
lalu IRO dan Veny berjalan keluar dan melihat lihat sekitar, dan melihat ada pertunjukan jalanan.
"di sini ramai juga ya, ada banyak bermacam macam hiburan. apa kau menyukai nya?" kata IRO.
Veny diam, ternyata dia melihati kembang gula daritadi. IRO langsung menyadari nya dan menghampiri penjual kembang gula dan membeli dua.
"ini, kau suka yang manis kan. walau sifat mu dingin tapi kau juga butuh di manja sekali sekali." kata IRO sambil memberi kembang gula nya pada Veny.
"terimakasih, aku memang menyukai yang manis. tapi, ini sedikit memalukan." kata Veny memegang kembang gula nya.
IRO mulai bercanda menghibur Veny dan berjalan jalan sambil menikmati kembang gula. tak di sangka ada preman pasar yang sedang menagih bayaran dari setiap penjual.
kemudian preman pasar itu terpesona melihat kecantikan Veny, dan mulai mendekati nya.
"halo nona cantik, apa kau makan malam dengan ku? aku pasti akan memuaskan mu heheheh." kata preman pasar.
tetapi Veny hanya diam saja menikmati kembang gulanya di tambah IRO yang pura pura tidak tahu.
"nampaknya mereka mengacuhkan preman itu, anak muda dan nyonya muda itu tidak beruntung hari ini." kata beberapa orang disekitar.
"hey nona! apa kau mendengar ku! aku pasti akan memberi mu apa yang kau mau jika kau mau menghiburku!" teriak preman pasar.
dan Veny masih tidak memperdulikan nya sambil memakan kembang gula. IRO kemudian tertawa kecil melihat nya mengacuhkan preman pasar itu.
"kau! beraninya kau mengacuhkan aku! aku akan memberimu pelajaran!" teriak preman sambil mengeluarkan pisau dan ingin menyerang Veny.
"nona hati hati, menghindar lah dan lari darinya!" kata orang-orang di sekitar nya.
saat preman pasar mulai mengarah kan pisau dan menyerang Veny, IRO menangkap pisaunya dan menghancurkan nya.
"berani kau lukai dia, nyawa mu dalam bahaya. cepat pergi sebelum aku membunuh mu." kata IRO menunjukkan aura pembunuh.
preman pasar itu langsung ketakutan dan berlari terbirit-birit. Veny langsung melihat tangan IRO yang tergores pisau itu.
__ADS_1
"kau ini, padahal aku bisa menghindari nya. tangan mu jadi tergores dan berdarah, kau sangat ceroboh." kata Veny sambil menyembuhkan tangan IRO.
"aku sendiri tidak menyangka, tangan dan pikiran ku bergerak sendiri tanpa ku perintah." kata IRO.
"master, itu dikarenakan master memiliki rasa kasih sayang pada nona Veny sampai sampai master tidak memperdulikan tubuh master sendiri." kata Karen yang tiba tiba bersuara.
"kau ini tiba tiba datang, dan aku bukannya ingin menjadi pahlawan juga tidak memperdulikan tubuh ku. entah kenapa rasanya aku hanya tidak ingin Veny terluka saja." kata IRO dalam pikiran.
"maaf saya tiba tiba muncul master, mungkin itu karena master sudah jatuh cinta pada nona Veny. kalau salah maka master benar benar menyayangi nona Veny." kata Karen.
"sebaiknya kau diam saja, aku tidak ingin mendengar hal hal seperti itu dulu. aku mau fokus untuk cari uang dulu." kata IRO dalam pikiran.
"kenapa kau bengong saja? tangan mu sudah sembuh, jadi kita bisa lanjut lagi." kata Veny.
"ehh baiklah, ayo kita ke sana dulu seperti nya ada yang menyenangkan. owh ya, seperti nya ada yang mengikuti kita." kata IRO.
"benar, tidak perlu khawatir karena seperti nya tidak berbahaya jadi pura pura tidak tahu saja." kata Veny.
