REINKARNASI KE TUBUH GADIS LEMAH

REINKARNASI KE TUBUH GADIS LEMAH
Terngiang Ngiang


__ADS_3

Sesuai rencana, aku terbangun lebih awal dan aku segera menuju kamarku membuka pintu pelan dan sangat pelan.


Aku melihat Vin yang masih tidur dengan pulas, aku segera mengambil handuk danĀ  seragam sekolah.


Aku mandi di kamar sebelah lalu kembali lagi ke kamar ku, dengan handuk yang masih melingkar di kepalaku.


Aku duduk di kursi depan meja rias ku, menatap Vin yang masih tertidur itu.


Dan mengapa Raja tidak mengancingkan baju Vin, tubuh Vin lumayan berotot dengan roti sobek di perutnya itu.


Ku tepuk tepuk jidat ku menghilangkan pikiran aneh ku itu, aku berdiri dan memasang kan nya selimut tanpa melihat nya.


Tiba tiba ia terbangun, membuka matanya perlahan dan memandangi ku.


"Kenapa Nona ada dikamar saya?"Tanya Vin


"Bangun, dan lihat lah! Ini kamar siapa" Jawab Ku


Vin mengedarkan pandangannya ke setiap penjuru ruangan, dan ia duduk perlahan.


"Kenapa saya ada di kamar Nona?" Tanya Vin dengan nada nyaring


"Dan! Apa yang terjadi dengan saya!" Teriak Vin melihat ke baju yang ia pakai


"Semalam kamu mabuk, lalu memaksa masuk ke kamar ku dan setelah itu!" Jawab ku sembari tersenyum ke arah nya


"Setelah itu apa Non?" Tanya nya lagi dengan wajah merah


"Ituuu,kamu menggoda ku!" Jawab Ku menahan tawa


Vin melotot dengan menelan saliva nya, terlihat sangat jelas wajah panik nya itu.


Padahal aku tidak melakukan apa apa dengan nya tapi dia sudah berpikiran aneh.


"Non, boleh kah aku masuk" Teriak Raja dari luar kamar


"Masuk lah, pintu nya tidak di kunci" Ucap ku


Raja membuka pintu, ia masuk dan mendekati kami dengan senyuman menatap Vin.


Ia duduk di sudut ranjang dan menatap Vin dengan menyipitkan matanya.


"Bagaimana tidur anda bersamanya Non?" Tanya Raja dengan tersenyum lebar


"Apa dia sangat mahir? Bahkan baju nya sampai tidak terkancing kan" Lanjut Raja

__ADS_1


Vin menatap kami dengan diam, wajah merah merona dengan mata melotot nya.


Sedangkan Raja tengah menahan tawa nya, Raja pandai sekali mengerjai Vin sampai ia malu begitu.


"Tentu! Dia sangat brutal" Jawab ku tersenyum sembari menyisir rambut ku


"Pantas saja anda mandi keramas pagi pagi begini" Ucap Raja dengan tawa yang pecah


Raja sudah tidak bisa menahan tawanya, sedang kan Vin sepertinya memasukkan semua perkataan kami ke otaknya.


Vin segera mengancingkan baju nya itu, dengan berbalik membelakangi kami.


"Aku akan menunggu anda di depan Nona!" Kata Raja dengan senyum jahil nya kepada Vin


"Pergi lah sana, kamu mengganggu saja." Ucap Ku dengan tertawa


Aku menatap Vin yang bengong itu, seperti nya dia sangat terbawa dengan omongan kami.


"Apa saya benar benar melakukan itu?" Tanya Vin dengan mengusap beberapa kali wajah nya


"Iya" Singkat ku


"Kenapa kamu tidak menolak" Ucap Vin mengguncang tubuh ku dengan memegang kedua lengan ku


" Aku sudah menolak! Tapi kamu terus memaksa ku, jadi mau tidak mau yah aku harus melakukan nya karena kamu yang memintanya kan" Tutur Ku menatap nya yang tengah tidak percaya itu


Aku menarik nafas dalam-dalam dan tertawa terbahak bahak di depannya, hingga ia mengernyitkan dahi nya.


