Reinkarnasi Terakhir

Reinkarnasi Terakhir
Guru Vie


__ADS_3

"aku memang tidak salah memilih tuan dan bahkan tidak salah memilih orang yang ku cintai." pikir Jeanne.


Jennie beristirahat dan mengumpulkan tenaganya dan sihirnya. raja iblis maju ke Medan pertempuran, raja iblis membuat lingkaran api yang mengelilingi seluruh murid akademi DEA. seluruh murid ketakutan karena bisa merasakan sihir hitam yang kuat dari raja iblis. pahlawan pun maju menghadap raja iblis, pahlawan itu tidak takut karena dia juga pernah merasakan sihir hitam yang sama dari panglima iblis beelzebub.


"jadi ini kah pahlawan yang terkenal dari negara wallenblood itu, zirah dan pedangmu cukup bagus." kata raja iblis.


"daripada banyak bicara bagaimana kalau kita coba pedang ku ini saja, siapa tau kau bisa terbunuh." kata pahlawan.


raja iblis tersenyum lalu memukul pahlawan, tetapi pahlawan menangkis pukulan itu dengan pedang suci nya. raja iblis menyalurkan api dari tangannya ke pedang suci pahlawan hingga terselimuti api. pahlawan mundur beberapa jarak dan menghempaskan pedangnya yang menghilangkan api itu. raja iblis dengan cepat menendang pahlawan, pahlawan pun menangkis lagi tendangannya dengan pedang nya. pahlawan terdorong beberapa jarak lagi dari tendangan itu, raja iblis mengeluarkan api dari mulutnya berniat membakar pahlawan. pahlawan menggunakan sihir sucinya untuk menangkis api itu. pahlawan segera membalas serangan raja iblis dengan mengayunkan pedangnya, raja iblis menangkis serangan itu dengan sihir pelindung miliknya.


"pertarungan ini membosankan, kau terlalu lemah sehingga semangat bertarung ku hilang dan aku juga mengantuk. kalau begitu kau lawan pet ku saja, dengan begitu aku bisa menonton pertunjukan menarik." kata raja iblis lalu terbang ke atas langit.


raja iblis memanggil pet nya dengan mengucapkan namanya Hydra.


Catatan penting : Hydra adalah naga yang berwujud iblis dan memiliki kepala lebih dari satu. ini pet raja iblis yang paling dia sukai karena sudah melayaninya selama berabad abad.

__ADS_1



hydra pun keluar dari lingkaran sihir pet raja iblis dan segera menuju ke tempat pahlawan, para murid ingin lari tapi di halangi oleh sihir lingkaran api milik raja iblis. pahlawan mencoba menebas lingkaran api raja iblis tetapi malah api nya membakar zirah pahlawan. hydra mengeluarkan sihir elemen api, petir, dan angin dari kepalanya. pahlawan serta para murid menahan serangan itu, guru Vie semakin bingung dan tidak tau apa yang harus dia lakukan. pahlawan dan murid murid sudah tidak kuat menahan serangan elemen berbeda beda tiga sekaligus lagi, pahlawan meminta guru Vie untuk meminta bantuan dari orang yang kuat untuk menolong mereka.


raja iblis mengatakan bahwa dia tidak terlalu menginginkan nyawa mereka semua melainkan menjadikan mereka bawahannya. maka dari itu pahlawan mengatakan pada guru Vie, setelah dia sampai di suatu tempat carilah orang yang kuat lalu datang lah kembali ke sini agar menyelamatkan mereka semua. lalu pahlawan mengerahkan seluruh sihir suci nya ke ujung pedangnya dan menebas lingkaran api raja iblis dengan sekuat tenaga. api nya terbelah sementara, guru Vie mengambil kesempatan itu untuk keluar. guru Vie bersedih melihat pahlawan dan murid muridnya mengorbankan kebebasannya untuk dirinya.


