
Jasson masih setia menunggu Alyssa untuk sadar, sudah 2 hari wanita yang ia cintai itu terbaring tidak sadarkan diri. ia sangat berharap Alyssa dan Bayi mereka bisa terus bertahan.
Di tengah kegundahan hati nya saat ini menunggu Alyssa sadar, Alvin datang menghampiri Jasson.
"Jasson." Panggilan pelan itu mengalihkan pandangan Jasson yang tengah berada di samping Alyssa.
"Ada yang ingin ku sampaikan."Ucap Alvin.
Jasson pun mengangguk, ia lekas bangkit berdiri dan berjalan keluar dari ruangan itu, menghampiri Alvin yang sudah lebih dulu Keluar. Wajah Alvin tampak sedih dan gelisah, Jasson pun menatap Alvin heran dan menghampiri nya sahabat nya yang begitu serius.
"Ada Vin?." Tanya Jasson.
"Jasson, Alexa."
"Ada apa dengan nya?."
"Dia sudah meninggal dunia tadi pagi."Ucap Alvin.
Jasson membuang nafas sesak saat ia mendengar hal itu. tak ada kata yang bisa di ucapkan Jasson mendengar kepergian Alexa. kini ia semakin takut dan khawatir dengan Alyssa yang juga belum sadar saat ini.
"Jika dia tidak nekad, mungkin ini tidak akan terjadi."Ucap Jasson. apa yang di lakukan Alexa harus ia tanggung sendiri karena semua memiliki resiko.
Kabar duka ini tentu saja membuat Jasson sangat terpukul, bagaimana Alexa adalah wanita yang pernah menemani nya beberapa tahun ini, Meski pada akhir nya ia memilih untuk berpisah dan meninggalkan nya. Jasson tetap merasa sedih akan hal ini. Begitu pun hal nya dengan Alvin, yang mencintai Alexa dalam diam nya, Meski telah memutuskan untuk membenci Alexa dan melawan nya, tetap di hati kecil Alvin Alexa adalah wanita yang ia cintai dulu.
"Tunggu Mama dan Papa datang, Kita kesana."Ucap Jasson.
"Iya Jasson."
Jasson pun kembali masuk dengan tubuh yang tidak bergairah sama sekali. Sementara Alvin duduk di kursi di selimuti kesedihan.
Jasson masuk ke dalam dan duduk di samping Alyssa, memegangi tangan wanita itu dengan lembut.
"Sayang, segera lah sadar, kamu harus bertahan Demi aku dan Anak kita."Ucap Jasson dengan suara Lirih menahan tangis. Namun pada Akhirnya Air mata itu lolos juga membasahi pipi Jasson. ia mencium tangan Alyssa dan berharap wanita itu akan segera membuka mata nya.
•••
__ADS_1
Nyonya anas dan Tuan Albert sampai di rumah sakit, menghampiri Jasson dan Alvin yang sudah duduk di luar menunggu mereka.
"Jasson, kamu sudah dengar kabar tentang Alexa?." Tanya Bu Anas.
"Sudah Ma, Kami akan pergi kesana, tolong titip Alyssa Ma. kabari aku segera kalau ada sesuatu terjadi."Ucap Jasson.
Rasa nya ia tak ingin meninggalkan Alyssa walau hanya sedetik saja.
"Setelah itu, pulang dan istirahat lah, kamu sudah disini beberapa hari, Datang lagi besok, Papa dan Mama akan disini."Ucap Nyonya Anas. Jasson hanya diam tanpa membalas iya atau tidak.
"Vin, tolong ya."Ucap Nyonya Anas pada Alvin, Alvin pun mengiyakan.
Saat keluar dari rumah sakit, seperti biasa wartawan sudah menunggu Jasson yang tak pernah keluar dari rumah sakit setelah kejadian itu. Wartawan terus menghampiri dan menghadang jalan jasson untuk menanyainya perihal kejadian kecelakaan dan apa yang di rasakan Jasson mendengar kabar kematian Alexa.
Namun Jasson tak ingin menjawab ia terus berjalan sembari Alvin membukakan jalan untuk nya. Baru kemarin dengan senyum dan kepercayaan diri Jasson mengumumkan dengan bangga kalau ia telah menikahi Alyssa di depan media, kini di depan media juga, wajah Jasson tampak lesuh tidak bersemangat.
