
Cahaya yang sangat terang itu membuat segalanya menjadi cerah, Bahkan bintang bintang membantu menyinari cahaya itu.
Catatan penting : Ratu semesta adalah penguasa seluruh alam semesta, dan menduduki peringkat tertinggi sebagai Dewi terhormat dan yang kuasa. Bisa dibilang Ratu semesta adalah Tuhan di novel ini bukan dunia nyata. Satu ucapan dari mulutnya adalah mutlak, Jika dia mengatakan mati maka akan langsung mati dan jika dia mengatakan hidup maka akan langsung hidup. Ratu semesta tidak dapat dibandingkan dengan kekuatan yang ada. Memiliki julukan sang pencipta, sang penguasa, sang segalanya, dan yang maha Agung.
"Apa yang sedang terjadi disini, Dan kenapa seluruh penjaga taman semesta ini lenyap." Kata Ratu semesta dengan suara lembut.
"Gawat Ratu semesta datang kita harus segera membantu IRO." Kata Mei.
"Tidak perlu kita percayakan ini pada IRO saja, Terlebih lagi kita pasti akan kena getahnya." Kata Veny.
"Tapi Ratu semesta datang tiba tiba karena ada keributan, Sudah jelas yang disalahkan pasti IRO." Kata Mei.
"Tetap tenanglah dan lihat sifat asli dari Ratu semesta kalau hanya berdua dengan IRO." Kata Veny.
"Ratu ku kami melihat bahwa anak ini memusnahkan seluruh penjaga taman semesta." Kata para Dewa.
"Heh kalian kembali lah dulu, Biar aku saja yang menangani langsung masalah ini." Kata Ratu semesta.
"Aku tidak dapat bergerak sama sekali, Cahaya itu menghentikan segalanya bahkan waktu." Pikir IRO yang benar-benar tidak bisa bergerak.
"Baik Ratu kami pamit undur diri, Maaf telah merepotkan waktu Ratu yang berharga itu." Kata para Dewa.
Sekarang yang berada di tempat itu hanya IRO dan Ratu semesta. Cahaya nya meredup, IRO dapat bergerak kembali dan waktu juga sudah berjalan lancar.
"Eh lama tidak bertemu Ratu, Apa kabar sudah lama tidak berbicara langsung dengan Ratu." Kata IRO dengan gugup setengah mati.
"Kenapa kau melakukan ini, Apa hukuman mu belum cukup atau perlu ku ambil saja kekuatan mu itu." Kata Ratu semesta.
"Mereka yang pertama kali mengganggu ku, Jika kau berada di posisi ku aku yakin kau juga melakukan hal yang sama." Kata IRO.
"Tapi yang kulihat adalah bahwa kau melenyapkan mereka, Bukankah sudah kukatakan jangan merenggut nyawa lebih banyak lagi." Kata Ratu semesta.
__ADS_1
"Apa boleh buat aku hanya melindungi diriku, Mereka sendiri yang mencari gara gara." Kata IRO.
"Padahal batas dari berienkarnasi adalah sepuluh kali, Tapi kau melewati itu dan malah berienkarnasi lima belas kali." Kata Ratu semesta.
"Kalau begitu aku minta maaf, Tapi aku benar tidak bisa meninggalkan kehidupan ku dan menjadi roh." Kata IRO sambil tunduk.
"Apa kau merindukanku? maksudku apa kau tidak ingin menjadi Raja semesta selanjutnya?" kata Ratu semesta.
"Memangnya ada orang yang bisa menggantikan mu sebagai Ratu semesta? kekuatan dan Title mutlak mu tidak ada yang bisa menandingi itu." Kata IRO.
"Aku hanya bosan duduk di atas bangku mewah, memerintah, menjaga, dan merawat semesta ini." Kata Ratu semesta.
"Apa apaan sifat asli Ratu semesta ini, Padahal dia sangat dikagumi seluruh Dewa. Kenapa dia gampang sekali curhat sama IRO." Kata Mei.
"Kan sudah kukatakan bahwa IRO bisa mengatasi ini, Sifat Ratu semesta memang seperti itu dari dulu." Kata Veny.
"Pantas saja dia mengadakan turnamen multisemesta, Ternyata dia sudah bosan sebagai Ratu." Kata Mei dengan ekspresi datar.
