REINKARNASI KE TUBUH GADIS LEMAH

REINKARNASI KE TUBUH GADIS LEMAH
Teman Baru


__ADS_3

Pak Guru mengangkat buku terakhir dan menyebutkan nama serta Nilai nya.


"Buku terakhir ini, Emily! Nilai mu seratus! Bagus" Ucap Pak Guru


Aku berjalan mengambil buku ku, lalu duduk kembali di kursi ku.


"Pak! apa ini sungguhan? Tumben sekali dia dapat nilai segitu" Tutur Salah satu siswa di kelas ku


Pak guru hanya mengangguk dan kembali menulis di buku besar nya.


Teman teman di kelas ku mulai berbisik, yah tidak akan ada yang percaya dengan nilai ku yang sekarang.


Tetapi itu usahaku sendiri kan,aku juga tidak menyontek sama mereka.


"Wah, hebat Mel!" Ujar Raja mengacung kan dua jempol nya ke arah ku


Aku hanya tersenyum dan kembali menatap ke arah pak guru, yang sedang menjelaskan pelajaran berikutnya.


Beberapa jam kemudian Bel pulang sekolah berbunyi bertanda kelas hari ini sudah usai, dan pak guru mulai merapikan buku buku nya lalu berjalan keluar.


"Sudah waktunya pulang" Ucap Raja memasukkan buku buku nya ke dalam tas nya


Lalu ia membantu ku memasukkan juga buku serta pulpen ku kedalam tas ku.


Aku berjalan duluan menuju mobil, Raja mengikuti ku lalu membuka kan pintu mobil.


Aku masuk kedalam mobil begitu pun dengan Raja memasuki mobil dan mulai perjalanan.


Entah kenapa aku kepikiran ibu Emily, dia tidak pernah keliatan sedari aku keluar rumah sakit sampai sekarang.


"Apakah ibuku ada dirumah?" Tanya Ku


"Tidak, ibumu tidak ada dirumah, dia sedang pergi untuk urusan penting" Jawab Raja sesekali melirik ku lalu kembali fokus menyetir


Begitu yah, bahkan dia tidak menyempatkan waktu nya untuk bersama putri nya.


Entah kenapa aku yang merasa sakit hati,apa mungkin ini perpaduan dengan perasaan Emily.


Aku merasa terus mengamati ku sedari tadi, yang hanya melihat keluar jendela mobil.


Aku kembali kepikiran Eva, bagaimana dengan kabar anak itu yah? Apa kah dia sudah membaik atau belum.


Atau aku ajak Raja untuk menjenguk nya yah, seperti nya ide bagus.


"Bisa kah temani aku kerumah sakit sore ini? Untuk menjenguk Eva" Tanya Ku membalikkan badan ku menghadap nya


"Tentu saja bisa, Aku akan mengantarkan mu sore ini" Jawab Nya


Aku mengangguk saja, Beberapa menit kemudian kami telah sampai di rumah.


Aku membuka pintu mobil dan berjalan masuk kedalam rumah, mengganti pakaian.


Rasanya aku bosan sekali tidak ada yang bisa aku kerjakan, saat hendak mengerjakan sesuatu pasti tidak di boleh kan oleh pelayan disini.


Aku turun ke lantai bawah hendak mencari sesuatu yang bisa aku kerjakan.


"Non,mau makan?" Tanya Bi Asih dia adalah kepala pelayan di rumah ini

__ADS_1


"Gak bi, aku sudah makan di sekolah tadi" Jawabku sembari duduk di kursi


Bi Asih mengangguk dan melanjutkan pekerjaannya bersama pelayan yang lain.


"Oh ya Bi, apa bibi tau keadaan Eva sekarang?" Tanya Ku


"Eva? Dia sudah membaik Non, dia tinggal menunggu pemulihan baru bisa kembali kesini lagi" Jawab Bi Asih


"Syukurlah kalau begitu" Ucap ku


"Oh ya Non, tadi bibi dapat pesan dari Nyonya! " Tutur nya mendekati ku


"Duduk lah Bi! Apa pesan ibu?" Tanya Ku


"Kata Nyonya, Non Emily gak boleh kemana mana malam ini " Jawab nya dan duduk di kursi yang berada di hadapan ku


"Memang nya ada apa Bi?" Tanya ku lagi


"Saya juga tidak tau Non, Nyonya hanya pesan begitu kepada saya" Ujar Bi Asih


"Oh,makasih Bi" Tutur ku lalu pergi dari situ.


Aku melihat jam tangan yang aku kenakan,baru jam tiga masih ada waktu untuk aku berjalan jalan terlebih dahulu.


