
Pagi hari nya.
Alyssa membantu Jasson memakaikan Dasi sembari ingin meminta izin pada Jasson kalau ia akan pergi bertemu teman.
"Jasson." Jasson memandangi Alyssa yang berkata pada nya.
"Aku ingin meminta izin bertemu dengan teman sekolah ku di cafe. setelah itu aku akan ke rumah Melihat Emely dan Nando."Ujar Alyssa memberanikan diri untuk berbicara, Meski masih agak canggung tapi izin dari Jasson sangat lah penting untuk ia bisa keluar rumah tanpa di marah oleh Nyonya Anas.
"Pergilah, pake mobil merah di depan, itu untuk mu." Ucap Jasson.
Mendengar hal itu sontak membuat Alyssa binggung mengerutkan kening nya.
"Mobil?."
"Kata Nando kau bisa bawa mobil, Pake mobil itu, jadi aku tidak perlu menjemput mu."Tutur Jasson.
"Itu kunci nya, mobil itu milik mu sekarang." Kata Jasson lagi sembari mengarahkan pandangan nya ke atas meja.
"Makasih Jasson." Ucap Alyssa terpesona dengan apa yang di lakukan laki-laki itu. Jasson membalas dengan senyuman kecil yang sangat tipis di ikuti anggukan kecil.
•••
Mengendarai mobil yang di berikan Jasson padanya, Alyssa pun menghampiri Azka yang tampak sudah duduk menunggu nya di cafe itu. dengan semangat Azka berdiri menyambut kedatangan Alyssa.
__ADS_1
"Hi Alyssa, Akhirnya kau datang." Ucap Azka.
"Iya, Maaf ya membuat mu menunggu." Balas Alyssa lagi.
"Tidak, tidak sama sekali. kau mau makan apa?, ini menu nya."Azka memberikan menu untuk Alyssa. Alyssa pun mengambil dan mulai melihat menu.
Saat ia melihat menu, Tanpa Alyssa sadari, Jasson juga berada disana dengan seorang wanita.
"Alyssa."Batin Jasson.
Alyssa mengangkat kepala nya untuk menyembuhkan pesanan nya pada pelayan, saat itu juga ia melihat Jasson.
Melihat Jasson dengan seorang wanita cantik dan Seksi membuat Alyssa merasa tidak nyaman dengan apa yang ia lihat saat ini.
"Jasson, kau mau makan apa?." Tanya wanita itu sembari memegangi tangan Alyssa. Alyssa menggenggam jemari nya melihat hal itu.
Jasson melepaskan tangan wanita itu dengan mengalihkan tangan nya pada menu. Alyssa pun menghela nafas.
"Kenapa aku cemburu melihat mereka?, Siapa wanita itu?, Apa aku cemburu?." Batin Alyssa memikirkan dirinya tak karuan saat melihat Jasson dengan wanita itu.
"Alyssa. Alyssa." Panggilan Azka mengalihkan perhatian Alyssa.
"Hm Apa?." balas Alyssa linglung.
__ADS_1
"Kau sedang lihat apa?." Tanya Azka sembari melihat ke arah dimana Mata Alyssa tuju. Namun ia tak tahu meja mana yang menjadi perhatian Alyssa.
"Tidak apa-apa." Balas Alyssa tersenyum.
"Alyssa, aku senang sekali bertemu dengan mu lagi, Kamu selalu saja menjadi panutan ku?." Ucap Azka.
"Ha?, Panutan, aku tak mengerti, panutan macam apa?."Alyssa terkekeh.
"Aku harap kau tidak lupa cara bermain Basket." Kata Azka.
Saat masa SMA, Alyssa adalah anak basket yang selalu bermain bagus dan menjadi perhatian banyak siswa. saat mendengar kata Basket Alyssa kembali tertawa.
"Jujur saja Azka, Sejak lulus SMA aku tidak lagi pernah memegangi bola itu."Ujar Alyssa.
"Benarkah?, sayang sekali. tapi aku tetap suka." Saut Azka.
"Ha??"
"Em, Iya, suka saat ingat cara mu bermain dulu."Kata Azka salah tingkah karena takut Alyssa mengartikan ucapan nya tadi.
"Oh."
Mata Alyssa sesekali melihat ke arah Jasson, sesekali juga ia menghela nafas berat saat wanita itu sesekali curi kesempatan menyentuh laki-laki yang berstatus suami nya itu.
__ADS_1