Reinkarnasi Terakhir

Reinkarnasi Terakhir
Perkenalan khusus


__ADS_3

Kisah cinta IRO akan sangat merepotkan dia Karena memiliki banyak wanita yang Mengelilinginya.


Setelah IRO dan lainnya selesai makan Mereka segera bersiap untuk berangkat ke Kerajaan. Saat dalam perjalanan semua Orang terlihat begitu bersemangat karena Mereka akan menemui salah satu putri Kerajaan yang paling cantik di dunia.


"Mereka semua terlihat sangat bersemangat, Memangnya ada apa di kerajaan? apakah


Ada sesuatu yang menarik di sana atau Bagaimana." kata IRO.


"Mereka sangat bersemangat tidak seperti Dirimu yang sedikit semangat nya saja tidak Ada." kata Veny.


"Sepertinya mereka sangat tertarik untuk Melihat putri kerajaan ini, kudengar dengar Putri kerajaan orario itu sangat cantik." kata Vie.


"Kukira kau tidak akan ikut dan memilih Tinggal di penginapan ternyata kau juga ingin Ikut juga." kata IRO.


"Aku sangat bosan jika tinggal di penginapan Sendiri, jadi aku ingin sedikit membantu saja Sekaligus mencari orang yang kuat." Kata Vie.


"Terserah mu saja, kau harus berhati hati Karena kalau kau tertinggal dari kami atau Memperlambat kami kau akan tidak dapat Hadiahnya." kata IRO.


"Tenang saja, aku ini seorang genius dalam Hal membunuh monster aku sedikit ahli dan Tentu saja aku tidak akan memperlambat Kalian." kata Vie.


"Ya itu bagus, ngomong ngomong apa Hubungan mu dengan Veny kalian seperti Pernah bertemu sebelumnya dan saat Berbicara dengannya kau tidak terlalu Gugup dibandingkan murid murid mu dan guru Yang lain." kata IRO.


"Ternyata kau hebat juga sampai bisa Menyadari itu, sebenarnya aku dan Veny Sudah pernah bertemu sebelumnya dan Sedikit berbincang saat ayahku dan ayahnya Menjalin hubungan bisnis." kata Vie.

__ADS_1


Tanpa mereka sadari Veny daritadi sudah Melihat terus kembang gula yang ada Dipinggir jalan.


"Pantas saja kalian dapat langsung akrab Setelah bertemu kemarin, Veny sepertinya Kau melihati kembang gula itu lagi ya. Padahal kemarin aku sudah membeli Banyak tetapi dalam sekejap kau sudah Menghabiskan semuanya." kata IRO.


IRO tanpa basa basi langsung membeli Kembang gula lagi untuk Veny, dengan penuh Semangat Veny memakan langsung kembang Gula itu. Vie sebenarnya sudah tau bahwa Veny sangat menyukai kembang gula karena Saat malam hari Vie tidak sengaja melihat Veny makan kembang gula. Setelah itu Mereka melanjutkan perjalanan mereka Hingga tiba di istana.


Di gerbang istana sudah banyak petualang dan orang biasa yang menantikan kehadiran tuan putri kerajaan orario. Semua orang berbondong-bondong untuk mengambil posisi paling depan. Tak lama kemudian keluarlah tujuh petualang terbaik dari negara orario, Ketujuh orang ini semuanya adalah pria. Semua orang hanya diam saja melihat mereka. Dan dari balkon istana keluarlah wanita yang sangat cantik yaitu putri kerajaan orario. semua orang langsung berteriak memuji kecantikan, meminta tanda tangan, bahkan ada yang membawa hadiah untuk melamar tetapi semuanya dihalangi oleh prajurit kerajaan.


"Apakah orang orang disini sudah tidak ada yang waras? semuanya seketika menggila saat putri itu keluar." kata IRO sambil tertawa.


"Benar mereka semua seperti kerasukan sesuatu, bahkan tujuh petualang itu diabaikan kehadirannya." kata Vie.


"Tapi jika dilihat lihat putri kerajaan orario ini memang sedikit cantik, andaikan saja Veny memakai gaun dan mahkota itu mungkin aku akan langsung jatuh cinta." kata IRO dengan suara kecil.


