Ranjang Panas Tuan Duda

Ranjang Panas Tuan Duda
59 - Bukan Urusanmu


__ADS_3

"Apa?, Alexa hamil?." Alvin begitu terkejut saat mendengar pengakuan Jasson.


Hanya Alvin tempat ia mengungkapkan perasaan nya saat ini.


setelah mendengar dari Nyonya Anas tentang kehamilan Alexa, Jasson pergi dari rumah dan pergi ke club' tempat biasa ia menuangkan perasaan nya dengan di temani bir dan Music.


"Kejadian nya bukan lalu kan?." Ucap Alvin lagi.


"Gila, ini benar-benar gila, Maafkan Aku Jasson, tapi harus ku katakan aku tidak rela Alexa mengandung Anak mu."Ucap Alvin.


"Entah lah, Aku benar-benar tidak mengatakan apa pun. aku ingin kau membantu ku Vin. untuk sekarang aku benar-benar tidak berselera untuk melakukan apa pun." Jasson dengan wajah yang muram tak bersemangat.


"Katakan lah."


"Coba cari tahu, apa aku benar-benar bersama Alexa di kamar hotel waktu itu?, mungkin dari Cctv kau bisa melihat nya." Ucap Jasson.


Alvin menghela nafas membuang kesesakan di dada nya yang terasa sangat membuat nya kesal. "Baiklah, Aku akan mencari tahu untuk mu."Ucap Alvin.


"Terima kasih Vin, kau yang aku andalkan saat ini." Jasson menyandarkan tubuh nya di sandaran kursi.


•••


Di rumah Alyssa menunggu Jasson yang tak kunjung masuk ke kamar, tadi ia bersama Nyonya Anas, itu lah yang di ingat Alyssa terakhir kali melihat Jasson.

__ADS_1


Alyssa lalu keluar dari kamar, dan berpapasan dengan Nyonya Anas yang baru saja akan masuk ke dalam kamar nya.


"Ma, Dimana Jasson?." Tanya Alyssa.


"Dia keluar bersama Alvin, lebih baik kamu istirahat."jawab Nyonya Anas datar.


"Ma, Maafkan aku." Ucap Alyssa.


Perkataan itu seolah keluar begitu saja saat menatap Nyonya Anas yang begitu dingin sikap nya pada nya.


"Bukan salah mu Alyssa, Ini salah saya membuat kamu dan Jasson menikah, Saya mungkin tidak akan memaksa kamu lagi, Jadi bersiaplah." Nyonya Anas berkata begitu membuat Alyssa diam, mencoba mengartikan perkataan Ibu mertua nya.


"Aku tidak mengerti ma." Balas Alyssa.


"Nanti kamu akan mengerti."Ucap Nyonya Anas lagi lalu berjalan masuk ke dalam kamar nya.


•••


Keesokan pagi nya.


Alyssa membuka mata nya dan masih tak menemukan Jasson kembali.


"Jasson, kau membuat ku khawatir." Batin Alyssa.

__ADS_1


Alyssa lalu mengambil ponsel nya, Menghubungi Jasson dan seharusnya Sudah Alyssa lakukan semalam, Namun Alyssa memilih menunggu dan akhirnya tertidur.


Drrrrttt


Suara getaran ponsel Jasson membuat nya terbangun, Ia pun mendapati dia ada di ruangan kerja nya.


"Hm."


"Jasson, kau dimana?, kenapa tidak pulang?." Tanya Alyssa.


"Aku ketiduran di ruangan kerja."jawab Jasson.


"Oh begitu kah?, kamu di ruangan kerja mu?." Tanya Alyssa.


"Iya."Balas Jasson. Panggilan telefon lansung di tutup Jasson. Alyssa membuang nafas cemberut.


Tak berselang lama, Jasson masuk ke dalam kamar setelah Alyssa baru saja selesai mandi. Alyssa mencium Aroma Alkohol yang menempel di tubuh laki-laki itu.


"Kamu mabuk Jasson?." Pertanyaan itu terlontar begitu saja.


"Apa urusan mu?, tidak usah mengurusi ku."Jawab Jasson agak ketus.


Alyssa mengenggam handuk di tangan nya, meremas nya, menahan kekesalan nya.

__ADS_1


"Benar, ini bukan urusan ku, seharusnya aku tidak bertanya."Batin Alyssa.


Dengan diam, Alyssa lalu berjalan kelusr dari kamar tanpa mengatakan apa pun. Jasson menatap punggung wanita itu pergi dari kamar. Ia menutup mata nya dan membuat nafas sesak.


__ADS_2