guru Vie menggunakan teleportasi untuk pergi jauh melarikan diri dari raja iblis. pahlawan dan murid akademi DEA sudah kalah, raja iblis menciptakan skeleton untuk menahan mereka semua. mereka semua di bawa masuk ke kerajaan beelzebub untuk di jadikan bawahan raja iblis. sementara itu raja iblis menyadari bahwa ada satu orang yang lolos dari lingkaran apinya. raja iblis tidak terlalu memikirkannya karena hanya satu yang lolos. guru Vie gagal teleportasi ke negara wallenblood dan tersasar ke negara orario. guru Vie bingung kenapa dia tersasar sampai sejauh ini, saat di gerbang masuk guru Vie di tanya penjaga apa urusannya ke negara ini. guru Vie mengatakan bahwa dia adalah guru dari akademi DEA. penjaga langsung membolehkan guru Vie masuk, tapi ada bangsawan genit yang lewat dan mencoba menggoda guru Vie.


Guru Vie menolak seluruh godaan bangsawan itu, bangsawan nya pun marah dan menyuruh prajurit nya untuk membawa paksa guru Vie.


"hehehe tidak ada yang tidak bisa kudapatkan, wanita ini sangat cantik di tambah tubuh yang bagus sekali hehehe." kata bangsawan genit.


"jadi karena kau dari akademi DEA aku akan melepaskan mu? tentu tidak karena sekarang kau berada di daerah kekuasaan ku hahaha." kata bangsawan genit.


Guru Vie masih mencoba melepaskan dirinya, tetapi sudah terlambat guru Vie sudah di tahan menggunakan sihir. bangsawan genit itu menyuruh prajurit nya untuk membawanya ke penginapan terdekat. di lain sisi IRO sudah selesai membeli barang dari pasar sambil membawa banyak kembang gula untuk Veny. IRO masuk ke kamar penginapan mereka dan di sambut oleh Veny.

__ADS_1


"selamat datang, sudah selesai beli barangnya? mau makan dulu, atau mandi dulu, atau mau istirahat dulu, atau mau aku?" kata Veny menggoda IRO.


"kalau bisa aku mau kau, tapi sayangnya kau cuman bercanda. ini kembang gula yang kau minta aku beli banyak jadi jangan langsung di makan semua." kata IRO.


Veny mengambil semua kembang gula nya dan memakan satu untuk hari ini. guru Vie dibawa paksa ke penginapan dan dilihat oleh banyak orang tetapi tidak bisa apa apa karena takut pada bangsawan. saat berjalan guru Vie selalu meminta tolong tetapi tidak ada yang berani menolongnya. bangsawan genit itu berjalan dengan sombongnya sambil membawa guru Vie yang sudah tidak punya harapan. saat sampai di penginapan IRO merasakan ada hawa yang tidak asing baginya. tetapi IRO tidak terlalu memikirkannya, sesaat kemudian Karen memperingati IRO.


"tuan, guru Vie saat ini di bawa paksa oleh bangsawan. sekarang guru Vie meminta bantuan tetapi tidak ada yang membantunya, apa yang akan tuan lakukan." kata Karen.


"jadi itu hawa guru Vie, para bangsawan di sini memang tidak pernah melakukan hal baik. Karen gunakan sihirmu untuk menolong guru Vie dan bawa dia ke kamar ini." kata IRO dalam pikiran.


"baik tuan saya akan segera membantu guru Vie." kata Karen.


Karen menggunakan keahlian psikisnya untuk membantu melepaskan guru Vie dengan cara menerbangkan barang barang ke para prajurit yang menahan guru Vie. para prajurit yang menahan guru Vie sangat jengkel dengan itu.


"siapa yang berani melempari prajurit ku! apa dia mau mati di sini hah." kata bangsawan genit.

__ADS_1


tidak ada satupun orang yang menjawab, Karen semakin memperkuat lemparannya sehingga bangsawan genit dan prajurit kesakitan. orang orang di sekitar mulai ikutan melempari bangsawan genit dan para prajurit. suasananya semakin kacau karena semua orang yang berada di situ melempari bangsawan genit dan prajurit sehingga tidak berkutik, orang orang tertawa melihat itu.


BERSAMBUNG


__ADS_2