"Apa kau mengatakan sesuatu aku tidak bisa mendengar nya karena mereka semua sangat ribut." kata Vie.


"Pertama aku ingin berterimakasih atas kedatangan kalian hari ini, sebelumnya mungkin masih apakah ada orang yang tidak mengenal siapa aku?" kata putri.


Semua orang melihat sesama dan semuanya sudah mengenal putri, juga Vie dan Veny kelihatan sudah mengenal putri. Vie kenal dengan putri saat berkunjung mewakili akademi DEA untuk menjalin hubungan yang baik. Veny kenal dengan putri saat ayah nya dan dia berkunjung juga untuk menjalin hubungan persekutuan antar kerajaan. yang tersisa hanya IRO seorang yang belum mengenal putri. IRO mengangkat tangan dan bertanya siapa nama tuan putri itu, seketika semua orang heran melihat IRO.


"hei nak apa kau benar benar tidak mengetahui nama tuan putri? jangan membuat suasana berubah." kata orang di samping IRO.


"benar aku pendatang baru disini aku sama sekali tidak mengetahui nama tuan putri ini." kata IRO dengan wajah polosnya.

__ADS_1


"baiklah ternyata masih ada satu orang yang belum mengenal namaku, biar ku perkenalkan khusus untukmu namaku adalah putri Sofia orario ke lima belas." kata putri.


"Astaga tuan putri memperkenalkan khusus dirinya untuk bocah itu, aku sangat iri dengannya andaikan tadi aku juga tidak mengenali tuan putri mungkin aku juga dapat perkenalan khusus dengan tuan putri." kata orang-orang disekitar IRO.


"Salam kenal tuan putri, maaf karena lancang bertanya tadi secara langsung denganmu." Kata IRO dengan wajah tersenyum.


"Salam kenal juga, baiklah semuanya aku akan memulai menjelaskan tentang kenapa kalian bisa berada disini saat ini." kata putri.


"aku sangat sial kedua wanita di samping ku ini ternyata sudah mengenali putri kerajaan ini, untung saja aku tidak mengatakan bahwa mereka juga tidak mengenali nya." pikir IRO.


Kemudian putri menjelaskan semuanya tentang tugas memburu monster yang mengamuk di perbatasan kepada seluruh petualang yang berkumpul. IRO menyadari bahwa tiga panglima iblis sudah dekat dengan mereka, tiga panglima iblis beserta seluruh pasukan nya sedang memburu IRO sekaligus mengambil alih kerajaan orario.


"Veny sepertinya aku tidak dapat ikut untuk acara ini, panglima iblis sudah dekat beserta pasukannya. aku serahkan yang disini padamu dan jaga Vie." kata IRO.


"baiklah cepat selesaikan itu dan segera kembali aku tidak ingin kau hanya mengambil untung untuk mendapatkan hadiah tanpa ikut menghabisinya." kata Veny.


IRO dengan cepat menuju ke gerbang orario, Karen menjelaskan jumlah pasukan iblis yang datang serta menjelaskan tingkatnya kepada IRO. seluruh petualang menuju perbatasan begitu juga dengan Veny dan Vie.


"ehh, dimana IRO? bukannya tadi dia ada bersama kita, jangan jangan dia ketinggalan." kata Vie mencari cari IRO.


"Dia mengatakan bahwa perutnya sedang sakit jadi dia akan menyusul nanti, lebih baik kita fokus disini saja." kata Veny mencoba merahasiakan ini dari Vie.


Veny dan Vie melanjutkan perjalanan mereka ke perbatasan bersama petualang lainnya dan dipandu oleh tujuh petualang terkuat. sedangkan IRO terbang ke langit dan melihat seluruh pasukan iblis serta panglima iblis yang sedang menuju ke negara orario.

__ADS_1


"baiklah mereka semua kelihatannya sangat banyak mungkin ini akan memakan sedikit waktu, tetapi mereka tidak beruntung karena berani melawan ku." kata IRO dengan tersenyum.


BERSAMBUNG


__ADS_2