
Raja iblis mulai bergerak secara perlahan-lahan tubuhnya mulai terbiasa.
"apa tidak mungkin! bagaimana bisa dia terlepas dari keajaiban ku, aku sudah melatih keajaiban ku ini sudah sangat lama." kata Dewa.
"aku bisa terlepas dari keajaiban mu itu karena keajaiban yang kumiliki berada di tingkat Fan, hahaha." kata Raja iblis.
"sialan aku tidak Sudi kalah dari makhluk ampas seperti dirimu! kau harus mati hari ini." kata Dewa.
Dewa mengeluarkan seluruh kekuatan yang dia miliki dan memusatkan nya ke tangannya lalu membuat keajaiban telapak Dewa dan mengarahkan nya ke Raja iblis.
"mereka membosankan lebih baik aku menghabiskan waktu ku dengan Veny dan bermesraan, tapi jika begini terus akan bahaya jadi ku akhiri saja." pikir IRO.
Raja iblis mengumpulkan keajaiban nya dan membuat tinju malaikat pembunuh di tangan kanannya dan mengarahkan nya ke Dewa. Di saat mereka ingin saling menghantam, IRO dalam sekejap berada di tengah tengah mereka dan menahan kedua keajaiban.
"ku pikir aku akan mendapatkan tontonan yang bagus, tetapi kalian hanya bermain main daritadi." kata IRO.
"kekuatan ini! sejak kapan kau berada di sini, sialan aku akan membunuh mu!" Teriak Raja iblis.
IRO menendang Raja iblis hingga terpental keluar istana sangat jauh.
"Baru bertemu dia sudah sangat ribut, kalian berdua aku akan membawa tubuh ku yang ini ke rumah Mei maksud ku Dewi agung. tenang saja tendangan ku barusan itu sangat berbahaya jadi dia tidak akan bergerak selama beberapa hari." kata IRO.
"terimakasih karena telah membantu kami tuan, mohon maaf karena lancang bertindak tanpa arahan tuan." kata kedua Dewa.
"owh ya satu lagi, jika kalian tidak sanggup melawan Hydra yang di luar itu jangan dipaksakan. ini aku beri pil penyembuh dan penguatan mungkin dengan ini kalian bisa menang." kata IRO sambil memberi empat pil.
"pil ini setara dengan buatan Dewi agung, kami sungguh tidak layak menerima hadiah ini dari tuan yang sudah menolong kami barusan." kata kedua Dewa.
"sudahlah, ini semua juga berhubungan dengan ku jadi kalian terima saja. gunakan kesempatan ini juga untuk mengurus Raja iblis itu." kata IRO lalu membawa pergi tubuhnya yang satu lagi ke rumah Mei.
__ADS_1
Dalam sekejap IRO sudah sampai, dalam sekejap juga Mei langsung memeluk IRO dengan sangat erat hingga membuat IRO tidak bisa bernafas.
"Mei lepaskan, aku tidak bisa melihat juga bernafas aku bisa mati jika begini lebih lama." kata IRO.
"itu karena kau! ingatan mu sudah pulih kembali tetapi terlambat berkunjung ke rumah ku." kata Mei dengan wajah imutnya.
"Sudah lah aku sekarang berada di sini jadi apa lagi, lagipula kita kan sering bertemu di dalam mimpi." kata IRO.
sebenarnya kalau bukan Raja iblis datang ke kayangan untuk mengambil tubuh IRO, maka IRO juga tidak akan pernah datang ke rumah Mei.
"baiklah aku memaafkan mu karena suasana hatiku sedang baik, jadi kenapa kau membawa tubuh mu yang mengamuk itu kesini." kata Mei.
"Raja iblis ingin mengambil kekuatan yang ada dalam tubuh ku ini, para junior mu itu tidak sanggup melawan Raja iblis bodoh itu jadi aku terpaksa untuk membantu junior mu." kata IRO.
