REINKARNASI KE TUBUH GADIS LEMAH

REINKARNASI KE TUBUH GADIS LEMAH
Kedatangan Vin


__ADS_3

Kami memutus kan untuk berpencar agar mudah mencari jalan keluar nya.


"Jika kalian tidak menemukan jalan! Kembalilah dan kita bertemu lagi disini okey!" Ucap Elena


Kami pun mengangguk pelan mengiyakan perkataan Elena, aku memutuskan mengambil lorong sebelah kanan.


Sedangkan Yara dan Hazel mereka mengambil lorong sebelah kiri, Elena dan Fiona Mereka jalur tengah.


Aku yang memutuskan berjalan sendiri karena agar aku bisa leluasa bertarung jika menemukan orang itu, kalau aku membawa salah satu dari mereka aku tidak bisa fokus bertarung karena akan memikirkan keselamatan nya.


Aku berjalan mengikuti lorong itu, aku mendapat kan beberapa ruangan kosong dan membuka pintu itu.


Aku menyadari seperti ada Seseorang yang tengah memperhatikan ku, aku terus berjalan sambil tetap waspada.


Tiba tiba lelaki itu muncul seketika di hadapan ku, mengulur kan pistol nya lalu menarik pelatuk nya hingga peluru menembus betis ku.


Aku menjerit kesakitan dengan berjongkok memegangi kaki itu, aku kurang cepat menghindari tembakan nya.


Darah segar terus mengalir dari kaki ku, hingga membuatku kewalahan untuk menekankan tangan ku di lukaku agar tidak mengeluarkan darah Terus menerus.


"Bagaimana rasanya?" Tanya Lelaki itu berjalan mendekati dengan mengarahkan pistol nya ke arah ku


Aku diam dan mencoba berdiri walaupun kaki ku terasa sangat sakit, aku mencoba mundur dulu menjauh lelaki itu.


Aku berlari menghindari nya untuk mengikat dulu luka ku itu, tetapi aku mendengar lagi suara tembakan dari belakang ku.


Aku pikir lelaki itu lagi yang tengah menembak ku, saat aku berbalik ternyata lelaki itu sudah terbaring dengan berlumuran darah.


Aku tidak tau siapa yang membunuh nya, dengan cepat aku berlari sambil menyeret kaki ku yang terluka menjauh dari lelaki itu.


Aku memasuki ruangan yang tadi aku lewati untuk menyembunyikan diri terlebih dahulu, aku yakin orang yang menembak lelaki itu pasti mengincar ku juga.


Aku berdiri di samping meja di dalam ruangan itu, ruangan yang sangat kotor dengan kursi dan meja yang sudah terpakai.


Aku hendak mengikat kaki ku yang terluka tetapi sebuah tangan memegang bahu ku, aku segera menggapai tangan itu menariknya dan membanting kan nya ke meja dengan menindis kan sikuk ku di leher orang itu.


Mata ku melotot saat menatap orang itu, orang yang aku kenal.


"Anda terlihat lebih cantik saat berada di atas Ku Nona!" Ucap Vin dengan tersenyum


Aku segera melepaskan tangan ku dari lehernya, lalu kembali berdiri dengan menatap nya.


"Bagaimana kamu tau aku ada disini" Tanya Ku

__ADS_1


"Itu sudah tugas saya mengetahui dimana anda berada Nona!" Jawab Vin menarik Tanganku lalu mendudukkan ku di kursi itu


"Seperti nya luka Anda sangat serius, aku akan mengikat nya dulu agar darah nya tidak keluar terus" Lanjut Nya


Ia merobek kan baju nya lalu mengikat kan nya di kaki ku yang terluka itu.


"Apa kamu sendiri kesini?" Tanya Ku


"Tidak, Aku bersama Raja dan pengawal yang lain! Nyonya sangat khawatir kepada Anda. Jadi semua pengawal di kerahkan untuk mencari Anda" Jawab Vin


"Sudah selesai" Kata Nya lalu berdiri


"Apa anda bisa berjalan? Kalau tidak biar aku menggendong anda Nona!" Tawar Vin menaikkan keningnya


"Tidak perlu! Aku masih bisa berjalan" Tolak Ku lalu berjalan pelan keluar dari ruangan itu


Berarti yang menembak mati lelaki tadi adalah Vin, aku ingin menanyakan nya tetapi pasti dia akan mencari alasan lagi.


