Reinkarnasi Terakhir

Reinkarnasi Terakhir
penguasa asli neraka


__ADS_3

lalu IRO melepas cubitannya dari Veny.


"makanya kalau bercanda jangan terlalu berlebihan, aku tidak ingin orang lain salah paham lagi." kata IRO.


"sudah sudah, sebaiknya tuan dan nyonya ini beristirahat saja. aku dan teman ku akan jaga kali ini." kata teman pangeran.


"baiklah aku juga sudah mulai mengantuk lagi, ngomong ngomong aku tidur di tenda mana?" kata IRO.


"tidur di tenda kami saja, nanti kami akan ganti tempat ke penjaga selanjutnya." kata teman pangeran.


"jadi aku akan satu tenda dengan Veny kan? aku sudah bisa menebak nya. aku tidur di luar saja kalau begitu." kata IRO mengambil bantal dan selimut.


"siapa yang menyuruh mu tidur di luar! kalau kau tidur di luar aku juga akan ikut. jadi, ayo masuk." kata Veny menarik tangan IRO ke tenda.


"ahh, sepertinya aku juga butuh pacar seperti nona Veny itu. kapan ya?" kata teman pangeran.


"mungkin sebentar lagi kau akan menemukan nya, bersabar saja ya hehehe." kata teman guild pangeran.


"Veny kenapa kau jadi sangat jujur, apa kepala mu terbentur sesuatu? atau ada yang berani mengancam mu." kata IRO.


"tidak juga, kau Sekarang butuh istirahat. jadi aku akan membantu mu, itu saja yang ingin ku lakukan. aku tidak punya niat lain." kata Veny dengan serius.


"padahal aku berharap yang lain, tapi ya sudahlah aku ngantuk mau tidur dulu." kata IRO.


Veny dan IRO tidur sampingan. IRO melihat Veny yang tertidur sangat cantik, IRO tak tahan lagi. IRO diam diam memeluk Veny dan menutup mata nya. sebenarnya Veny belum tidur, Veny merasakan tangan IRO memeluknya. Veny tidak marah, karena IRO pernah melakukan ini pada kehidupan sebelumnya.


Veny membiarkan IRO memeluknya hingga tertidur. saat jam 1 pagi tiba tiba ada suara keributan, Veny terbangun dan melihat IRO masih memeluk Veny dengan erat. Veny melepas pelukan IRO perlahan, dan tiba-tiba datanglah teman pangeran melihat mereka saling peluk.


"ahh, maaf aku tidak sengaja. aku akan pergi, tapi kita sedang di serang kawanan monster mohon batu kami nona. selanjutnya aku tidak akan mengganggu lagi." kata teman pangeran.

__ADS_1


"kau hanya salah paham saja, aku akan membantu. diam lah jangan buat dia terbangun." kata Veny.


"baik terimakasih nona, tapi entah kenapa monster monster nya juga malah saling membunuh satu sama lain." kata teman pangeran.


"biar ku lihat dulu, kau jaga yang lain jangan sampai Monster nya menyerang yang tidur." kata Veny.


Veny pergi keluar tenda dan melihat sekitar. teman pangeran dan yang lain ketakutan akhirnya masuk ke tenda. Veny melihat ada yang tidak wajar di sini.


"ini bukan monster yang saling membunuh, tapi iblis dan monster yang saling bertarung. tapi jarang aku melihat makhluk iblis berada di sini, apa yang terjadi." kata Veny.


monster monster melihat Veny yang sedang memantau, lalu monster monster memilih menyerang Veny dari pada makhluk iblis.


"mau menyerang ku ya! biar kulihat sehebat apa kawanan monster ini, fiery vortex." kata Veny mengeluarkan pusaran berapi yang membakar seluruh monster.


makhluk iblis itu melihat Veny yang baru saja melenyapkan para monster, tak lama kemudian makhluk iblis menyerang Veny.


"kau makhluk rendahan berani menyerang ku, rasakan akibatnya holy strike." kata Veny yang mengeluarkan cahaya suci dan menyiksa iblis.


