Ranjang Panas Tuan Duda

Ranjang Panas Tuan Duda
78 - Kabar Dari Azka


__ADS_3

Dimeja makan.


Alyssa duduk bersama Nando dan Alea di meja makan. Emely tiba-tiba datang menghampiri semua nya.


"Wah, semenjak ada Kak Alea, banyak menu baru di rumah kita."Ucap Emely.


"Tentu saja, Alea kan jago nya dalam hal memasak, bukan kah mimpi mu punya cafe resto Alea?."Saut Alyssa.


Alea tersenyum kecil. "Kau masih ingat saja Sa, Aku bahkan hampir melupakan mimpi ku itu." Senyum Alea perlahan memudar, namun masih mencoba ia pertahankan.


Setelah bekerja di tempat kerja baru nya, Alea tak lagi punya waktu untuk memasak, Bahkan ia hanya memakan makanan cepat saji untuk mengisi perutnya di kala sibuk.


Kesibukan nya tak lagi memberinya waktu untuk mengasah kepandaian nya dalam memasak, ketika ia libur, ia hanya berbaring di kost nya seharian karena lelah, ia pun tahu akan sibuk lagi keesokan harinya.


Semua orang memandang Alea begitu pun Nando. dengan tatapan tercenung. semua diam menatap Alea.


"Ayo makan, nanti kalau dingin sudah tidak lezat lagi."Alea mengalihkan pembicaraan, tak ingin jawaban nya tadi membuat canggung makan pagi mereka.


Emely pun duduk dan mulai menikmati makanan, begitu pun juga yang lain nya.


"Wah, enak ya kak." Ucap Emely pada Alyssa, Alyssa tersenyum dan mengangguk.


"Coba aja Kak Alea jadi istri kak Nando, mungkin aku tiap hari akan makan enak."Ucap Emely.


Seketika membuat Alea yang tengah makan lansung tersedak dan batuk-batuk, Nando menuangkan air untuk di minum Alea.


"Hati-hati makan nya."Ucap Nando.


"Makasih." Alea mengambil dan meminum nya.


Alyssa dan Emely yang melihat kecekatan Nando saat Alea tersedak pun terpaku sejenak melihat pemandangan ini.


"Alea, kamu ga apa-apa kan?." Tanya Alyssa.


"Ga apa-apa Sa." jawab nya.


Emely tersenyum dan menatap Nando penuh selidik.

__ADS_1


"Kak Nando, udah kayak sama pacar aja, keliatan banget khawatirnya."Ucap Emely.


"Aku akan melakukan hal yang sama saat itu terjadi pada mu."Jawab Nando datar begitu saja. sementara Alea tampak salah tingkah.


"Emely." Alyssa mengingatkan Emely untuk tidak berkata terlalu berlebihan dan membuat Alea tidak nyaman.


"Em, Emely, aku sudah siapkan bekal untuk mu, jangan lupa di makan ya nanti."Ucap Alea.


"Benarkah kak?, Siap kalau begitu, Makasih kak Alea."Balas Emely penuh semangat.


•••


Alyssa yang tengah membersihkan kamar di bantu Alea mendapatkan telefon dari nomor tidak di kenal.


Alyssa melihat nomor itu dan ragu untuk mengangkat nya.


"Siapa sa?." Tanya Alea.


"Ga tahu." Balas Alyssa bingung.


"Hallo."


"Alyssa, apa ini Alyssa?."


"Ini siapa?."


"Aku Azka."


Alea menatap Alyssa, lalu memberikan ponsel nya pada Alyssa sembari tersenyum mengoda.


"Azka." Ucap nya dengan suara pelan.


Alyssa mendengar Azka menghubungi nya setelah sekian lama tidak ada kabar pun tersenyum.


"Azka."


"Alyssa, Tadi siapa?."

__ADS_1


"Alea, sahabat ku, Nando membawa nya kesini agar aku tidak bosan."Balas akyysa.


"Oh begitu, apa kabar Alyssa."


"Aku baik, Bagaimana dengan mu, kau lama tidak ada kabar Azka."


"Ia, soal itu ceritanya panjang Alyssa, Nanti tunggu aku pulang aku akan menceritakan pada mu. yang penting sekarang aku dengar kabar mu baik-baik saja, aku sudah tenang."Balas Azka.


"Aku baik, kamu tenang saja, jangan mengkhawatirkan ku."


"Kapan kamu akan pulang?."


"Dalam beberapa hari."


"Baik lah, selalu jaga kesehatan disana Azka."


"Tentu, Makasih perhatian nya Alyssa." Azka tersenyum mendengar ucapan Alyssa yang begitu perhatian pada nya.


"Em Azka, Terima kasih untuk paket yang kami kirim."Ucap Alyssa.


"Paket?."


"Iya, susu dan pakaian bayi."


"Oh itu, Bukan masalah, tapi apa itu sudah sampai?." Tanya Azka.


"Sudah."


Setelah obrolan melepaskan Rindu Azka pada Alyssa selesai, sambungan telefon pun di matikan. Alea yang berada disisi Alyssa senyum senyum sendiri mendengar kedua nya asik bicara.


"Maaf ya Alea, Aku kelamaan ya."Ucap Alyssa.


"Gak apa-apa, Nama nya juga melepas rindu." goda Alea.


"Alea..."


"Iya-iya, aku kan cuman becanda."

__ADS_1


__ADS_2