
Kilas Balik.
Beberapa hari yang lalu.
Jasson mengajak Alvin untuk berangkat kembali ke luar kota, Perjalanan yang panjang dan melelahkan harus Jasson tempuh demi bertemu dengan Alyssa dan meminta maaf pada nya.
"Aku sudah tidak sabar menemui nya. tapi kita harus mencari keberadaan nya dulu, hubungi orang-orang mu Vin, jangan sampai tidak menemukan nya lagi."Ucap Jasson.
"Aku sudah tahu rumah yang Alyssa tepati saat ini."Ucap Alvin.
Jasson sontak menoleh ke arah Alvin dengan tatapan heran. "Apa yang kau katakan Vin?, bagaimana kau bisa tahu?, kau mencari tahu nya kemarin?." Tanya Jasson.
"Aku sudah lama tahu keberadaan Alyssa Jasson, sejak Alyssa keluar dari rumah mu, tapi aku tidak memberitahu mu, aku menunggu waktu yang tepat saja, aku juga tahu tentang kehamilan Alyssa."Ucap Alvin.
"Kau gila!,, kamu tidak memberitahu ku selama ini, kau membiarkan aku melamun setiap hari memikirkannya, Astaga Vin, aku benar benar tak percaya kau tega melakukan ini pada ku."Ucap Jasson.
"Keadaan nya tidak tepat, yang penting kan kau sudah bebas dari semua nya, hanya tinggal meminta maaf saja pada Alyssa.."Balas Alvin.
"Iya, tapi tetap saja itu tidak benar." ucap Jasson.
"Hentikan mobil!." Ucap Jasson.
"Ini jalan raya, kau gila mau berenti disini."Ucap Alvin.
__ADS_1
"Aku bilang hentikan, Aku bisa pergi sendiri dan menemukan Alyssa tanpa bantuan mu."Ucap Jasson.
Alvin tertawa mendengar nya. "Kau seperti anak kecil yang sedang merajuk, tapi lebih tepat seperti perempuan." Ucap Alvin.
"Hei, aku sedang tak ingin bercanda dengan mu, kau tidak setia kawan sekali."Balas Jasson.
"Iya iya, Aku salah Jasson, tapi aku lakukan juga demi hubungan kau dan Alyssa tidak meregang terlalu jauh, lagi pula kau harus berterima kasih pada ku, selama ini aku mengantar paket kehamilan titipan ayah mu pada Alyssa." Ujar Alvin.
"Apa?, Papa juga tahu?." tanya Jasson. Alvin mengangkat kedua alis nya dengan senyuman mengoda.
"Astaga." Jasson menyandarkan tubuh nya sembari tertawa tak percaya. Ia terlalu bahagia hingga sulit untuk marah, dengan ucapan Alvin kini ia nyakin kalau anak yang di kandung Alyssa adalah anak mereka berdua.
"Jadi masih mau berenti disini?, tidak apa-apa kalau kau mau mencoba nya, agar terlihat kau berjuang mencari Alyssa." Ucap Alvin tersenyum menahan tawa.
"Sialan kau, Cepat lah bawa aku kerumah nya, atau ku potong gaji mu." ucap Jasson.
"Itu rumah Alyssa?." Tanya Jasson. Alvin mengangguk.
Jasson pun sudah tidak sabar untuk turun, Namun Alvin segera menahan nya.
"Jasson, kau jangan pergi kesana sekarang." Ucap Alvin.
"Kenapa?."
__ADS_1
"Alyssa dan adik-adik nya tidak akan menerima dengan baik kedatangan mu."Ucap Alvin.
"Benar juga kata mu, Jadi harus bagaimana Vin?." Tanya Jasson.
"Saran ku, kau harus bicara dulu dengan Nando dan adik nya yang cantik itu, coba lah sampaikan dengan hati mu ingin meminta maaf dengan Alyssa, aku rasa mereka akan menerima dengan baik."Ucap Alvin.
Jasson tersenyum. "Benar juga kata mu Vin, Aku tak menyangka kau sangat handal dalam hal ini."Ucap Jasson. Alvin tertawa kecil.
•••
Di kamar Nando dan Alea yang baru saja baikan, tiba-tiba menerima panggilan telefon dari nomor tidak di kenal. ternyata Itu adalah Azka.
Melalui Azka, Jasson meminta tolong untuk di pertemukan dengan Nando dan Emely.
Azka yang kasihan dengan Alyssa yang selalu saja bersedih pun nyakin kalau Jasson lah kebahagiaan Alyssa, terlebih ia telah mendengar semua yang terjadi dari awal sampai akhirnya Alyssa pergi dari rumah, Membuat Azka nyakin Jasson tidak lah buruk.
Nando dan Alea serta Emely pun bertemu dengan Jasson yang sudah menunggu bersama Azka dan Alvin.
"Aku minta maaf karena telah membuat kakak kalian bersedih, tapi itu bukan yang mau saya lakukan, perlahan dari pernikahan tanpa cinta itu, Kini aku sudah mencintai Alyssa, aku tidak mau kehilangan kakak kalian, Beri aku kesempatan 1 kali lagi untuk memperbaiki semua nya dan membahagiakan Alyssa." Jasson menuturkan niat nya dalam pertemuan mereka ini. Nando dan Emely saling melihat, melihat ketulusan Jasson, membuat hati mereka yang awal menolak pun menyetujui semua nya.
Dengan bantuan Emely dan Alea Jasson memasak untuk Alyssa, dan membuatkan surat permintaan maaf untuk istri tercinta.
"Kak Azka, Aku ragu kak Jasson benar-benar sudah mencintai Kak Alyssa."Ucap Nando.
__ADS_1
"Kau harus percaya Nando, Hanya laki-laki yang serius yang berani secara lansung meminta maaf dengan kalian dan kakak mu, lihat dia memasak untuk kakak mu, itu baru permulaan kecil."Ucap Azka menyakinkan Nando.
Meski Azka terluka karena Alyssa cinta pertama nya akan kembali pada Jasson, tapi ia tidak ingin menjadi orang yang egois, karena kebahagiaan Alyssa dan buah hati nya adalah yang terutama saat ini.