
"owh iya, hei semua nya (melambai). apa hari ini ada makanan yang enak"kata IRO.
"bodoh"kata Karin.
"owh Karin, aku pulang (sambil tersenyum)" kata IRO.
"jadi kau pergi dengan hanya membawa bekal dan pulang membawa seorang gadis, dasar buaya"kata Karin.
"ehh bukan begitu! biar ku perkenalkan Sinta ini Karin, Karin ini Sinta" kata IRO.
"hmm, salam kenal Karin" kata Sinta.
"salam kenal juga Sinta" kata Karin.
"baiklah daripada disini terus sebaiknya kita masuk dulu ke rumah. aku sudah memasak makanan yang sangat banyak. dan aku masih ingin penjelasan apa yang terjadi sebenarnya"kata Karin.
lalu Karin, IRO dan Sinta masuk ke dalam rumah. para pelayan sudah menyiapkan berbagai jenis makanan.
"kalau begitu selamat makan" kata IRO.
__ADS_1
setelah kenyang dan selesai makan IRO pergi mandi. lalu di ruang makan Karin dan Sinta mulai canggung karena sebenarnya mereka adalah teman masa kecil dan sudah lama berpisah.
"ngomong-ngomong sebenarnya apa yang terjadi. mengapa kau bisa berada di sini, bukan kah seharusnya kau menjaga desamu?" kata Karin.
"banyak hal yang terjadi butuh waktu lama untuk menjelaskannya, tapi yang terpenting aku sudah bukan ratu lagi. dan itu semua karena permintaan dari IRO"kata Sinta.
"baiklah baiklah, itu semua tidak terlalu penting yang terpenting kalian sudah kembali dengan selamat. juga sepertinya panglima iblis beelzebub sudah mulai dekat dan desa para serigala sudah ditundukkan" kata Karin.
"jadi sepertinya bakal ada perang lagi ya,tapi
apakah desa ini bisa bertahan dan mengalahkan panglima iblis beelzebub serta pasukannya?" kata Sinta.
"tenang saja selama dia ada di sini mungkin desa ini akan aman, karena dia berbeda dari yang lainnya hal mustahil sekalipun bisa dilakukannya. itulah membuatku tertarik dengannya (sambil tersenyum)"kata Sinta.
"jangan-jangan kamu menyukainya,(sambil tersenyum sinis) padahal kalian belum lama bertemu loh. dan aku dengan IRO sudah lumayan kenal satu sama lain (senyum sinis lagi)" kata Karin.
"owh, mau menantangku (senyum sinis) kau pikir hanya kau saja yang mengenalnya dengan baik. kebetulan aku juga sudah mengenalnya sangat baik bahkan dia sudah menggendong ku dengan romantis (sambil malu malu)" kata Sinta.
"hahaha hanya itu saja, aku dan IRO sudah pernah tidur sekamar. bahkan dia juga sudah meraba raba ku (sambil tersenyum bangga)"
__ADS_1
kata Karin.
dan tiba tiba suasananya makin memanas ditambah IRO yang baru keluar dari kamar mandi langsung kepanasan karena ruangan nya memanas.
"para nona sekalian ada apa dengan kalian?" kata IRO.
"Diamlah! (serentak bersamaan)"teriak Karin dan Sinta.
"ehh, (aku datang diwaktu yang salah mungkin)"pikir IRO.
"sudahlah, sebaiknya kita memikirkan cara mengalahkan panglima iblis beelzebub serta pasukannya" kata Sinta.
"benar juga sebaiknya kita juga menyiapkan rencana yang matang agar bisa mengalahkan panglima iblis beelzebub serta pasukannya" kata Karin.
"hmmm, (tiba tiba suasananya kembali normal). memangnya seperti apa panglima iblis itu? apakah dia berbahaya atau dia hanya memanfaatkan pasukannya saja?'' kata IRO.
"memang benar belum ada satupun panglima iblis yang langsung turun tangan ke peperangan. kalau begitu kita juga harus bersiap"kata Karin.
Bersambung
__ADS_1