"master, yang mengikuti master adalah preman tadi. jaraknya sekitar 150 meter dari sini, apa perlu saya bereskan?" kata Karen.
"baik master, saya akan membuat mereka tidak dapat mengikuti master lagi. saya akan mengacaukan pikiran mereka dan saling menyerang." kata Karen.
"hoo, jadi itu kemampuan mu ya. kalau begitu lakukan saja, aku dan Veny masih punya urusan di sini." kata IRO dalam pikiran.
seketika preman preman yang mengikuti IRO dan Veny saling menyerang dan tak sadarkan diri. Veny mulai mengetahui, ternyata IRO sudah memakan buah semesta.
"pantas saja waktu itu dia pulang lama, ternyata dia pergi ke alam dewa dan memakan buah semesta itu ya." pikir Veny.
"Veny ada apa? kenapa kau melihati ku terus, itu membuat ku sedikit malu." kata IRO.
"jangan kegeeran, aku hanya memikirkan kenapa para preman itu berhenti mengikuti kita ayo lanjut jalan." kata Veny.
"apa salah nya memujiku sekali sekali. ngomong ngomong kau tidak mau kembang gula lagi? kau sampai memakan punyaku tanpa sadar." kata IRO.
__ADS_1
"kalau begitu aku mau lagi, cepat belikan ku tunggu di sini." kata Veny.
"aku benar benar menjadi pelayannya. kalau begitu lain kali jangan memakan punyaku juga." kata IRO pergi membeli kembang gula lagi.
Catatan penting : kembang gula atau biasa disebut permen kapas adalah makanan legenda pada saat orang orang masih anak anak. biasanya makanan ini ditemukan di pasar malam atau pameran. rasanya anda seperti menjadi iron man.
lalu IRO kembali membawa kembang gula lagi, Veny kelihatan senang dengan kembang gula. itu karena sewaktu kecil orang tuanya tidak pernah membeli kan nya kembang gula.
"ini, sebaiknya jangan terlalu banyak memakannya karena dapat merusak gigi jika kebanyakan di makan." kata IRO.
"tenang saja, aku bisa menggunakan sihir untuk menguatkan gigi ku. jadi jangan seperti ibu ibu yang melarang anaknya memakan kembang gula." kata Veny.
"baiklah, lalu kita kembali dulu ke tempat pendaftaran guild tadi. mungkin ada yang tertarik dengan kita dan mengundang nya ke guildnya." kata IRO.
kemudian IRO dan Veny berjalan kembali ke tempat pendaftaran guild, sesampai di sana sudah banyak anggota guild yang menginginkan Veny masuk ke guild mereka. seperti biasa, itu karena kecantikan Veny. sedangkan IRO tidak ada yang menginginkan nya.
"lihat lihat dia sudah datang, benar benar sangat cantik. pengawas guild memang tidak berbohong kepada kita." kata orang orang.
orang orang berbondong-bondong melihat Veny sambil teriak meminta Veny masuk ke guild mereka. pengawas guild berusaha menahan mereka sekuat tenaga.
"nampaknya aku tidak di butuhkan di sini. Veny kau ingin masuk guild yang mana?" kata IRO.
"aku mau masuk guild yang terbaik. jadi kalian semua minggir lah atau aku akan membakar kalian." kata Veny.
semua orang langsung diam dan mereka langsung tergila gila karena Veny berbicara pada mereka.
"nampaknya mereka semua tidak lebih waras dibandingkan orang orang di akademi DEA." kata IRO.
dan datang lah seorang pangeran dari guild terbaik. mulai menunjukkan pesona nya walau seperti banci.
"owh Dewi ku, mau kah kau bergabung dengan guild ku?" kata pangeran itu.
"sial, pangeran itu selalu mengacau kan apa yang kita inginkan. hanya karena putra raja dia malah berbuat sesukanya." kata orang-orang.
__ADS_1
Bersambung