
"Apakah anda mau, saya mencari tahu tentang ini?" Tanya Vin dengan tatapan serius
"Tidak perlu" Jawab ku
"Kenapa? Kita kan harus membasmi penghianat seperti dia!" Kata Vin dan di balas anggukan oleh Raja
"Jangan dulu! Belum ada bukti kan kalau Eva berkhianat" Tutur Ku
"Justru itu saya akan mencari tahu!" Ucap Vin
Aku menggeleng kan kepala pelan, dan seketika wajah nya menjadi cemberut.
Kami terdiam saat ibu muncul dengan pakaian rapi, aku memandang ibu dengan penasaran .
"Ibu mau kemana?" Tanya ku menatap nya
"Ibu mau ke kantor, sayang! Ada rapat mendadak yang perlu ibu hadiri." Jawab Nya
"Aku ikut ya Bu!" Ucap Ku berdiri di hadapan nya
"Kamu boleh ikut, tapi ingatlah untuk tetap tertib dan sopan disana" Kata ibu
Aku dengan cepat menuju kamar ku untuk mengganti pakaian, setelah selesai aku segera bergabung dengan ibu di mobil dan Raja melajukan mobil nya menuju kantor.
Angin pagi yang segar menyapu wajahku, semangat dan kegembiraan mengisi hatiku.
Aku menyaksikan pemandangan lalu lintas yang sibuk di luar jendela,aku merasa beruntung bisa ikut bersama ibu ke kantor hari ini dan berharap bisa belajar banyak hal baru di sana.
Kami turun dari mobil dan memasuki kantor yang megah itu, bangunan tinggi yang menjulang tinggi di hadapan ku mencerminkan kekuatan dan prestise perusahaan.
Kami berjalan menuju Lift, aku dan ibu tiba di ruang rapat yang penuh dengan para eksekutif kami duduk dan bersiap untuk mendengarkan presentasi yang akan segera di mulai.
Ibu menjelaskan dengan jelas tentang rencana strategis perusahaan, aku dengan antusias mencatat setiap detailnya di buku yang ibu bawa tadi.
Aku mendengar kan dengan seksama dan tertarik pada setiap kata yang di ucapkan ibu, aku merasa kan semangat dan inspirasi yang memancar dari presentasi ibu.
Seperti nya aku siap untuk memberikan ide ide segar yang dapat mengembangkan perusahaan, aku terkejut saat ibu bertanya mengenai pendapat ku.
Aku dengan percaya diri memberikan pendapat ku, memberikan ide ide kreatif yang aku miliki.
Aku berbicara dengan penuh semangat dan yakin bahwa kontribusi ku akan berdampak positif bagi perubahan.
Lelaki yang berada di hadapan ku tersenyum sambil mengangguk kan kepalanya, seperti nya dia terkesan dengan kreativitas dan ketajaman pikiran ku.
Lalu lelaki itu melanjutkan pembicaraan ibu, dengan memasukkan ide ide ku di dalam presentasi.
__ADS_1
Mereka bekerja sama saling melengkapi dan mengembangkan ide tersebut, menciptakan sinergi yang kuat dalam mencapai tujuan perusahaan.
Rapat itu berakhir dengan keberhasilan, aku merasa bangga dengan kontribusi ku dan berharap ide ide ku akan membantu perusahaan akan mencapai kesuksesan yang lebih besar.
Aku keluar dari ruang rapat dengan perasaan gembira dan semangat yang tinggi.
"Sayang! Pulang lah duluan, Ibu masih ada kerja" Ucap Ibu
Aku sedikit terkejut saat ibu menyuruh ku untuk pulang duluan, tapi aku menghormati keputusan itu.
Kemudian aku pamit kepada semua orang yang berada di sekitar ibu dan bergegas pulang, bersemangat dengan hal yang terjadi hari ini.
Aku melangkah keluar dari kantor dengan senyum bahagia di wajah ku, aku tidak sabar untuk menceritakan pengalaman ku hari ini kepada Vin dan juga Raja.
Aku berjalan menuju mobil, dimana Vin dan Raja sudah menunggu ku.
Raja membuka kan pintu mobil untukku, dan siap mengantar pulang.