"Tenang lah Vin! Tidak ada yang terjadi semalam, dan kita tidak melakukan apa apa." Tutur Ku


"Kamu memang tidur disini semalam, dan aku tidur di kamar sebelah" Lanjutku


Ia melepaskan tangan nya dariku, memperhatikan ku dengan wajah tanpa ekspresi apa pun.


"Pergilah bersiap, jangan sampai kita terlambat ke sekolah" Pinta Ku


Vin berdiri, aku pikir dia hendak berjalan keluar kamar ku tapi ternyata malah mendekati ku dengan senyuman miring nya.


"Kalian mengerjai saya rupanya" Ucap Vin mendekat kan wajah nya


"Maaf,aku hanya mengikuti Raja saja." Kata Ku tersenyum lebar


Vin memegang kedua pipiku dengan senyuman aneh.


"Ada konsekuensi nya atas kamu yang telah mengerjai saya" Tutur Vin

__ADS_1


Aku mencoba melepaskan tangan nya ya g berada di pipiku itu, perasaanku sudah tidak enak begini.


Vin mendekati wajah ku dengan ibu jarinya yang mengelus lembut bibirku, aku melototi nya yang tersenyum menyeringai.


Hingga ia mempertemukan bibir nya dengan bibirku, aku sungguh terkejut dengan apa yang ia lakukan.


"Jika kamu mengerjai saya lagi, saya akan melakukan lebih dari ini!" Ancam Vin dengan cengengesan di hadapan ku


Aku hanya bisa terdiam dan terpaku di tempat dudukku, aku tidak menyangka akan terjadi seperti ini.


Ia melepaskan tangan nya dari wajah ku, tersenyum puas ke arah ku lalu berjalan meninggalkan ku dengan santai nya.


Aku memegang bibir ku, yang telah di nodai oleh bibir Vin itu menyebalkan sekali.


Tapi dengan tindakan nya itu, aku sudah sangat yakin dia itu Criil. Jadi aku tidak akan mencari tau lagi tentang kedua orang itu.


Dan sekarang aku tidak berniat turun, rasanya malu sekali jika bertemu dengan nya.


Sudah lah, aku turun saja dan menganggap tidak terjadi apapun tadi tapi itu tidak mungkin juga.


Aku duduk berpikir begitu lama di tempat ku, dengan menggigit kuku ku.


Dengan terpaksa aku meraih tas ku lalu keluar kamar ku, aku keluar rumah dan mereka sudah berada di samping mobil.


Vin menatap ku dengan senyuman lebar, pasti dia tengah mengejek ku soal tadi.


Vin membuka kan ku pintu mobil, dan menaikkan keningnya sedangkan Raja menatap ku yang masih berdiri di teras rumah.


"Aku akan duduk di depan saja!" Tawar ku


"Kalau begitu, biar saya yang menyetir" Ucap Vin


"Kalau begitu aku kembali ke belakang saja!" Tutur ku berjalan mendekati mobil


Aku masuk dan duduk, tiba tiba Vin juga masuk dan duduk di samping ku dengan senyuman menjengkelkan nya itu.


Padahal aku sudah mencoba menghindari nya, ia sengaja sekali ingin membuat ku resah begini.


"Pasanglah sabuk pengaman anda! Dan jangan terlalu memikirkan soal tadi, atau anda ingin apa anda ingin yang lebih lama?" Bisik Vin


"Vinnn! Bisakah jangan berbisik begitu" Teriak Ku segera memasang sabuk pengaman


Vin hanya tertawa dan Raja pun ikut tertawa padahal dia tidak tau apa yang terjadi, dan apa yang di bisikan Vin ini.


Apa apaan dia, aku ingin yang lebih lama benar benar gila otak nya. Yang tadi saja sudah membuat ku terus kepikiran dan gelisah seperti ini.

__ADS_1


"Berhenti lah menatap ku seperti itu, Vin!" Pinta Ku melirik ke arah nya yang tengah memperhatikan ku sedari tadi dengan senyum senyum sendiri


__ADS_2