Reinkarnasi Terakhir

Reinkarnasi Terakhir
kesadisan IRO


__ADS_3

"sial, pangeran itu selalu mengacau kan apa yang kita inginkan. hanya karena putra raja dia malah berbuat sesukanya." kata orang-orang.


"apa kah hanya guild mereka yang terkuat di sini?" tanya Veny.


"sebenarnya ada 3 guild terhebat di sini, guild yang terhebat pertama ini adalah guild Vermillion, yang terkuat kedua guild clover, yang terpintar ketiga adalah guild award." kata pengawas guild.


"guild yang paling bagus dan terbaik sebenarnya guild yang mana?" tanya IRO.


"tentu saja guild kami clover, rakyat jelata seperti mu tidak akan mengerti betapa hebatnya guild kami ini." kata pangeran dengan sombong penuh gaya.


"jadi Veny, kau mau masuk guild yang mana? kalau kau ingin masuk guild ini sudah dipastikan aku tidak bisa ikut." bisik IRO kepada Veny.


"aku mau masuk guild mereka, kau harus mandiri dari sini dan jangan terus bergantung padaku." kata Veny.


"sudah kuduga akan jawaban mu itu, kalau begitu aku tidak butuh guild. pengawas guild aku mau sendiri saja, permisi." kata IRO lalu keluar.


"apa dia marah padaku? sudahlah uang lebih penting untuk kehidupan mereka nanti." pikir Veny.


Catatan penting : semakin hebat guild, semakin besar juga misi yang diterima maka semakin banyak imbalan yang didapat.


"kalau begitu Dewi ku, mari kita rayakan kedatangan mu di guild kami. guild kami terdiri dari 6 orang di tambah Dewi menjadi 7". kata pangeran.


Catatan penting : 6 + 1 \= 7.


Veny dan teman guild nya berpesta ria. walau sebenarnya Veny sedikit mengkhawatirkan IRO. lalu IRO memakai jubah yang di beli Veny waktu itu, dan menanya arah ke dungeon.


"permisi pak, arah jalan ke dungeon ada dimana ya?" tanya IRO.


"kau seperti nya orang baru, berjalan lurus lah nanti akan ada hutan di samping negara ini. setelah itu akan ada pembatas antara hutan dan dungeon, jadi kau bisa lewati pembatas itu." kata bapak itu.


"owh begitu ya, apakah jika dapat membawa beberapa barang bagus maka dapat ditukar dengan uang?" kata IRO.

__ADS_1


"benar, apalagi jika kau dapat barang langka seperti permata perut ikan atau tanduk kuda liar." kata bapak itu.


"kalau begitu aku ingin bertanya satu lagi, monster mana yang paling kuat di dungeon?" kata IRO.


"kalau itu ada tiga monster yang menguasai tiga bagian dungeon. monster pertama yang menguasai bagian Utara adalah Kong si perkasa, yang menguasai bagian timur adalah hydra si naga racun dan yang terakhir yang menguasai bagian selatan adalah monster yang belum diketahui. banyak petualang, guild, pahlawan, bahkan prajurit epic kerajaan kalah melawan tiga penguasa monster dungeon itu." kata bapak itu.


"kenapa monster penguasa bagian selatan belum diketahui? " tanya IRO.


"itu karena monster ini sangat cepat, bahkan hanya melihat saja rasanya sangat susah." kata bapak itu.


"owh terimakasih atas informasinya pak." kata IRO.


"hehehe tentu senior akan memberi informasi kepada junior nya." kata bapak itu.


lalu IRO pergi mencari penginapan untuk tidur malam ini. tapi IRO berpikir lagi, IRO sedikit kecewa terhadap Veny. dan akhirnya IRO memutuskan untuk pergi ke dungeon, kerena IRO ingin cepat meredakan kekecewaan itu.


hari pun sudah malam, Veny menunggu IRO pulang di penginapan tapi IRO tidak kunjung pulang.