Mungkin aku akan menjenguk Eva besok saja,sekarang aku ingin melihat lihat kota ini dulu sambil berjalan kaki.


Aku ke kamar ku mengambil tas gendong ku, tak lupa aku memasukan satu baju kaos kedalamnya.


Sayang nya aku tidak mempunyai ponsel disini, aku ingin meminta nya tetapi aku merasa tidak enak juga.


Jadi untuk sementara biarkan saja dulu aku tidak menggunakan ponsel, aku keluar kamar dan melewati dapur.


"Mau keluar sebentar, jalan jalan Bi" Jawabku


"Sebaiknya Non membawa pengawal demi keamanan Non juga" Saran Bi Asih


"Iya Bi" Jawab ku lu pergi


Aku tidak berniat membawa pengawal satu pun, aku akan pergi sendiri saja .


Aku merasa tidak bebas melakukan apapun jika aku membawa pengawal, aku merasa seperti gerak gerik ku di awasi.


Aku mengendap ngendap dan membuka pintu perlahan lahan.


Aku pikir di luar tidak ada pengawal ternyata aku salah.


"Non!" Sapa salah satu pengawal yang berjaga di samping pintu


Aku sangat lupa dengan keamanan rumah ini,bisa bisa nya aku tidak mengingat kalau ada yang menjaga di pintu ini.


"Iya" Aku berbalik dan cengengesan di hadapan nya


"Non, mau kemana? kenapa mengendap ngendap begitu?" Tanya Nya


"Ak-ku tidak mengendap ngendap kok, hehehe aku mau keluar sebentar" Jawab ku terbata bata


Aku melihat nya mengerutkan kening nya, seakan tidak percaya dengan ucapan ku.

__ADS_1


"Aku mau kerja kelompok di rumah teman ku" Ucap Ku


"Biarkan saya menemani Nona" Tawar nya


"Tidak perlu,aku akan pergi sendiri yah, terimakasih" Tolak ku sambil berlari meninggalkan nya


Aku mendengar teriakannya memanggil ku sambil berlari mengejar ku.


Tetapi untung saja aku bisa lolos dari nya, aku ngos ngosan berlari seperti itu.


Aku Melihat sebuah taman yang cantik, di penuhi bunga bunga mawar merah yang indah.


Aku hendak ke taman itu tetapi sebelum itu, aku membeli minuman dahulu.


Aku sangat haus habis berlari tadi, aku duduk di kursi yang ada di tengah Taman itu.


Tetapi Seperti nya aku salah tempat, orang orang yang ke taman ini berpasangan sedang aku sendirian.


Lebih baik aku pergi dari tempat ini, aku malas jika harus menonton orang pacaran kan.


Aku beranjak pergi dari taman dan berjalan santai sambil melihat lihat keindahan kota.


Dari kejauhan aku melihat seorang Cowo tersenyum genit ke arahku.


Dan seperti nya dia anak sekolahan, bahkan seragam SMA nya masih ia kenakan.


Ia berlari ke arah ku melewati jalanan yang luas itu.


"Hay, Cantik! sendirian aja" Goda nya


Aku tidak menghiraukan nya , dan hendak berlalu meninggalkan nya.


"Eh! Jangan Jutek jutek dong!" Tutur nya


"Terserah aku dong" Ucap ku membuat nya mengerutkan Dahi nya


Senyuman Miring yang ia perlihatkan kepada ku, membuat ku sedikit mewaspadai cowo ini.


"Sungguh terlalu, Ngomong ngomong aku baru pertama melihat mu. Apa kamu baru pindah kesini?" Tanya Nya berjalan mundur di depan ku


"Aku sudah lama disini, hanya saja aku jarang keluar rumah" Jawab ku terus melanjutkan jalan ku


"Ooh, lalu kamu mau kemana ini?" Tanya nya lagi dengan senyuman biasa


"Jalan jalan" Jawab ku


"Bisakah aku tau nama mu" Tutur nya mengedip ngedipkan mata nya


"Emily" Singkat ku


"Perkenalkan nama ku Hendy Carlson! Panggil saja Hendy" Ucap nya mengulur kan tangan nya


Aku menerima uluran tangan nya dan kami bersalaman.


"Apa kamu habis tawuran?" Tanya ku melirik pakaian nya yang kotor dan juga seperti ada noda darah


Bahkan bibir dan pipi nya saja sampe lebam, kalau bukan tawuran pasti dia habis berkelahi dengan teman nya.

__ADS_1


"


__ADS_2