Reinkarnasi Terakhir

Reinkarnasi Terakhir
awal dari kegeniusan


__ADS_3

"akhirnya aku terbebas. terimakasih, setelah miliaran tahun di segel akhirnya aku terbebas." kata grimore itu.


"yang benar saja umur mu miliaran. lagi pula kenapa dan siapa yang menyegel mu?". kata IRO.


"ya umur ku sudah sangat tua, dan yang menyegel ku adalah diri ku sendiri karena kekuatan yang ada di dalam ku sangat kuat, jadi saat aku mencoba untuk menahan nya, malah tersegel sendiri." kata grimore


"hahahaha kau sangat bodoh. bisa bisa nya kau menyegel dirimu sendiri selama miliaran tahun. hahahaha" kata IRO.


"cih, terserah apa kata mu. sesuai janjiku apa yang kau inginkan?" kata grimore.


"hm, kalau gitu aku mau yang ku katakan tadi. jadi tepati lah." kata IRO.


"baik baik, sekarang aku akan memberikan pengetahuan tak terbatas dan keinginan mu itu." kata grimore.


lalu grimore itu semakin bercahaya dan akhirnya menyatu dengan IRO.


dan tiba tiba sifat IRO berubah.


"hahahaha jadi ini kekuatan pengetahuan. aku sekarang tahu segalanya, baiklah aku mau coba memperbaiki dinding yang rusak tadi." kata IRO.


dan IRO dapat mengetahui jenis sihir apa yang dapat memperbaiki dinding itu.


"return it." kata IRO


lalu dinding tembok nya kembali seperti semula.


dan Veny datang menghampiri IRO.


"hmmm, bagaimana ini bisa kembali seperti semula?" kata Veny.


"hohohoho, tuan putri. aku hanya memperbaiki nya dengan sihir ku." kata IRO.


"owh, baiklah. karena sudah larut malam, mari kita pulang. lalu kalau perpustakaan ini bagaimana cara menyegel nya lagi?" kata Veny.


"serahkan saja pada ku." kata IRO


lalu IRO menyentuh pintu itu dan seketika segelnya kembali, bahkan lebih kuat.


"strongest seal" kata IRO.


"sejak kapan kau belajar sihir ini?" kata Veny.


"hahahaha, itu rahasia tuan putri." kata IRO.


"terserah padamu ayo kita pulang dan segera bereskan pakaian mu." kata Veny.


"baiklah. kita langsung TP (teleport) saja langsung ke kamar kita." kata IRO sambil senyum mesum.


"(aneh, dia seperti bukan IRO yang bisanya. tapi begini lebih baik menurut ku)" pikir Veny.

__ADS_1


lalu IRO meneleport semua barangnya langsung ke kamar Veny atau kamar mereka.


"baiklah sudah semua. tuan putri bisakah kau menggenggam tanganku, karena kita akan TP langsung" kata IRO.


"baiklah." kata Veny.


IRO merasakan pernah memegang tangan ini, tapi tidak tahu dimana dan kapan.


"(aneh, rasanya aku pernah menggenggam tangan ini sebelumnya. ahh mungkin cuman perasaannya ku saja.)" kata IRO.


lalu IRO dan Veny langsung kembali ke kamar mereka, atau lebih tepatnya di kamar Veny.


"jadi aku akan tidur di sofa kan. kalau begitu aku mau mandi dulu." kata IRO.


"hmm" kata Veny.


dan saat IRO mandi, ada sesuatu yang mengalir di tubuh nya. seperti badannya lebih ringan dan bisa melakukan apapun.


"jadi ini efek dari permintaan ku itu ya " kata IRO. (baca chapter sebelumnya).


"kalau kau sudah selesai, jangan lupa untuk mempersiap kan dirimu besok." kata Veny.


"baiklah."kata IRO dengan senyum.


tak lama kemudian hujan dan badai petir pun datang.


lalu IRO pun sudah selesai mandi, saat ingin tidur Veny malah meminta IRO untuk tidur bersama nya di kasurnya karena tidak suka suara petir.


