REINKARNASI KE TUBUH GADIS LEMAH

REINKARNASI KE TUBUH GADIS LEMAH
Rekaman Cctv


__ADS_3

Dia main tutup tutup begitu saja telpon nya keterlaluan, apa yang di laporkan Vin kepada Crill tentang ku? Apa jangan jangan di melaporkan ku yang gak gak lagi.


Tapi kenapa perasaanku seperti masih mengganjal tentang Crill dan Vin itu yah, aku seperti tidak percaya kalau Crill itu bukan Vin.


Tapi jelas jelas tadi yang menelpon ku itu Crill bukan Vin, ya memang awal nya aku pikir Vin yang menelpon ku karena aku melihat ia juga tengah menelpon.


Aku menatap kembali Vin yang tengah bermain game itu, tapi ia seketika menengok ke arah ku sembari memamerkan senyuman nya itu.


Aku segera beranjak dari teras itu dan masuk kembali ke kamar ku, tak lupa segera menutup pintu teras itu.


Jantung ku berdebar dengan kencang lagi, perasaan apa ini.


Ini tidak boleh terjadi aku sudah bertunangan dengan Crill, aku tidak boleh menyukai lelaki lain lagi.


Suara seseorang mengetuk pintu kamar ku, aku berjalan membuka nya dan ternyata itu Bi Asih.


"Ada apa Bi?" Tanya Ku sambil menyuruh nya masuk ke kamar ku


"Non! Minggu depan Adik Tuan Crill akan berkunjung kesini, ia ingin bertemu dengan Nona Emily" Jawab Bi Asih


"Apa?" Teriakku


"Nyonya yang menyuruh saya untuk memberi tahu Non," Kata Bibi sambil tersenyum


"Oke oke Bi baiklah, Terima kasih telah memberi tahu aku" Ucap Ku


"Sama sama Non!"Jawab nya lalu berjalan meninggalkan ku


Aku masuk kembali kedalam kamar ku, aku membuka buku album foto Emily di buku itu tidak ada yang informasi atau ap gitu.


Aku ingin membaca isi dari buku diary nya tetapi buku nya terkunci, dan juga dimana kunci nya aku tidak tahu padahal aku sangat penasaran apa yang di tulis Emily.


Dan kotak satu ini juga terkunci, aku menggeledah semua laci meja sampai lemari di kamar nya tapi tidak menemukan kunci satu pun.


Dimana Emily menyimpan kunci kunci buku serta kotak ini, kalau aku buka paksa pastinya akan rusak.


Akan ku cari lagi nanti kunci nya, dan segera membuka kotak itu serta diary nya untuk sekarang aku juga mau menulis di buku diary ku tentang apa yang aku rasakan dan tentang aku bisa berada di sini.


Akan ku curhat kan semua di buku diary yang telah aku beli saat itu, dan buku diary ku akan ku simpan di tempat yang aman dimana hanya aku saja yang tau.


Aku mulai menulis di buku diary ku, semua perjalanan ku yang sekarang serta perasaanku kepada seseorang.


Aku menulis hingga aku tidak bisa menahan mata ku yang ingin memejam itu, lalu aku meletakkan kepalaku di meja dan memejamkan mata.

__ADS_1


Suara burung membangun kan ku, aku membuka mata dan melihat ke arah jendela ternyata sudah pagi.


Aku terkejut menyadari aku tidur di kasur ku, padahal semalam aku memejamkan mata di kursi belajar ku lalu siapa yang mengangkat ku ke kasur ini.


Aku berdiri dan berjalan mendekati meja belajar ku memeriksa apakah buku diary ku masih ada di atas meja atau tidak, tetapi ternyata masih ada.


Mungkin saja semalam aku mengigau dan langsung berjalan ke kasur ku, tapi bagaimana jika memang ada seseorang yang memindahkan ku? lalu siapa orang itu.


Seperti nya aku tidak masuk sekolah dulu untuk beberapa hari, soalnya kaki ku sangat terasa nyeri untuk berjalan.


Aku akan kembali sekolah setelah luka di kaki ku sembuh, aku berjalan keluar kamar dengan pincang pincang.


Menuju dapur, aku melihat Vin dan Raja tengah duduk di kursi sudah rapi dengan seragam sekolah nya.