"Ja! Singgah dulu yah di Cafe, yang sering kita kunjungi" Ucap Ku
"Tentu! Ayo kita singgah di Cafe" Kata Raja
Kami kemudian menuju ke cafe untuk menikmati kopi dan waktu santai sejenak.
Aku melihat Hendy yang hendak memasuki cafe itu.
Ia berbolak balik mencari sumber suara yang memanggil nya, hingga ia melihat ke arah ku.
"Eh Emily! Apa kabar?" Tanya Hendy mendekati ku
"Kabar ku Baik, bagaimana dengan mu" Jawab ku
"Sama! Sudah lama yah kita tidak bertemu" Ucap Hendy
"Ayo masuk! Kita ngobrol di dalam!" Ajak Hendy
Kami berjalan memasuki Cafe dengan beriringan, seperti nya wajah Vin dan Raja tidak baik baik saja setiap bertemu dengan Hendy.
Hendy memilihkan tempat untuk kami, lalu kami berempat duduk dengan memilih menu di Cafe itu.
"Kamu mau pesan apa Mel?" Tanya Hendy menyodorkan buku menu
"Capuccino" Jawab Ku
"Kalian berdua?" Tanya Hendy kepada Vin dan Juga Raja
__ADS_1
"Samain aja dengan punya Non Emily" Jawab mereka bersamaan
"Oh baiklah" Kata Hendy
Kami saling bertukar cerita tentang kehidupan terbaru sambil menikmati minuman dan makanan yang disajikan di Cafe.
Aku merasakan perasaan mengganjal seperti ada yang tengah mengintai ku, tetapi aku memilih untuk tidak memberitahu mereka.
Aku tetap berusaha menikmati waktu bersama mereka, tetapi tetap berhati hati.
Aku tidak nyaman dengan tatapan Hendy, yang sedari tadi menatap ku dengan tersenyum kecil.
"Ada yang ingin kamu katakan, Hendy?" Tanya Ku menatap nya
"Aku terkagum dengan kecantikan mu" Jawab nya dengan senyuman lebar
Vin yang sedang minum, ia menyemburkan minuman nya ke arah samping lalu melotot ke arah Hendy.
Aku tertawa kecil menganggap komentar Hendy sebagai lelucon, aku merasa lebih rileks melihat reaksi santai Hendy.
Aku memutuskan untuk pulang setelah kami berkumpul di Cafe, aku mengucapkan selamat tinggal kepada Hendy dan berjalan bersama Vin dan Raja.
Malam ini aku duduk di teras kamar ku, merasa lelah setelah hari yang panjang.
Aku memandang bintang bintang dan merenung tentang kehidupan ku.
Memikirkan tantangan hidup yang aku hadapi, aku merasa sedikit khawatir tetapi tetap optimis.
Aku bersumpah untuk tetap melangkah maju, dengan tekad dan keberanian.
Aku mengangkat kepalaku dengan mantap,aku bertekad untuk melanjutkan perjalanan hidup ini dengan penuh semangat memperjuangkan tujuanku dengan keberanian dan kegigihan.
Aku tersenyum gembira saat mengingat kunjungan adik Crill besok, aku bersemangat untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama nya.
Aku membuat rencana untuk menyambutnya dengan baik dengan kehangatan dan keramahan.
Dan memberikan suasana yang menyenangkan dan bahagia, bagi kunjungan nya.
Aku melepas penat dengan berbaring di kasur ku, tersenyum dalam kebahagiaan.
Aku mengelus wajah ku yang lelah sambil mengharapkan hari esok yang penuh kegembiraan.
Aku bergumul di kasur dalam usaha mencari posisi yang nyaman, aku memutar mutar tubuhku mencoba mendapatkan tidur yang tenang.
Aku memegang ponsel ku memutar musik dengan volume rendah, lagu lagu yang aku dengar membantu menenangkan pikiran ku.
__ADS_1
Membawa ku masuk ke dalam alunan melodi yang lembut, mataku perlahan lahan terpejam saat aku larut dalam musik.
Membiar mimipi memeluk ku dalam alunan musik itu, menunggu dengan sabar hari esok yang penuh dengan kejutan dan kebahagiaan.