
"Hai Mel!" Sapa Erika menggandeng tangan ku
Aku sedikit terkejut dengan yang ia lakukan, aku pikir sejak kejadian itu dia akan memusuhiku bahkan dendam kepada ku tetapi ternyata tidak.
Malah akhir akhir ini dia seperti ingin berteman dengan ku, tapi gak ada salahnya juga kan kalau aku berteman dengan nya selagi tidak merugikan ku.
"Ke kantin yok!" Ajak Erika
"Kamu saja! Aku mau Langsung ke kelas" Tolak Ku
"Ayo lah Mel! Aku traktir anggap saja untuk menebus lagi kesalahan ku waktu itu" Ucap nya menarik ku dengan paksa
"Kalian ke kelas lah duluan" Pinta Ku kepada Raja dan Vin
Aku mengikuti Erika yang berlari sambil menarik tangan ku, kami masuk ke kantin dan Erika memilih tempat yang akan kami gunakan.
Erika memesan kan dua bakso dan dua minuman jus jeruk, sambil menunggu pesanan ia memulai pembicaraan.
"Mel! Bisakah kita berteman?" Tanya Erika memegang tangan ku
"Aku dengan Kamu?" Tanya ku balik
"Iyah,Ayolah please" Ucap nya dengan wajah penuh harap
"Oke"Tutur ku
Pesanan kami telah tiba ibu kantin menyimpan pesanan kami di meja, aku mulai mencicipi hidangan ku itu perlahan.
"Ugh panas banget" Kata Erika memegang bibir nya yang terkena kuah bakso
"Pffft tiup dulu sebelum di cicipi" Saran Ku
Erika hanya tertawa kecil mendengar perkataan ku, selang beberapa menit dari itu tiba tiba.
"Emily!" Teriak salah satu siswa laki laki yang berlari ke arah ku
"Ada apa?" Tanya ku penasaran
"Di depan gerbang sekolah, ada segerombolan anak SMA yang mencari mu" Jawab nya sambil terengah-engah
Aku segera menghampiri orang orang itu, dan Erika mengikuti ku dari belakang.
Dari kejauhan aku melihat kelima siswa laki laki tengah berdiri di depan pintu gerbang.
Wajah wajah mereka seperti tidak asing di mata ku,aku seperti pernah melihat mereka.
"Ada urusan apa kalian mencari ku?" Tanya ku berdiri di hadapan mereka
Wajah mereka seperti ketakutan melihat ku, sesekali mereka menundukkan kepala nya lalu salah satu dari mereka berjalan mendekati ku kemudian berlutut sambil memegang tangan ku.
"Apa yang kamu lakukan?" Tanya ku terkejut dengan tindakan nya
__ADS_1
Aku sungguh terkejut dengan lelaki itu tiba tiba berlutut membuat ku tidak nyaman saja.
"Maaf kan kami yang telah mengganggu Hendy" Ucap lelaki itu memohon kepada ku
Yah aku mengingat siapa mereka dimana aku pernah bertemu mereka, ternyata orang orang yang aku habis pukuli di gang.
Aku tidak habis pikir kenapa mereka memukuli Hendy, padahal mereka kan pelajar bukannya memberi contoh yang baik malah sebaliknya.
Siswa siswa mulai berkerumunan di belakang ku, penasaran dengan yang sedang terjadi di gerbang sekolah ini.
"Kami janji tidak akan menggangu kalian ataupun orang lain lagi" Ucap salah satu teman nya yang berada di belakang nya
"Iya, tetapi bangunlah dan jangan berlutut di hadapan ku"Pinta Ku
"Berarti anda sudah memaafkan kami?" Tanya lelaki itu
Aku mengangguk pelan dan melepas kan tangan ku yang ia genggam, mereka mengelus dada merasa lega.
"Terimakasih terima kasih banyak" Ucap nya menundukkan kepalanya berkali kali saja
Vin dan Raja tiba tiba muncul dan berada di tengah tengah keberadaan ku dengan lelaki itu, Vin mencengkeram baju lelaki itu dengan kasar.