"hahaha, padahal kita belum menjadi suami istri. tapi kau sudah menginginkan ini ya". kata IRO sambil tersenyum.


"jika kau berani berbuat aneh aneh, aku akan membunuh mu tanpa rasa sakit." kata Veny.


"iya aku tahu itu. kalau begitu permisi (memeluk Veny dengan erat)" kata IRO.


"apa yang kah kau lakukan!? bukankah sudah kukatakan padamu." kata Veny.


"ssstt, tenang lah gadis manis, aku ada di sini untuk mu. kau takut petir kan, ibuku dulu pernah melakukan ini untuk ku saat aku ketakutan." kata IRO.


lalu Veny tidak bisa melawan kata kata IRO, karena apa yang di katakan nya benar semua.


tak lama kemudian Veny tertidur di pelukan IRO dan merasa hangat juga nyaman saat di dekatnya.


"putri imut ini kalau di lihat lihat saat tidur, dia sangat cantik juga mempesona." kata IRO lalu tertidur saat memeluk Veny.


pagi hari pun tiba. Veny terbangun di pelukan IRO, dan IRO masih memeluk Veny dengan erat saat tidur.


"(dia ini kenapa sih, berani memelukku dan mengingatkan ku pada ibu ku juga) ahh sudahlah lebih baik aku mandi". kata Veny.


tetapi saat Veny mau beranjak dari tempat tidur, IRO menangkap dan memeluk Veny lagi dan berkata :

__ADS_1


"ibu, aku merindukan mu jadi jangan pergi lagi." kata IRO sambil memeluk Veny.


"hei, putri tidur! bangun lah kalau tidak akan ku basahi kau di sini sekarang juga." kata Veny.


lalu IRO membuka mata dan melihat wajah Veny sangat dekat dengannya.


"hey tuan putri, ini masih pagi jadi jangan coba coba untuk mengambil ciuman pertama ku." kata IRO sambil tersenyum.


setelah itu IRO mandi dengan tubuh merah karena di siksa oleh Veny. (sengaja adegannya di lewati karena berbahaya).


"tuan putri memang hebat. dapat membuat tubuh ku merah seperti ini. tapi heal" kata IRO.


lalu tubuh yang tadinya merah menjadi kembali seperti semula.


"hahahaha, siksaan tuan putri tadi memang sakit. tapi belum seberapa untuk ku". kata IRO.


"hei hewan mesum, cepatlah nanti kita akan terlambat. dan jika kita terlambat, maka kau akan ku siksa menggunakan kuku ku sampai berdarah". kata Veny dengan wajah mengancam.


"ba baiklah, aku segera siap". kata IRO.


lalu IRO pun selesai mandi. dan saat pergi untuk mengganti baju Veny menghalangi nya.


"hewan mesum, ini pakaian mu dan ganti lah di luar kamar ini. aku tidak ingin tertular penyakit mesum mu itu." kata Veny.


"apa kau bercanda? di luar pasti banyak murid wanita. dan jika mereka melihat ku ganti baju di luar maka aku akan di bunuh". kata IRO.


"aku tidak peduli dengan itu. cepat atau kau akan ku tinggal". kata Veny.


"ba, baiklah" kata IRO


lalu IRO pergi ke luar kamar tapi tidak mengganti baju nya di situ.


IRO menggunakan sihir pengganti pakaian instant.


"change dress" kata IRO.


seketika baju IRO terpakai sendiri.


"hahahaha aku benar benar genius" kata IRO sambil tertawa.


"apa yang kau tertawa kan, ayo TP kita ke bawah langsung." kata Veny yang memakai gaun cantik.


"tuan putri kau sangat cantik hari ini" kata IRO.


"aku tidak meminta pendapat mu. cepatlah!" kata Veny.


"iya iya hehehe, gate" kata IRO.


dalam sekejap sampai lah IRO dan Veny di bawah, lalu sudah ada kereta kuda yang menunggu mereka.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2