
Aku berjalan masuk ke kamar ku sembari mengambil ponsel di tasku, aku sangat terkejut saat melihat motif di layar ponselku
29 panggilan tak terjawab dari nomor tak di kenal.
Padahal aku belum memberikan nomor ku pada siapa pun, lalu mengapa ada nomor yang menghubungi ku.
Aku duduk di pinggir ranjang memandangi ponsel ku tiba tiba nomor itu menghubungi ku lagi, aku pun menjawab telpon dari orang itu.
"Hallo! Emily! Apa ini kamu?" Tanya seorang yang menelpon ku
Dan seperti nya aku mengenali suara lelaki itu, aku memutar otak ku mencoba mengingat kembali suara itu.
"Hendy!" Ucap Ku
"Yah ini aku, sedari tadi aku menghubungi mu tetapi kamu tidak menjawab telpon ku" Tutur nya
"Aku baru saja memegang ponsel ku" Ujar Ku
"Apa perjalanan mu baik baik saja tadi?" Tanya Hendi
"Iya, oh yah Hend! Bisa kah kita bertemu besok sepulang sekolah" Tanya Ku
"Tentu bisa" Jawab Hendy
"Baiklah aku akan menemui besok" Kata Ku
"Aku senang sekali hendak bertemu dengan mu Emily!" Ujar Nya
Selesai kami mengobrol ia pun menyelesaikan telponan nya dengan ku, aku merebahkan tubuhku dan melempar ponsel ku ke kasur itu.
Memandangi langit Langit kamar dan mata ku terkena silaunya lampu itu, aku membalikkan tubuh ku kesamping kanan dan balik lagi kemiri untuk mencari posisi yang nyaman.
Besok aku berniat menemui Hendy ingin menanyakan sesuatu kepadanya,serta sekaligus meminta bantuan nya.
Mata ku memandang pintu kamar ku yang di ketuk dari luar, aku berdiri dan berjalan mendekati pintu perlahan lahan.
Vin berdiri di balik pintu itu dengan menyembunyikan kedua tangan nya di belakang.
"Ada apa Vin?" Tanya Ku kepada nya
"Aku hanya ingin memberikan ini kepada Nona" Jawab Vin memberikan ku sebuket bunga mawar merah
"Untukku?" Tanya ku tertegun Melihat bunga itu
__ADS_1
Jujur ini baru pertama kalinya aku mendapat kan sebuket bunga seperti ini, dulu aku memetik nya sendiri di kebun bunga orang.
"Apa anda menyukai nya?" Tanya Vin
"Aku sangat menyukai nya, terima kasih" Kataku dengan senyuman
Wajah Vin merona lagi seperti biasa saat aku memuji nya atau memberinya senyuman, dan saat aku memuji Crill dia pun ikut merona.
"Bunga ini dari Tuan Crill, Tuan muda menyuruh saya membelikan anda buket bunga mawar da memberikan nya kepada anda" Ungkap Vin
Dari Crill yah, aku semakin penasaran dengan sosok Crill seperti apa? Apa dia orang yang sangat berwibawa dan dewasa atau sebaliknya.
Dan yang membuat ku penasaran lagi adalah Vin, dari awal ia mengunjungi kami di resto ia bertingkah sangat aneh tidak bisa di sebut sebagai seorang bodyguard.
Apakah Crill tengah memakai topeng di hadapan ku, ini membuat ku semakin penasaran seperti nya aku harus mencari tahu tentang mereka berdua terlebih dahulu.
Vin menyodorkan ponsel nya di hadapan ku meminta nomor ponsel ku dengan alasan crill yang meminta nya.
Aku memberikan nomor ku kepada nya dan kemudian ia pergi setelah mendapat kan nomor ku.
Aku kembali masuk ke dalam kamar ku dan menutup pintu, aku mencari laptop yang ku lihat beberapa hari yang lalu di kamar ini.
