Ranjang Panas Tuan Duda

Ranjang Panas Tuan Duda
94 - Celaka


__ADS_3

Alyysa tampak bahagia dan sangat penasaran dimana dan apa yang Jasson siapkan untuk nya.


"Sayang, Kita akan kemana??" Tanya Alyssa.


"Makan malam yang spesial."Balas Jasson.


"Iya, aku tahu, tapi dimana?." Tanya Alyysa. "Bersabar lah."Balas Jasson penuh senyum yang membuat Alyssa semakin tidak sabar untuk sampai.


Saat mobil Jasson memasuki jalan yang sepi, Alexa yang mengikuti nya sejak tadi, penuh dengan kebencian dan kekesalan yang kembali timbul karena melihat kemesraan Alyssa dan Jasson.


Dengan pandangan kosong penuh dendam, Alexa menginjak pedal gas hingga penuh, membuat mobil nya memacu sangat kencang, pikiran nya sangat kacau membuat ia kehilangan akal dan menginginkan untuk menabrak mobil Jasson dan Alyysa. tak lagi memikirkan apa yang akan terjadi pada dia kedepan nya.


Jasson yang melihat mobil di belakang tampak begitu laju pun merasa aneh dan mencoba menepikan mobil nya sedikit ke kiri untuk memberinya jalan lebih dulu, bagaimana pun ia tak bisa laju-laju membawa mobil karena Alyssa yang tengah mengandung anak mereka.


Dengan menepi nya mobil Jasson, membuat Alexa terkejut. karena itu tidak akan menabrak utuh mobil Jasson dari belakang, menekan rem mobil pun percuma, Mobil Alexa terlalu laju hingga membuat Jasson yang bermaksud ingin menepi pun tak terelakkan dengan senggolan tepi mobil yang membuat Jasson dan Alyssa terkejut dan berteriak.


Benturan begitu keras membuat mobil Jasson pun terseret beberapa meter jauh nya, begitu pun mobil Alexa yang sudah tak terkendali lagi, terpelanting dan terbalik.


Alyssa saat itu terkena benturan pingsan seketika, begitu pun Jasson, Jasson yang masih sadar dan berdarah di kepala nya mencoba untuk menyadarkan diri kalau istri nya dalam bahaya.


"Alyssa sayang, Bangun sayang." Panggil Jasson dengan kepala nya yang juga terasa sangat sakit.


Namun, beberapa kali pun Alyssa di bangunkan, wanita itu tetap tidak sadarkan diri.


"Bangun sayang." Jasson begitu khawatir. ia lansung mengeluarkan ponsel nya untuk meminta pertolongan.


Nando dan Alea yang masih duduk menunggu kedatangan Alyssa dan Jasson pun merasa heran, karena mereka tak kunjung juga datang.


"Kenapa mereka belum datang?." Ucap Alea.

__ADS_1


"Mungkin sebentar lagi."Balas Nando.


Dering ponsel berbunyi.


Nando pun mengambil ponsel dalam saku celana nya dan melihat Nomor Jasson.


"Ini, kak Jasson." Ucap Nando memberi tahu Alea.


"Iya, cepat angkat." Alea dengan tidak sabar, dengan senyum sumringah, berfikir Jasson menghubungin nya mereka karena ingin memberitahu mereka kalau mereka akan tiba.


"Iya kak."


Nando yang mendengar ucapan Jasson yang mengatakan mereka kecelakaan pun lekas berdiri. Alea ikut berdiri karena melihat Ekpresi Nando yang menunjukkan kabar telfon itu tidak baik-baik saja.


"Bertahan kak, aku akan segera kesana."Ucap Nando.


"Ada Apa kak?." Tanya Emely.


" Apa."


"Kita harus segera kesana."


"Alea, telfon ambulan." Ucap Nando, Alea pun mengangguk. sembari berjalan agak berlari mereka mencoba mencapai mobil.


•••


Saat tiba nya Nando, tak berselang lama, Ambulan pun datang, Nando dan yang lain tak lagi peduli pada siapa yang ada di mobil satu nya, karena sudah ada orang-orang yang berkumpul disana. kini yang menjadi kekhawatiran mereka Adalah Alyssa yang juga kepala penuh darah tak sadarkan diri.


Di dalam ambulan, Jasson pun terbaring di dalam ambulan, karena setelah Nando sampai, Jasson pun pingsan seketika.

__ADS_1


Nyonya Anas dan Tuan Albert yang mendengar kabar itu pun lekas menyusul ke rumah sakit, kekhawatiran semua tergambar jelas di wajah kedua orang tua itu. yang mengkhawatirkan anak dan menantu mereka.


•••


Jasson yang terbangun dari pingsan nya, lansung tersentak kaget karena ia mencari Alyssa yang tak terlihat.


"Dimana Istri ku Vin?." Tanya Jasson.


"Alyssa baik-baik saja, jangan banyak bergerak Jasson." Ucap Alvin.


Melihat Ekpresi Alvin, Jasson tahu Alyssa sedang tidak baik-baik saja.


"Aku mau melihat nya."Ucap Jasson.


"Tapi Jasson."


"Bawa aku kesana."


Alvin pun hanya bisa mengiyakan, dengan kursi roda Alvin membawa Jasson ke ruangan Alyssa, Tampak Bu Anas tengah menangis di pelukan Tuan Albert.


"Jasson, kamu sudah sadar nak?, Apa ada yang sakit?." Tanya Bu Anas.


"Dimana Istri ku Ma?." Tanya Jasson.


Nyonya Anas menatap Suami nya. "Ada didalam Jasson, Kata Dokter Alyssa koma. syukur lah bayi nya masih sehat."Ucap Tuan Albert.


Mendengar hal itu, Jasson menangis, Ia merasa sedih, gagal menjaga istri nya itu.


Dengan di temani Nyonya Anas, Jasson masuk ke ruangan ICU dimana Alyssa terbaring saat ini, dengan Banyak alat-alat yang terpasang di tubuh wanita itu, membuat Jasson semakin sedih dan terpukul.

__ADS_1


Seharusnya ini menjadi hari bahagia untuk Alyssa, tapi kini malah sebaliknya.


__ADS_2