Aku berjalan pelan pelan dengan pincang, dan aku terkejut saat tangan Vin menyentuh ku.


Ia menggendong ku ala bridal style, padahal aku tidak menyuruh nya karena kalau aku terlalu dekat dengan nya jantungku serasa mau lepas.


"Jangan Menatap ku seperti itu Mell!" Ucap Nya dengan senyuman tapi tetap melihat jalan nya


Eh dia mengubah cara bicara nya, padahal biasanya tidak dia tidak pernah menyebutkan nama ku secara langsung.


Aku kembali kepikiran Eva, bagaimana dengan keadaan nya yah saat itu kan dia juga pingsan di dalam mobil itu.


Cahaya terang terlihat dari kejauhan, menampakkan seseorang tengah berjalan ke arah kami.


"Non Emily!" Ucap Raja


"Ka-kaki Anda terluka! Sebaiknya kita segera kerumah sakit" Lanjut Nya


"Tapi teman teman ku masih ada di dalam sana!" Ujar Ku


"Apa yang Anda maksud ke empat perempuan centil itu?" Tanya Raja


Aku mengerutkan kening saat Raja mengatakan itu, Vin tertawa kecil mendengar perkataan Raja.


"Mereka sudah ada di luar" Lanjut nya


Aku mengangguk pelan, selama perjalanan keluar aku melihat penjaga penjaga di lorong itu telah terbaring semua.

__ADS_1


"Emily!" Teriak Yara berlari mendekati ku


Aku tersenyum kepada mereka, lalu Vin menurunkan ku perlahan.


"Hampir saja aku menyusul mu ke dalam!" Ucap Elena


"Ehem, Ngomong ngomong siapa kedua pria tampan ini?" Tanya Elena menaikkan keningnya kepada Vin dan Raja


"Teman ku" Jawab Ku


"Hanya teman? Hmm kalau begitu boleh kah yang ini untuk ku" Tanya Elena mengelus lembut lengan Vin


"Ambil saja jika dia mau" Jawab Ku sembari tertawa kecil kepada Vin


Mata Vin membulat menatap ku Tajam, lalu melirik ke Elena yang tengah menggoda nya itu.


"Singkirkan tangan kotor mu itu!" Bentak Vin dengan memegang erat tangan Elena sambil menatap nya tajam


"Santai saja! Tidak perlu sampai marah begitu" Tutur Elena lalu menepis kan tangan Vin


"Dia terlalu jual mahal" Bisik Elena


"Mell! Mereka semua ini orang orang mu?" Tanya Fiona melirik ke pengawal yang di bawa oleh Vin


"Aku sungguh tidak menyangka!" Sambung Yara menggeleng kan kepala nya


"Sudahlah! Gak perlu heran" Ucap Ku berjalan menuju mobil


"Apa kalian akan berdiri saja di situ? " Tanya Ku


Hazel sedari tadi menatap ku aneh, ya walaupun memang dia bersifat dingin begitu tetapi tatapan nya itu membuat orang berfikir buruk kan.


Aku masuk ke dalam mobil di ikuti Vin, aku pikir Elena dan yang lainnya mau semobil bersama ku ternyata mereka bersama Raja.


"Mereka akan di antar kerumah nya masing masing! Jadi Anda tidak perlu khawatir" Kata Vin lalu melaju kan mobil nya


"Saat itu saya sangat terkejut mendapati mobil Anda terbalik di pinggir jalan" Ujar Vin


"Lalu apa kamu melihat Eva?" Tanya Ku


"Tidak! Saat aku mendekati dan mengecek mobil Anda, tidak ada siapa pun di dalam mobil itu hanya ada bekas darah di jok mobil" Jawab Nya


Lalu dimana keberadaan Eva sekarang?apa mungkin dia di bawa pergi ke tempat lain oleh penjahat itu.

__ADS_1


Tapi penjahat tadi kan sudah mati, apa mungkin dia berhasil melarikan diri dari dalam mobil itu sebelum segerombolan orang orang itu datang.


Entah lah, aku akan mencari tau nya nanti untuk sekarang aku harus pulang dulu dan bertemu ibu Emily.


__ADS_2