Reinkarnasi Terakhir

Reinkarnasi Terakhir
Es krim coklat


__ADS_3

Ran akhirnya mengejar tunangan Veny, Ran menembakkan bola sihir ke arah mobil mobil. itu membuat satu kota ribut.


"ada apa ini! bagaimana bisa ada monster di dunia ini, cepat panggil tentara khusus untuk mengurus Monster ini!" kata tunangan Veny.


semua mobil berhenti dan menyiapkan senjata untuk bertempur, Ran masih terbang dan menyerang dengan bola sihir.


semua mobil hampir terbakar, tak lama kemudian helikopter dan tank mulai berdatangan. Semua polisi dan tentara terdekat sudah mengepung Ran, tetapi Ran masih menggunakan kekerasan. Tank mulai menembaki Ran, helikopter menembak dari atas Ran, ditambah para polisi dan tentara masih menembak dari bawah. Ran melindungi diri dengan sayapnya, tetapi sayapnya tidak setebal dan tidak terlalu bisa menahan serangan tank tank. Ran melepaskan sihir besar, Ran membakar seluruh helikopter dan tank. Ran mengipaskan sayapnya dan sayapnya mengeluarkan bulu tajam yang menusuk seluruh polisi dan tentara. Seluruh pasukan gugur kecuali tunangan Veny dan bawahannya. Tetapi helikopter masih berdatangan ditambah jet tempur, tank tempur, pasukan elit tempur, dan beberapa penembak jitu di atas gedung gedung. Semuanya menembaki Ran, Ran tidak tahan Dari seluruh tembakan yang ada. akhirnya Ran terjatuh ke bawah, sayapnya mulai berdarah kesadaran Ran mulai hilang. Lalu Ran mengingat hari hari nya bersama Veny, Ran tidak ingin menyerah. Ran melarikan diri, Ran kabur saat pandangan semua orang teralihkan asap dan api.


"sial padahal aku yakin bisa menang, tapi jet tempur itu menghalangi ku untuk menyerang. saat ini aku harus kabur dulu ke tempat Veny dan IRO." kata Ran yang sudah meneteskan banyak darah.


Sayap Ran mulai menghilang, Ran kehabisan Tenaga. Ran terjatuh di sebuah jembatan, Ran tertidur karena kehabisan tenaga. Malam semakin larut tetapi Ran benar benar tidak sanggup untuk bangun. Seluruh pasukan tadi mencari cari Ran, sedangkan tunangan Veny langsung mencari Veny ada dimana. pagi hari pun tiba, IRO dan Veny terbangun dan mandi di kamar yang berbeda. setelah itu Veny dan IRO sarapan di tempat pemilik hotel, tak lama kemudian mereka pergi keluar untuk refreshing.


"kita mau kemana? ini masih pagi, aku juga tidak bawa uang yang banyak sebaiknya hemat saja." kata Veny.


"kebetulan aku punya kartu kredit yang terlalu banjir, aku tidak bisa menahan uangnya lebih lama lagi kalau tidak satu kota bisa banjir." kata IRO.


"apa kau memang sekaya itu, kalau aku jadi kau mungkin aku memilih untuk memberi semuanya pada ibuku." kata Veny.


"sudahlah kita akan ke mall terlebih dahulu, lalu beli perlengkapan dan kebutuhan hidup dan membeli rumah baru." kata IRO.


"kenapa kau sampai segitunya, aku tidak paksa untuk beli rumah jangan terlalu memanjakan ku." kata Veny.


"sebenarnya kau harus tau, rumah ini untuk kalian berdua nanti kau dan Ran. jangan terlalu beranggapan seperti itu, aku akan memanjakan mu sebelum Ran datang kesini." kata IRO.


"kenapa kau memaksa menjodohkan ku dengan dia! aku punya hak memutuskan siapa yang menjadi milikku dan siapa yang memilikiku." kata Veny.