•••
Di rumah duka, Jasson pun menyalami orang Tua Alexa yang meminta maaf pada Jasson untuk apa yang sudah di lakukan Alexa pada nya.
Setelah dari rumah duka, Jasson masuk ke dalam mobil, menyandarkan tubuh nya di sandaran kursi, tatapan nya kosong dan hanya menelusuri setiap jalan.
"Jasson, kita pulang dulu?."
"Iya." jawab nya begitu singkat, terlihat orang yang tidak memiliki gairah hidup.
"Vin, pulang lah istirahat, Nanti aku akan kerumah sakit sendiri, kau juga butuh istirahat." Ucap Jasson, Alvin menatap Jasson dan mengangguk kecil. Memasuki rumah, Jasson membaringkan tubuh nya di tempat tidur. hingga rasa lelah nya beberapa hari ini mengantarnya tidur begitu cepat.
Saat Jasson terbangun dari tidurnya hari sudah pagi, tidak menyangka dirinya bisa tidur selama ini, sejak malam ia kembali ke rumah, Jasson mendapati ponsel nya mati saat ia ingin melihat jam berapa sekarang, Ia pun mencari cas hp nya dan mengecasnya setelah itu ia ke kamar mandi untuk menyegarkan diri, karena ia akan kembali menemani Alyssa di rumah sakit, ia tidak akan tenang hanya berdiam diri di rumah sakit.
Ia lalu mengambil ponsel nya dan menghidupkan nya. Begitu hidup Jasson di buat kaget dengan panggilan terjawab yang begitu banyak.
Dari Emely, Nando, ibu nya dan juga Alvin. Jasson pun sangat khawatir dan lansung menghubungi Nando.
"Kak Jasson."
__ADS_1
"Ada Apa Nando, Alyssa baik-baik saja kan??" Tanya Jasson.
"Tenang kak, Kak Alyssa baik-baik saja, Dia sudah sadar kak, kami berusaha hubungin kakak, tapi kakak tidak angkat, apa kakak tidur??"
"Aku akan segera kesana."
Dengan bahagia dan semangat Jasson keluar dari kamar saat mendengar istri nya telah sadar. saat Jasson sampai di teras rumah, bertepatan dengan Alvin yang juga datang.
"Jasson kau tidur?, Ponsel mu tak bs di hubungi. "Ucap Alvin.
"Iya Vin, Ayo Vin." Jasson tidak sabar untuk segera sampai di rumah sakit.
Dalam perjalanan menuju kerumah sakit, Jasson terus mengucap syukur karena Alyssa telah sadar. Jasson berlari kecil ke dalam rumah sakit setelah turun dari mobil, melewati wartawan begitu cepat, hingga membuat para wartawan pun semakin penasaran dan bertanya apa yang terjadi, Tapi mereka tidak di izinkan masuk oleh sekuriti.
Saat Jasson sampai, ia di arahkan Nando masuk ke sebuah ruangan dimana Alyssa sudah di pindahkan. disana Alyssa tampak tersenyum menyambut nya sembari di suapi makan oleh Alea yang juga ada di sana.
"Sayang." Jasson memeluk Alyssa dengan bahagia. hingga membuat laki-laki itu menangis
"Aku baik-baik saja."Ucap Alyssa menenangkan Jasson yang menangis, Hanya dengan kata-kata, karena Alyssa masih tidak memiliki banyak tenaga.
"Aku senang kau sudah sadar, Aku mencintai mu."Ucap Jasson masih dalam posisi memeluk Alyssa.
"Iya, aku sudah tahu, aku juga mencintaimu Jasson, tapi sekarang Aku lapar."Ucap Alyssa. Jasson pun tersenyum dan melepaskan pelukan nya.
"Aku akan menyuapi mu."Ucap Jasson.
Alyssa tersenyum dan mengangguk kecil. Nyonya Anas, Tuan Albert serta yang lain pun tersenyum melihat Jasson dan Alyssa yang saling mencintai. hingga tanpa terasa air mata menetes dari sudut mata Nyonya Anas.
-SELESAI-
Follow Ig shanti_san18
jangan lupa like dan Vote nya, terima kasih untuk dukungan kalian selama ini sudah mengikuti perjalanan Alyssa dan Jasson, sehat selalu untuk kalian.
maaf kalau masih banyak yang harus Author Revisi. akan segera Author perbaiki, Salam sayang untuk kalian.
__ADS_1
Mampir juga ke novel Author lain nya ya. Makasih.