"aku tidak akan membunuh mu dulu, pertama akan ku buat kau tunduk kepada ku, devil tamer." kata Veny mengeluarkan rantai iblis dan menahan makhluk iblis tersebut.


Veny menahan makhluk iblis itu Dengan rantai iblis nya sehingga makhluk iblis tidak dapat lari dari Veny.


"aku akan memasukkan mu dulu ke sebuah tempat yang cocok untuk mu, suction hell." kata Veny yang menghisap makhluk iblis nya dan di masukkan ke alam iblis milik Veny.


makhluk iblis nya pun masuk ke alam milik Veny. setelah itu Veny kembali ke tenda, semua orang sudah tidur karena menunggu keadaan aman. Veny melihat IRO tertidur memeluk bantal, Veny mengatur posisi tidur yang bagus untuk IRO.


"kau ini sangat menjengkelkan, saat kita pacaran dulu kau selalu membuat ku kerepotan. pacar mana yang membiarkan wanita nya membereskan masalah sendiri." kata Veny.


Veny menyelimuti IRO dengan selimut. IRO tanpa sadar memeluk Veny hingga Veny tidak dapat bergerak.

__ADS_1


"dikehidupan sebelumnya kau tidak pernah sekasar ini juga, dasar suami pembuat masalah. kalau aku kembali ke bentuk ratu iblis, aku pasti akan menyiksa mu di rumah dengan pedang pembunuh ku." kata Veny.


Veny tertidur di peluk oleh IRO.


padahal Lily sebenarnya merekam kata kata Veny tanpa ketahuan olehnya. Lily terkejut akan apa yang dia dengar, Lily tak menyangka bahwa ratu iblis adalah Veny. Lily kembali ke tubuh IRO dan menyimpan rekaman kata kata Veny dengan sihir.


maid nya raja iblis akhirnya sampai di tempat IRO dan lainnya berada. Jeanne sang pengintai IRO, Jeanne lelah mengejar mereka dan beristirahat di atas pohon.


"dia bisa berpindah tempat ke sini hanya dalam hitungan detik, padahal aku yang sudah mempercepat diriku sampai dalam 3 hari." kata Jeanne.


Jeanne mengambil buah apel dan memakannya, Jeanne kembali mengintai pergerakan IRO.


"aku sampai melewat kan beberapa kejadian penting, raja iblis akan kecewa dengan itu. sebagai gantinya apa aku bunuh saja dia ya? selagi dia belum berbahaya ini adalah kesempatan bagus." kata Jeanne.


Veny merasakan hawa lain di sekitarnya dan segera ke sana.


"ku pikir ada makhluk lain yang mengintai kami saat tidur, ternyata itu makhluk iblis lagi ya." kata Veny mengeluarkan aura pembunuh.


"siapa kau! apa mau mu hah, aku hanya ingin mengambil nyawa nya saja. ini tidak ada hubungannya dengan mu." kata Jeanne.


"tidak ada hubungan, apa kau tahu siapa aku yang sebenarnya? tidak kan, kalau begitu jangan ganggu tidur kami atau aku akan membunuhmu diluan tanpa aba aba." kata Veny dengan cepat mencekik leher Jeanne.


"apa apaan kekuatan ini! aku tidak dapat bergerak sedikit pun, aura nya juga membuat ku takut. siapa sebenarnya dia ini!?" pikir Jeanne yang sudah tidak kuat.


"aku akan melepaskan mu kali ini, pergilah dan katakan pada tuan mu. sang penguasa neraka yang asli sudah kembali!" kata Veny melepaskan Jeanne dan pergi kembali ke tenda.


"sial aku gagal kali ini, tapi sebenarnya siapa dia itu. aura nya seperti tuan ku, beda nya hanya saat dia menatap ku. rasanya seperti dia menahan kekuatan nya sendiri." kata Jeanne.


Jeanne kembali ke istana neraka untuk melaporkan kejadian kali ini.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2