"maaf maaf, itu juga terserah mu anggap saja aku hanya membantu Ran." kata IRO

__ADS_1


"jangan membuat ku kesal di hari pertama di kota baru ini, sebagai gantinya kau harus mentraktir ku beli es krim rasa coklat." kata Veny.


"tentu nona muda, tapi kita juga harus memperbaiki penampilan di kota ini. kita sudah sampai di mall berbintang." kata IRO memarkirkan mobilnya.


IRO dan Veny masuk ke mall dan Veny memilihkan beberapa baju untuk IRO.


"ini kelihatan cocok untuk mu, coba pakai. pakai juga sepatunya." kata Veny.


IRO mencoba pakaian nya di kamar ganti. saat keluar IRO diberi nilai 6 dari 10 oleh Veny.


"ini belum sempurna, coba yang ini lagi." kata Veny.


IRO mencoba lagi dan di beri nilai 8 oleh Veny.


"jas yang ini kelihatan lebih cocok untukmu, coba pakai yang ini lagi." kata Veny.


"mungkin ini sudah sangat keren, aku menyukai nya pakai ini saja." kata Veny.


"keren? apa kau menyukai jas ini, kalau begitu aku akan memborong semua yang seperti ini." kata IRO.


"aku menyukainya karena mirip seperti seorang pelayan." kata Veny.


"aku ditipu seorang gadis, sial." kata IRO.


Veny memilih baju nya dan mencoba nya di kamar ganti. lalu keluar dan menampilkannya di depan IRO. IRO langsung terheran heran melihat cantiknya Veny.


"senior kau juga dapat nilai sempurna dariku, pakai kacamata yang sama denganku juga agar lebih cocok." kata IRO.

__ADS_1


Veny memakai kacamata nya dan cantik nya luar biasa, IRO dan Veny berjalan bersama. mereka berdua seperti sepasang CEO kaya.


semua mata tertuju pada IRO dan Veny, mereka benar benar memanjakan mata.


"sesuai utangku mari kita makan eskrim coklat nona muda." kata IRO membuka pintu mobil untuk Veny.


Veny masuk dan duduk, lalu tertawa sedikit.


"akhirnya dia tertawa juga, walau hanya sedikit." pikir IRO dan menutup pintunya.


IRO dan Veny pergi ke restauran terkenal berbintang. saat memarkirkan mobilnya banyak pengunjung yang sudah memesan makanan. IRO dan Veny memakan es krim bersamaan. Veny menyukai yang manis manis makanya dia sangat manis. trik ini sudah banyak dicoba, bukannya makin manis malah diabetes. Veny kehabisan es krim, lalu dia menyendok punya IRO dan memakannya.


"hei itu punyaku, kalau kau masih mau bisa pesan lagi." kata IRO.


Veny mengangguk tandanya ingin es krim lagi. pelayan membawa es krim coklat lagi, Veny memakan dan habis lagi. Veny menyendok punya IRO lagi dan memakannya.


"kau tidak ada kenyang kenyang nya ya. ya sudah pesan satu lagi, pelayan tolong bawakan satu es krim coklat lagi." kata IRO.


"maaf tuan, es krim coklat nya sudah habis. itu karena coklat sangat sulit didapatkan di kota ini." kata pelayan.


"bukannya coklat di impor dari luar kota ya? aku baru tau coklat ada di kota ini." kata IRO.


"tuan belum tau ya, di kota ini sedang ada monster jadinya keluar masuk kota dilarang sampai pihak berwajib menuntaskan masalah nya." kata pelayan.


"monster? jangan jangan yang dimaksud nya adalah iblis yaitu Ran. bisa gawat jika orang orang di kota ini tau, aku harus menemukan dia secepat nya." pikir IRO.


tanpa di sadari IRO, Veny sudah memakan semua es krim coklat miliknya sampai tak tersisa. IRO hanya diam karena tidak mungkin baginya memarahi Veny, IRO pasrah tanpa sebab.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2