"Kalian berangkat saja! Aku tidak masuk sekolah dulu" Kata Ku duduk dan menuangkan air ke gelas


"Saya juga tidak akan masuk sekolah dulu kalau begitu!" Ucap Vin


"Aku Juga!" Sambung Raja tidak mau kalah dari Vin


"Kenapa begitu? Memang nya kalian sedang sakit? Lagian kalian sudah rapi rapi begini " Ucap ku


"Saya tidak sakit tapi saya akan menjaga Nona disini! Tapi tidak tau dengan nya " Kata Vin menunjuk Raja


Seperti nya akan ada perdebatan lagi, aku memperhatikan mereka yang tengah beradu mulut itu.


Tapi dengan adanya mereka berdua aku lebih bahagia, walaupun terkadang mereka membuat ku sedikit pusing.


"Bisakah Nona tidak menatap saya seperti itu" Ucap Vin mendekati wajahku


Aku terkejut hingga memukul wajah nya, ia mengelus pipi nya yang ku pukul itu.


"Maaf! Gak sengaja, aku kaget" Kata ku sembari senyum kecil


"Tidak apa apa, walaupun sedikit sakit!" Ujar Nya


Raja menutup mulut nya dengan tangan nya, mencoba menahan tawa nya.


"Puas kan!" Kesal Vin


"Hahahaha, makanya jadi orang jangan suka nyosor" Tawa Raja


"Non, aku mau ke belakang dulu mengganti pakaian" Pamit Raja sembari mengejek Vin

__ADS_1


Vin menatap Raja dengan muka kesal, seperti nya dia sangat emosi kepada Raja.


Vin berjalan mendekati ku dengan senyuman menyeringai nya, mendekatkan wajah nya persis di depan wajah ku dengan mebungkuk.


"Kamu sangat manis Emily! Saya menyukai nya" Ucap Vin sembari memegang dagu ku


"Jangan menyentuh ku sembarangan!" Ujar Ku memegang tangan nya dan menyingkirkan nya dari dagu ku


Lalu ia berjalan dan meninggalkan ku di meja makan itu, berani nya dia memegang dagu ku tanpa seizin ku.


Langkah nya berhenti tepat di pintu, ia berbalik dan tersenyum miring ke arah ku.


Senyuman macam apa itu, sangat mengerikan untuk di lihat dan siapa sebenarnya kamu Vin.


Aku sangat penasaran dengan Vin, seandainya Eva ada mungkin aku akan meminta tolong kepadanya untuk mencari tau tentang Vin.


Aku menyalakan ponsel ku lalu mencari artikel tentang kecelakaan di jalan itu, aku melihat banyak sekali artikel tentang itu.


Aku memutar salah satu vidio rekaman amatir dari warga, tetapi tidak menemukan apa pun.


Aku terus mencari dan memutar semua video di internet tentang kecelakaan itu, dan aku memutar Video Cctv jalanan di situ yang merekam kejadian itu.


Aku segera berlari ke kamar ku, aku tidak menghiraukan rasa sakit di kaki ku.


Aku mengambil laptop ku lalu kembali turun ke bawah, aku menuju ruang tamu duduk di lantai depan meja kaca itu.


Aku membuka menyalakan laptop ku lalu mencari video rekaman Cctv itu yang di unggah oleh.....


Aku memutar video nya sampai akhir tetapi tidak ada saat Eva keluar dari mobil atau dia di bawa orang.


Lalu aku kembali memutar nya ulang dan ternyata rekaman CCTV itu telah di potong atau di edit.


Ternyata ini sudah di rencanakan memang yah, apa Eva berkhianat kepadaku.


Jika rekaman itu error atau macet pasti tidak akan semulus itu kan Video nya, pasti ada layar yang berkedip atau gambar nya berhenti.


Ini sudah jelas ada seseorang yang mengedit rekaman Cctv itu, pasti orang itu yang telah memotong bagian dimana Eva keluar dari mobil itu.


"Anda tengah mencari apa?" Tanya Vin yang sudah berada di samping ku


"Ini!" Jawab ku memutar laptop ku ke arah nya


Ia memutar Video itu, Raja juga ikut menyaksikan nya.

__ADS_1


__ADS_2