"Kalau dihitung sekitar seribu abad, Dan sudah waktunya untuk pensiun." Kata Ratu semesta.
Catatan penting : Sistem Ratu atau Raja semesta adalah menjabat selama seribu tahun dan akan digantikan oleh penerusnya, Tetapi Ratu semesta ini tidak memiliki penerus. (mungkin IRO tidak peka terhadap Ratu). Jadi Ratu mengadakan turnamen multisemesta untuk mencari penerusnya yang tepat. Dan mantan Ratu semesta akan menikmati kehidupannya seperti orang biasa, Tetapi kekuatan dan Title mereka akan tetap ada.
"Kalau begitu bukan kah Ratu bisa menikah dan mendapatkan keturunan sebagai penerus, Dengan begitu Ratu akan bisa menikmati yang namanya hidup." Kata IRO.
"Owh bagaimana kalau kau saja yang jadi suamiku dengan begitu kita akan punya keturunan." Kata Ratu semesta.
"Eh aku terlalu tidak pantas berdiri di samping mu Ratu, Dengan dosa yang kumiliki aku tidak akan pantas." Kata IRO.
"Kalau begitu bagaimana kalau kita berduel, Kalau aku menang kau harus jadi suamiku. Dan kalau aku kalah aku harus jadi istrimu juga." Kata Ratu semesta.
"Duel memang hal yang bagus untuk memutuskan masalah ini, Tapi kenapa hasil akhirnya tetap sama!?" Kata IRO.
__ADS_1
"Ok sudah diputuskan aku sudah menulis kontrak duel kita, Keputusan ku adalah mutlak hehehe." Kata Ratu semesta.
Mei, Vie, dan putri Sofia tercengang mendengar perkataan Ratu semesta barusan. IRO tercengang setengah mati, Walau begitu Veny sebagai istri pertama tetap tenang.
"Ini benar benar tidak adil! mentang mentang kau Ratu semesta dan punya Title mutlak, Kenapa kau memutuskan semuanya." Kata IRO.
"Apa boleh buat aku sudah lama sendiri, Aku sebenarnya tau juga punya istri lain kalau tidak salah dia itu Ratu iblis kan." Kata Ratu semesta.
"Benar bagaimana apa kau masih mau melanjutkan kontrak duel barusan? Aku sudah lama menikah dengannya." Kata IRO dengan percaya diri.
"Tidak masalah, Berarti aku akan menjadi istri keduamu sebentar lagi. Tenang saja aku ini akan menjadi istri yang baik untukmu." Kata Ratu semesta.
Veny mengeluarkan seluruh kekuatan nya, sekarang Veny berada di mode Ratu iblis. Dalam sekejap Ratu iblis sampai di tempat IRO dan Ratu semesta dengan teleportasi.
"Veny! dengar, dengar dulu penjelasan ku. aku sama sekali tidak pernah setuju pada kontrak duel ini aku bisa menjelaskan nya." Kata IRO dengan suasana semakin gawat.
"Owh ini istri pertama mu." Kata Ratu semesta.
"Lama tidak bertemu kakak, Maaf terlambat menyapa mu. Maaf kan juga sifat bodoh dari suami kita ini." Kata Veny sambil memberi salam.
"Tunggu, Veny kau barusan memanggil dia dengan apa? ini cuman mimpi kan." Kata IRO di ujung nyawa.
"Tidak apa apa adik manis ku, Tapi kau beruntung mendapat julukan istri pertamanya. Suami kita ini memang sedikit malu malu tapi kakak akan terbiasa dengannya nanti." Kata Ratu semesta.
Mei, Vie, dan Putri Sofia semakin tercengang mendengar perkataan Veny barusan.
"Jadi kalian berdua sudah merencanakan ini dari awal ya, Kenapa aku menjadi sasaran?" Kata IRO.
"Hanya kau yang pantas menjadi suami kakak ku, Lagipula keputusan kakak ku adalah mutlak yang artinya kau tidak akan dapat mengubah nya." Kata Veny.
"Jadi Ratu semesta dan Ratu iblis adalah kakak beradik! kenapa Veny tidak pernah memberitahuku!" pikir IRO.
__ADS_1
Bersambung