REINKARNASI KE TUBUH GADIS LEMAH

REINKARNASI KE TUBUH GADIS LEMAH
Pasar Malam


__ADS_3

"Sebaiknya kita segera pulang! Takutnya teman orang orang itu datang lagi!" Ucapku berjalan melewati mereka


Aku duduk di mobil dengan menyandarkan kepalaku di kursi mobil, tubuh ku terasa lelah sekali.


Aku ingin segera sampai dan beristirahat di rumah.


Kami menelusuri jalan yang padat dan meriah, dengan suara musik dan aroma makanan yang menggoda perutku ini.


"Lihat! Pasar malam! Ayo,kita singgah sebentar Emily!" Ucap Selyn menunjuk ke sebuah pasar malam


"Apa Anda yakin mau singgah disana?" Tanya Ku


"Tentu saja! Tidak akan lama kok, hanya sebentar saja" Jawab nya dengan memasang wajah memohon


Aku mengiyakan ajakan Selyn dan kami menuju pasar malam dengan antusias, suasana pasar malam Yang ramai dan berwarna warni membuat mereka semakin bersemangat untuk mengeksplorasi tempat tersebut.


"Kalian masuk aja duluan! Aku mau mengganti baju ku dulu" Pinta Ku


Mereka mengangguk dan Selyn serta Raja melangkah masuk ke dalam pasar malam, meninggalkan ku di mobil bersama Vin entah kenapa dia tidak mengikuti mereka.


"Apakah Anda membawa baju ganti?" Tanya Vin berbalik ke arah ku


"Nih!" Jawab ku sambil memperlihatkan baju yang aku ambil dari tas ku


Kemudian ia mengangguk dan keluar dari mobil, tetapi tetap berada di luar mobil sambil bersandar menatap pasar malam yang semarak.


Aku keluar dari mobil dengan pakaian baru, aku melihat Vin yang masih menunggu ku dengan sabar di luar.


Kami berjalan melintasi berbagai stan dan atraksi di pasar malam itu, sambil mencari Selyn dan Raja yang sudah masuk duluan.


Langkah ku berhenti saat melihat permainan tembak tembakan dengan hadiah boneka beruang besar, mata ku berbinar binar dan aku tidak bisa menahan diri untuk mencobanya.


"Biar Saya saja!" Tawar nya lalu berjalan mendekati permainan itu


Aku memberikan Vin kesempatan untuk menembakkan peluru ke sasaran, aku berdiri di belakang nya memberikan semangat dan berharap dapat memenangkan boneka beruang itu.


Dan aku tidak menyangka bahwa dia akan memenangkan permainan itu.


"Boneka ini untuk mu Emily!" Ucap Vin dengan memberikan boneka beruang itu


"Wah bicara mu berubah yah! Tapi, terimakasih untuk boneka nya" Kata ku sembari mengambil boneka itu


Aku tersenyum bahagia dan memeluk boneka beruang itu, kami kembali berjalan sambil tersenyum dan menikmati suasana pasar malam.

__ADS_1


"Karena kita hanya berdua jadi saya bisa berbicara seperti itu" Tutur VinĀ 


"Oh, memang nya kenapa kalau kita lagi ngumpul dengan yang lain?" Tanya ku


"Saya merasa sedikit tidak enak" Jawab Nya


Kami berjalan mengelilingi pasar malam, melihat lihat berbagai stan dan atraksi yang menarik.


Aku terpikat oleh gelang gelang yang dapat di ukir nama, aku singgah dan melihat lihat gelang gelang itu.


Aku memesan empat gelang dengan empat nama, satu untuk diriku, satu untuk Selyn dan dua lagi untuk Raja dan Vin.


Aku juga harus membelikan mereka, karna mereka juga kan teman ku.


Aku berharap Selyn menyukai hadiah ini, walaupun harga nya tidak begitu mahal.


Aku melirik ke arah Vin yang tengah memilih milih kalung wanita, mungkin saja dia mau membelikan pasangannya atau adik nya.