"Ada urusan apa kamu dengan Nona Emily" Tanya Vin dengan tatapan tajam
"Nona Emily?" Tanya balik lelaki itu
" Kamu salah paham! Aku datang kesini hanya ingin meminta maaf tidak lebih" Ungkap nya sambil menaikan kedua tangan nya
"Wajah wajah seperti kalian tengah meminta maaf kepada seorang wanita? Sulit untuk di percaya" Sambung Raja
"Jangan mencari masalah di seolah" Ucap Ku menarik baju Vin dan Raja
Vin kemudian melepaskan cengkraman nya ke lelaki itu dan berjalan mundur seiring aku menarik baju nya begitu pun dengan Raja.
"Aku tidak menyangka Anda Nona Emily! Anak dari Pak Candra Winata" Tutur nya mendekati ku kembali
"Kamu mengenal ayah ku?" Tanya Ku
" Tentu! Siapa yang tidak mengenal ayah mu, orang yang sangat mahir dalam memimpin perusahaan nya." Jawab nya
"Oh" jawab ku singkat
Satu teman nya mendekati nya dan berbisik kepada lelaki itu, tetapi ntah apa yang ia bicarakan.
"Kalau begitu saya akan kembali dan terimakasih telah memaafkan kami" Kata nya sambil berjalan pergi
Raja membubarkan siswa siswa yang masih berdiri di belakang, dan kami kembali ke dalam sekolah.
Aku berjalan masuk ke kelas, padahal tadi aku sedang enak enak menikmati bakso ku malah di tunda dengan kedatangan orang orang itu.
Aku ingin kembali ke kantin dan memakan bakso ku lagi, tetapi ini sudah hampir jam masuk kelas.
__ADS_1
Aku dan Raja masuk kelas, duduk di kursi kami masing masing lalu Vin pergi ke ruang guru.
Guru memasuki kelas dan menaruh buku buku nya di atas meja nya itu.
"Perhatian semua! Hari ini kita kedatangan murid baru" Ucap Guru itu
Vin berjalan masuk perlahan lahan dan berhenti tepat di depan papan tulis samping Guru itu.
"Silahkan perkenalkan diri" Seru Guru itu
"Halo semua! Perkenalkan nama Saya Vin dan saya pindahan dari SMAN 1" Ujar Vin
"Baiklah silahkan duduk di bangku yang kosong itu" Pinta Guru Itu
Vin berhenti di samping Raja dan memperhatikan nya dengan tajam.
"Pindah!" Perintah Vin
"Apa apaan, di sana kan ada tempat kosong" Tutur Raja menunjuk bangku di sebelah Erika yang kosong
"Aku mau nya disini, jadi kamu saja yang pindah" Tegas Vin
Raja berdiri lalu mencengkeram baju Vin dengan kuat, Vin tidak goyah sedikit pun ia tetap berdiri menatap tajam Raja.
"Hei kenapa malah berantem" Teriak Guru itu
Aku mengumpulkan buku serta pulpen ku lalu memasukan nya ke tas ku, kemudian berdiri.
"Duduklah disini! Biar saya yang pindah ke sana" Ucap Ku berjalan menuju kursi kosong yang berada di samping Erika
"Sini Mel!" Ajak Erika senang melihat yang mau duduk bersama nya
Vin melirik ku heran dan kemudian ia duduk di samping Raja dengan kesal, begitu pun dengan Raja.
Tak henti henti nya mereka saling mengoceh satu sama lain, saling menyalakan gara gara aku pindah ke kursi lain.
Pelajaran hari ini pun berjalan lancar sesuai keinginan ku, Bel pulang sekolah pun telah berbunyi.
Aku memasukan semua peralatan ku, lalu berjalan keluar kelas.
Aku mengambil ponsel ku dari tas ku, aku berniat hendak menghubungi Hendy.
Saat aku hendak menghubungi nya ternyata ia sudah menunggu ku di gerbang sekolah.
"Sudah lama disini yah?" Tanya Ku kepada nya
"Belum Lima jam" Jawab nya tersenyum kecil
Aku menyadari tatapan Vin dan Raja tidak enak kepada Hendy, tatapan mencurigai serta tatapan penuh kewaspadaan kepada nya.
"Dia teman ku!" Ucap Ku kepada mereka berdua
__ADS_1
"Apakah ada hal penting sampai sampai kamu hendak menemui ku?" Tanya Hendy
"Ada tapi jangan disini! Kita ke Cafe yang berada di sana saja" Jawab Ku menunjuk ke sebuah Cafe tidak jauh dari sekolah