IRO pun sampai di dungeon, tanpa banyak pikir IRO menghabisi banyak sekali monster tanpa rasa kasihan. malam mulai semakin dingin, IRO bersandar di sebuah pohon dan mulai memakan buah apel yang didapat nya.


IRO mulai mengantuk, di sekitar IRO banyak bekas mayat monster yang dia habisi dan dibanjiri darah. IRO akhirnya tertidur, tapi saat jam dua belas malam dia terbangun karena mengingat kekecewaan nya terhadap Veny.


"sial! aku tidak bisa berhenti memikirkan nya! kenapa aku tidak bisa tenang sama sekali!" teriak IRO.


lalu IRO mulai memasuki dungeon dengan dalam, sampai mulai banyak monster kuat yang berdatangan. IRO membunuh semua nya dengan sadis tanpa ampun, dan akhirnya IRO memasuki dungeon terdalam. monster tingkat tinggi mulai berdatangan hingga 400 monster, IRO tidak perduli dan menghabisi semua nya tanpa ampun menggunakan berbagai sihir. lalu datanglah jenderal monster tingkat 3 dan langsung menyerang IRO.


"berani menyerahkan ku, artinya kematian sudah menerimamu." kata IRO lalu entah kenapa IRO semakin sadis saja.


IRO membunuh jenderal monster tingkat 3 hanya dengan satu pukulan. IRO terlihat senang membunuh banyak monster, seakan akan IRO bukan lagi dirinya. hari mulai pagi, IRO masih membunuh monster sambil tertawa sadis. dan IRO berhenti karena sangat mengantuk, IRO tertidur di pinggir sungai.


Veny merasa ada yang aneh karena IRO tidak pulang semalaman, dan akhirnya pergi ke guildnya karena akan melaksanakan misi ke dungeon. hari sudah siang, tak lama kemudian IRO terbangun dan mulai membasuh mukanya.

__ADS_1


IRO mulai sadar bahwa bola matanya berubah menjadi merah darah, IRO tidak terkejut karena IRO sedikit berubah. IRO tidak menunjukkan wajah yang senang, ekspresi nya mulai datar. IRO melompat tinggi ke atas langit hingga menembus awan, IRO membuat sihir tingkat tinggi level 9000 yaitu meteor berapi.


"Fiery meteor. aku ingin menghancurkan monster monster ini lebih banyak". kata IRO lalu menembakkan meteor apinya ke dungeon dan terjadilah ledakan besar.


dungeon mulai tidak seimbang karena monster level tinggi dan Monster lain hangus serta tempat tinggal nya.


"aku belum puas, aku mau yang lebih menantang lagi dan melenyapkan nya." kata IRO.


IRO pergi ke dungeon bagian Utara bermaksud menghabisi penguasanya.


tanpa sadar IRO mulai kehilangan dirinya yang dulu.


"Master, ada apa dengan Master? kenapa master mulai berubah sifat?" kata Karen.


"aku hanya ingin memuaskan hasrat ku, jadi jangan ganggu aku. katakan dimana penguasa bagian Utara ini!" kata IRO.


"menjawab pertanyaan master, penguasa bagian Utara berada di depan master. jaraknya sekitar 800 meter lagi." kata Karen.


IRO menuju dengan kecepatan cahaya yang membuat pohon dan awan terpental dan terbelah. dalam sekejap IRO sudah sampai di tempat nya.


"jadi kau bocah ingusan yang berani mengacau disini! dasar tidak tahu diri!" kata Kong.


IRO sangat kesal mendengar kata kata Kong tadi, sehingga membuat IRO mulai marah.


tekanan aura yang dikeluarkan IRO semakin menggila sehingga membuat monster tingkat tinggi bermatian.


Veny menyadari nya, dalam kecepatan penuh Veny menjumpai tempat IRO.


saat IRO ingin memukul Kong dengan sekuat tenaga, Veny langsung di sana dan menghadang pukulan IRO dengan menjadi sasaran pukulan IRO tersebut.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2