Aku melanjutkan menulis nama dan memberikan nya kepada penjual gelang itu, untuk di ukir nama.


Aku menunggu sejenak dengan duduk di kursi, menunggu pesanan ku dengan sabar.


"Tunggu lah disini dan jangan kemana mana! Saya akan segera kembali" Pinta nya


Saat Vin kembali, ia membawa dua minuman Boba dan beberapa cemilan.


"Minum lah!" Ucap Nya memberikan ku minuman itu


"Terimakasih" Kata Ku menerima minuman itu


Setelah pesanan ku jadi, aku segera membayar nya dan mengambil gelang gelang itu kemudian memasukkan nya ke tasku.


Aku akan memberikan nya kepada mereka saat kami sampai di rumah nanti, dan sekarang aku harus mencari Selyn dan Raja.


Kami berjalan kembali mengitari pasar malam itu, mencari keberadaan Selyn dan Raja.


"Aku akan coba menghubungi Raja " Tutur Vin memberhentikan langkah nya


Aku menunggu Vin yang tengah berbicara dengan Raja di telpon, aku melihat orang orang yang tengah bermain permainan yang berhadiah.


Dan mata ku membulat saat melihat sekelebat bayangan seseorang yang sangat aku benci, aku mengejar orang itu yang berjalan di tengah keramaian orang orang.


Aku mencoba menerobos untuk menemukan orang itu, tetapi aku kehilangan jejak dan aku yakin itu benar benar lelaki yang membunuh ku saat itu.

__ADS_1


Aku tidak mungkin salah liat kan, itu benar benar lelaki itu dan dia bersama seorang wanita.


Enak sekali dia bisa hidup berbahagia setelah membunuh ku dan nenek, tapi tunggu lah kebahagiaan mu tidak akan berlangsung lama.


Aku akan segera menemukan nya walaupun bukan sekarang tetapi suatu saat nanti, aku akan melakukan sama seperti yang dia lakukan kepada ku dan juga nenek.


Sekarang aku sudah tau dia berada di kota ini, itu artinya aku bisa dengan mudah mencari tahu nya kan.


"Emily!" Teriak Vin berlari ke arah ku


"Apa yang kamu lakukan disini?" Tanya Nya


"Aku melihat seseorang tadi! Tapi yasudah lah,Ayok kita mencari mereka lagi" Jawab ku


Aku berjalan duluan yang tetap melihat ke belakang tempat lelaki tadi berada.


"Kita menuju Bianglala, mereka ada di sana" Ucap Vin


Aku mengikuti Vin dari belakang dengan langkah cepat, tetapi pikiran ku tidak tenang aku terus menerus memikirkan orang tadi.


Aku tidak menyangka bahwa dia berada di kota ini, dan apa mungkin dari dulu orang itu tinggal di sekitar sini.


Aku melihat Selyn dan Raja dari kejauhan yang tengah mengantri untuk menaiki bianglala itu.


"Apa kamu mau naik juga Vin?" Tanya Ku


"Tidak! Saya tidak berani naik begituan" Jawab nya dengan menggeleng kan kepala


Tapi aku tidak perduli, dan aku pergi memesan dua tiket dan membayar nya.


Aku menarik tangan Vin agar mengikuti ku, kami mengantri di belakang Selyn dan juga Raja seperti nya mereka belum menyadari kedatangan kami.


Aku menepuk pundak Selyn dengan pelan, hingga ia berbalik dengan cepat menatap ku.


"Emily!" Ucap Nya


"Anda mau naik juga?" Tanya nya


"Iya! Aku mengajak nya" Jawab ku lalu menunjuk Vin yang


"Dia tidak pernah naik bianglala! Kalau anda mengajak nya berarti ini Pertama kalinya, dan anda harus menjaga nya jangan sampai dia lompat dari atas sana nanti" Bisik Selyn dengan tawaan kecil


Aku mengangguk pelan dan melirik Vin yang menatap Selyn dengan tajam, tatapan nya tidak pernah berubah saat menatap Selyn.

__ADS_1


__ADS_2