"owh berarti kau juga terpaksa datang kemari! aku tarik kembali kata kata ku, aku tidak bisa memaafkan mu." kata Mei.
"sial kenapa ini bisa terjadi, kalau begitu aku akan menemanimu saat kau pergi ke rapat multisemesta." kata IRO.
"dia benar benar terkecoh hanya dengan membujuknya sedikit." pikir IRO.
Di lain sisi, Karen yang menyamar sebagai IRO keluar dari kamar mandi dan segera bergabung makan siang.
"kenapa kau sangat lama, apa saja yang kau lakukan di dalam sana." kata putri Sofia.
"ah aku hanya buang air kecil saja, jadi sekalian saja aku membasuh wajah ku dengan air karena sedikit panas." kata Karen yang menyamar sebagai IRO.
"baiklah ayo lanjut makan dan setelah itu kita bersenang-senang, pastikan kau kenyang agar mainnya lebih lama." kata putri Sofia.
"ada yang aneh dari dirimu, apa kau benar benar IRO? seingat ku IRO itu sangat lama di kamar mandi tetapi hari ini kau hanya 20 menit saja." kata Veny.
__ADS_1
"eh itu Karena putri Sofia sudah ingin sekali bermain jadi aku mempercepat buang air kecil nya." kata Karen mulai gugup.
"baiklah aku percaya jika itu benar-benar alasannya, lanjut makannya." kata Veny.
Di lain sisi lagi, kedua Dewa tertinggi kayangan sedang berusaha mengalahkan Hydra. Raja iblis masih belum sadar karena pemulihan di alam kayangan itu akan memakan waktu baginya yang bukan mahkluk Dewa. Tendangan IRO tadi benar benar berbahaya, tulang rusuk Raja iblis bahkan hancur, IRO tadi memakai 5 persen dari kekuatan nya.
"aku juga harus mengantar kan beberapa koin emas untuk Karin dan Sinta, IRO tunggu sebentar di sini aku akan ke tempat pengiriman barang." kata Veny.
IRO mengangguk iya, Veny semakin merasa ada yang salah dengan IRO tetapi tidak terlalu memikirkannya.
"Veny aku ikut dengan mu, kebetulan aku ingin mengirim surat ke akademi DEA tentang laporan ku selama beberapa hari ini." kata Vie.
Veny dan Vie pergi ke tempat pengiriman barang, sedangkan Karen yang menyamar sebagai IRO masih sedikit canggung dan belum dapat meniru seluruh sifat IRO yang asli.
Di lain sisi, IRO dan Mei masuk ke ruangan terlindung milik Mei yang dibuat khusus untuk menahan kekuatan luar biasa.
"baik kau dapat menaruh itu di sini, Raja iblis tidak akan dapat memasuki tempat ini karena tempat ini sangat suci." kata Mei.
IRO menempatkan nya di tengah tengah tempat itu dan menambah segelnya agar lebih kuat dari sebelumnya.
"kekuatan ku ini adalah override mode kan, jika suatu hari segel ini terlepas mungkin dua belas alam semesta akan terancam." kata IRO.
"itu benar aku masih ingat saat kau mengamuk saat melihat aku terbunuh di tangan Raja iblis, kau sungguh seperti pahlawan bagiku." kata Mei.
"pahlawan apanya, aku menghancurkan enam alam semesta sekaligus dan tidak tau berapa makhluk hidup yang sudah ku bunuh dalam sekejap. Dosa ku bahkan lebih banyak dari Raja iblis, gara gara itu juga Ratu semesta sampai turun tangan untuk mengadili ku." kata IRO.
"hahaha apa kau benar-benar tidak lupa dengan Ratu semesta, kau bahkan tidak berkutik di depannya saat itu." kata Mei.
"benar kekuatan nya sangat mengerikan, bahkan dia dapat menyegel tubuhku yang mengamuk aku tidak mau berurusan dengannya lagi aku bisa tamat jika bertemu dengannya huh." kata IRO.
__ADS_1
BERSAMBUNG