexa.
..."Apa itu anak Jasson?." Batin Alyssa....
Mendapatkan pembelaan dari nyonya Anas, Alexa tersenyum senang, meski Jasson bersikap seperti itu padanya, tapi Alexa tetap sangat senang, ia di terima kembali meski baru mertua nya.
__ADS_1
Mata Jasson menatap Alyssa yang tampak diam dengan wajah bingung, sebelum akhirnya ia melangkah pergi dengan kecewa.
"Ayo Alexa, apa kamu sudah sarapan?." Tanya Nyonya Anas.
Tuan Albert tiba-tiba menaruh sendok dan garpu agak kasar, hingga terdengar benturan keras dari piring itu.
"Papa sudah selesai."Ucap Tuan Albert lalu berjalan pergi.
Kini hanya tersisa Alyssa yang masih duduk diam tanpa berkata apa pun.
"Maaf Ma, Kedatangan ku membuat kekacauan di pagi ini."Ucap Alexa menunduk sedih.
"Tidak, tidak apa-apa, lagi pula Saya yang meminta kamu datang kan."Ucas Nyonya Anas.
Nyonya Anas lalu mengajak Alexa untuk duduk di ruang keluarga, karena tidak nyaman ada Alyssa yang mendengar pembicaraan ini.
Alyssa yang bingung harus melakukan apa, setelah suasana sarapan tadi sangat tidak baik pun kembali ke kamar nya. Hanya kamar Ini tempat Alyssa bersembunyi, menghindar.
Alyssa masih memikirkan, apa yang terjadi tadi, Alexa hamil anak siapa?, Apa anak Jasson?.
Mata Alyssa menatap keluar jendela kamar, memikirkan situasi tadi. sikap Nyonya Anas yang tidak biasa dan bahkan membentak putra nya demi Alexa, membuat Pertanyaan Alyssa pada diri nya sendiri siapa ayah anak yang di kandung Alexa pun mengarah ke Jasson.
Tok
__ADS_1
Tok
Tok
Suara ketukan pintu di ikuti pintu yang terbuka mengalihkan pandangan. Alexa tampak masuk ke dalam kamar, lalu kembali menutup pintu.
"Hi Alyssa."
"Iya."
"Kau tampak murung sekali, apa kau sedih karena aku hamil?." Tanya Alexa dengan suara lembut, Tapi terasa nyinggung.
"Maaf Nona Alexa, Aku tidak mengerti, untuk apa saya sedih, tentu saja aku ikut senang bersama mu." Balas Alyssa.
"Oh ya?, Meski anak ini anak Jasson?." Tanya Alexa.
"Apa?."
"Ups, Apa kau belum tahu?."Alexa menutup mulut dengan jemari nya lalu tersenyum sinis tipis.
"Apa itu anak Jasson?." Tanya Alyssa dengan kedua mata yang membulat besar.
"Tentu saja Alyssa, kau tidak lihat Sehawatir apa mertua mu itu pada ku?." Ucap Alexa dengan angkuhnya.
__ADS_1
"Maaf Alyssa, Aku harus mengambil kembali posisi ku sebagai Nyonya Di keluarga ini." Ucap Alexa.
Alyssa terdiam seketika mematung, perkataan Alexa sangat membuat nya sangat terkejut. kini ia pun mengerti perkataan Nyonya Anas malam itu. kalau Ia harus menyiapkan diri, mungkin menyiapkan diri untuk keluar dari rumah ini.