Aku menemukan laptop itu di dalam laci meja rias, aku mencari artikel tentang Crill di internet tetapi tidak ada satupun yang menunjukkan tentang nya.
Kelihatannya dia menutupi identitasnya dengan sangat baik yah, kalau begitu aku harus mencari tahu nya lewat seseorang yang mempunya bakat Hacker.
Aku menutup kembali laptop dan merebahkan lagi tubuh ku di kasur, akan ku mulai esok hari mecari tau tentang nya ini demi berjaga jaga.
Pagi ini aku telah selesai memakai seragam sekolah ku, aku memasukan buku buku untuk mata pelajaran hari ini.
Aku berjalan keluar kamar dan menuju dapur untuk sarapan sebelum berangkat sekolah, Bi Asih menyiapkan ku Roti dan Susu.
Selesai sarapan aku pamit kepada Bi Asih dan berjalan keluar, di luar rumah raja telah menunggu ku sembari bersandar ke mobil.
"Vin mana?" Tanya Ku kepada Raja
"Masih bersiap siap" Jawab Raja santai
Kami menunggu Vin di depan rumah,ntah apa yang ia lakukan sampai kami menunggu lama.
Vin berlari dari belakang rumah dengan tergesa-gesa, nafas nya tak beraturan.
"Maaf Non! Menunggu lama" Ucap nya berjongkok di samping ku dengan ngos ngosan
__ADS_1
"Tidak apa apa! Tapi! Perbaiki dulu dasi mu sebelum kita berangkat" Pinta Ku
Ia terdiam sejenak dan bengong menatap dasi yang ia pegang.
"Bisa kah anda membantu saya memasang dasi? Saya tidak tau cara memakai dasi" ucap nya memberi kan dasi nya kepadaku
"Apa! Kamu tidak bisa memakai dasi?" Kaget Ku
Aku menerima dasi nya dan hendak memasangkannya kepada Vin, tetapi raja memegang tangan ku .
"Biar saya saja yang memakainya dasi" Tawar Raja mengambil dasi yang ku pegang
"Saya tidak menyuruh Anda memakaikan ku dasi! Saya meminta tolong kepada nona Emily dan bukan Anda" Bentak Vin menaikan nada bicara nya
Raja Menatap Vin dengan tatapan Kesal, Vin memberiku kembali dasinya dan meminta tolong agar aku memakaikan nya.
Raja menatap Vin dengan bersungut-sungut, hingga ia memutuskan untuk memasuki mobil duluan.
Aku segera memakai kan dasi itu kepada Vin yang tengah berdiri tegak di hadapan ku, selama aku memasang kan nya dasi ia terus memandangi ku terus menerus tanpa melihat ke tempat lain.
Groginya aku membuat kesalahan saat memasang kan dasi, dasi nya terbalik.
"Pfff apa yang anda pikirkan sampai sampai dasi nya terbalik" Ucap nya sambil menutup mulutnya dengan tangan nya
Aku tidak menggubris omongan nya dan tetap melanjutkan memasang kan dasi nya, dan tidak lama selesay lah aku memasang kan nya dasi itu.
"Sudah" Ujar Ku berjalan menuju mobil
"Padahal saya masih ingin memandangi anda" Bisik Vin di telinga ku
"Wah, ternyata kamu genit juga yah" kata ku tersenyum sinis kepada nya
"Saya terlihat genit hanya di depan Nona saja" Tutur nya tersenyum lebar
"Seharusnya kata kata itu tidak keluar dari bibir mu" Ucap ku lalu memasuki mobil
Aku duduk dengan tenang di dalam mobil seperti biasa, Raja melajukan mobil menuju sekolah.
Di perjalanan aku teringat ucapan Vin tadi, ia hanya terlihat genit di hadapan ku apa apaan itu bisa bisa nya dia berbicara begitu kepadaku.
Tiba di sekolah kami berjalan hendak memasuki kelas, tetapi tiba tiba tangan ku di peluk oleh seseorang saat aku berbalik ternyata itu Erika.
.
__ADS_1